Viastar Blue 100 mg 1 Lembar ODF

Rp108.000 - Rp125.100
Per Lembar
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis

Deskripsi & Manfaat
Deskripsi & Manfaat
Deskripsi
Informasi ini ditujukan bagi Tenaga Medis dan Kesehatan. Obat ini tergolong Obat Keras, sehingga penggunaan obat harus berdasarkan hasil konsultasi atau resep dokter. VIASTAR BLUE 100 MG ODF adalah sediaan Orodispersible Film (ODF) berkekuatan tinggi untuk manajemen disfungsi ereksi pada pria dewasa. Teknologi selaput tipis ini dirancang untuk larut secara instan di atas lidah, menawarkan keunggulan berupa penggunaan yang diskret serta kenyamanan bagi pasien tanpa harus menelan tablet utuh. Informasi umum terkait kandungan*: *Informasi ini bersifat edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai klaim manfaat langsung dari produk. Sildenafil termasuk dalam kelas obat inhibitor phosphodiesterase tipe-5 (PDE5). Mekanisme kerjanya dimulai saat stimulasi seksual memicu pelepasan Nitrit Oksida (NO), yang kemudian meningkatkan kadar senyawa cGMP di otot polos pembuluh darah. Peningkatan cGMP ini menyebabkan relaksasi otot dan pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi), sehingga aliran darah dapat mengalir maksimal untuk menghasilkan ereksi yang stabil. Obat ini tidak menciptakan ereksi secara spontan, melainkan memperkuat respon alami tubuh, sehingga tetap memerlukan rangsangan seksual untuk mengaktifkan jalur kimiawi tersebut.
Dosis & Aturan Pakai
Dosis & Aturan Pakai
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dewasa (Disfungsi Ereksi) Dosis Umum: 50 mg, diberikan melalui oral (ODF) kira-kira 1 jam sebelum melakukan aktivitas seksual. Dosis Penyesuaian: Berdasarkan efikasi dan toleransi pasien, dosis dapat ditingkatkan secara bertahap hingga dosis maksimal 100 mg atau diturunkan menjadi 25 mg. Frekuensi Maksimum: Penggunaan dibatasi maksimal 1 kali dalam periode 24 jam.
Aturan Pakai
Cara penggunaan Viastar Blue: 1. Buka kemasan pouch dari bagian atas. 2. Tarik kemasan pouch secara perlahan. 3. Letakkan ODF di atas lidah dan biarkan larut, dapat dikonsumsi bersama air atau tanpa air. Dikonsumsi satu jam sebelum melakukan aktivitas seksual, atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan instruksi dokter.
Informasi Keamanan
Informasi Keamanan
Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
Hati-hati penggunaan obat in pada pasien dengan riwayat gangguan kardiovaskular, pasien hipotensi akibat nitrate, pasien dengan riwayat stroke.
kontraindikasi
Hipersensitif terhadap komponen VIASTAR BLUE 100 MG. Pasien dengan gangguan kardiovaskular yang berat, misalnya: pasien angina tidak stabil atau gagal jantung berat. Pengguna rutin zat Nitric Oxide/ Cyclic Guanosine Monophosphate (cGMP) karena dapat menyebabkan hipotensi. Pengguna obat golongan PDE5 inhibitor lainnya ternasuk Sildenafil dengan Guanylate Cyclase Stimulator seperti Riociguat dapat menyebabkan terjadinya hipotensi simptomatik. Pasien dengan yang mengalami kehilangan penglihatan pada salah satu matanya akibat anterior non-arteritik ischemic optic neuropathy (NAION). Penderita gangguan hati berat, hipotensi (tekanan darah <90/50 mmHg), riwayat stroke atau infark miokard, dan kelainan retina degeneratif herediter misalnya: retinitis pigmentosa.
Efek Samping
Penggunaan sildenafil dapat menyebabkan efek samping pada beberapa individu: Sangat Umum: Sakit kepala. Umum: Wajah memerah (flushing), gangguan pencernaan (dyspepsia), hidung tersumbat, pusing, mual, serta perubahan penglihatan ringan (seperti sensitivitas cahaya atau pandangan kabur). Jarang namun Serius: Penurunan pendengaran/penglihatan secara mendadak, nyeri dada, atau reaksi alergi berat.
Detail Produk
Detail Produk
Indikasi Umum
Membantu penanganan disfungsi ereksi (ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi yang adekuat untuk aktivitas seksual) pada pria dewasa.
Komposisi
Tiap lembar film mengandung Sildenafil Citrate 100 mg.
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Soho Industri Pharmasi
Kemasan
Dus, 4 Pouch @ 1 ODF
No. Registrasi
BPOM: DKI1953300196B1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 14 Feb 2026