Pilihan Obat Minum Scabies untuk Scabies Bandel

Obat Minum Scabies: Pilihan Efektif untuk Atasi Kudis yang Parah
Scabies atau kudis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei. Penyakit ini seringkali menimbulkan rasa gatal hebat, terutama pada malam hari, dan dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Pengobatan utama scabies umumnya melibatkan penggunaan obat topikal atau oles. Namun, dalam kasus tertentu, dokter mungkin meresepkan obat minum scabies untuk penanganan yang lebih efektif.
Apa Itu Scabies?
Scabies merupakan kondisi kulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini menggali terowongan di bawah permukaan kulit untuk bertelur, memicu reaksi alergi berupa gatal dan ruam. Penularan scabies biasanya terjadi melalui kontak kulit langsung yang lama dengan orang yang terinfeksi atau melalui berbagi barang pribadi seperti pakaian dan tempat tidur.
Gejala Scabies yang Perlu Diketahui
Mengenali gejala scabies sangat penting untuk diagnosis dan pengobatan dini. Gejala utama scabies adalah gatal parah yang memburuk di malam hari atau setelah mandi air hangat. Selain itu, penderita mungkin mengalami ruam kulit berupa bintik-bintik merah kecil atau benjolan, serta garis-garis tipis abu-abu yang merupakan terowongan tungau di bawah kulit.
Area yang sering terkena termasuk sela-sela jari, pergelangan tangan, siku, ketiak, pinggang, paha, dan area genital. Pada bayi dan anak kecil, ruam bisa muncul di kepala, leher, telapak tangan, dan telapak kaki.
Penyebab Scabies
Penyebab utama scabies adalah infestasi kulit oleh tungau Sarcoptes scabiei betina. Tungau ini sangat kecil dan tidak terlihat dengan mata telanjang. Setelah kawin, tungau betina akan menggali terowongan ke dalam lapisan terluar kulit dan bertelur di sana. Telur-telur ini menetas dalam beberapa hari, dan tungau muda akan berkembang biak di kulit, menyebabkan siklus gatal dan ruam terus berlanjut.
Kapan Diperlukan Obat Minum Scabies?
Penggunaan obat minum scabies tidak selalu menjadi pilihan pertama. Biasanya, dokter akan meresepkan obat oles terlebih dahulu. Namun, terdapat beberapa kondisi yang memerlukan penanganan dengan obat oral.
- Ketika pengobatan topikal tidak memberikan hasil yang memuaskan.
- Jika kondisi scabies sudah parah atau menyebar luas ke sebagian besar tubuh.
- Untuk individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (imunokompromais).
- Dalam kasus wabah di lingkungan tertentu untuk mengendalikan penyebaran infeksi.
Jenis Obat Minum Scabies yang Diresepkan Dokter
Obat minum untuk scabies harus selalu berdasarkan resep dan anjuran dokter. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum diresepkan:
- Ivermectin: Obat ini bekerja dengan membunuh tungau Sarcoptes scabiei secara sistemik, artinya obat bekerja di seluruh tubuh setelah dikonsumsi. Ivermectin sangat efektif dalam membasmi tungau dan diresepkan dalam dosis tunggal atau beberapa dosis sesuai petunjuk dokter. Penting untuk diketahui bahwa Ivermectin tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, atau anak-anak dengan berat badan di bawah 15 kilogram karena potensi risikonya.
- Antihistamin: Untuk meredakan gatal hebat yang sering menjadi gejala dominan scabies, dokter mungkin meresepkan antihistamin seperti Loratadine atau Cetirizine. Obat-obatan ini tidak membasmi tungau secara langsung, melainkan membantu mengurangi respons alergi tubuh terhadap tungau dan meredakan rasa gatal. Penggunaan antihistamin biasanya untuk membantu pasien merasa lebih nyaman selama proses penyembuhan.
- Antibiotik: Penting untuk dipahami bahwa antibiotik, seperti Amoxicillin, tidak mengobati scabies itu sendiri. Antibiotik hanya akan diresepkan jika terjadi infeksi bakteri sekunder pada kulit. Infeksi bakteri sekunder ini biasanya muncul akibat luka garukan yang parah dan terus-menerus, yang dapat menjadi pintu masuk bagi bakteri. Dokter akan menilai apakah ada tanda-tanda infeksi bakteri sebelum meresepkan antibiotik.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Obat Minum Scabies
Konsultasi dengan dokter adalah langkah paling krusial sebelum memulai pengobatan scabies, terutama dengan obat minum. Dokter akan menentukan jenis obat yang tepat, dosis, dan durasi pengobatan berdasarkan kondisi kesehatan, usia, dan riwayat alergi. Patuhi selalu petunjuk dokter dan apoteker. Jangan pernah membeli atau mengonsumsi obat minum scabies tanpa resep.
Pencegahan Scabies
Mencegah penularan scabies melibatkan beberapa langkah kebersihan dan kewaspadaan. Hindari kontak kulit langsung yang lama dengan individu yang terinfeksi. Jangan berbagi pakaian, handuk, sprei, atau barang pribadi lainnya. Cuci semua pakaian, handuk, dan sprei yang digunakan dengan air panas dan keringkan dengan suhu tinggi untuk membunuh tungau. Bersihkan juga rumah, terutama area yang sering disentuh.
Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc
Scabies adalah kondisi yang membutuhkan penanganan medis yang tepat. Meskipun obat oles sering menjadi pilihan pertama, obat minum scabies seperti Ivermectin, antihistamin, atau bahkan antibiotik (jika ada infeksi sekunder) dapat diresepkan dokter untuk kasus yang lebih serius atau persisten. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis akurat dan resep yang sesuai.
Halodoc menyediakan layanan konsultasi dokter yang mudah diakses untuk membantu mengatasi masalah scabies. Melalui Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter kulit ahli untuk mendapatkan rekomendasi pengobatan terbaik dan informasi terpercaya mengenai penanganan scabies.



