• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pandemi Corona Berubah Jadi Endemik? Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Berubah Jadi Endemik? Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Dr. Michael Ryan selaku Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO beberapa waktu lalu menyatakan virus corona yang saat ini menjangkiti dunia kemungkinan besar tidak akan hilang. Pandemi corona bisa berubah menjadi endemik.

Epidemik sendiri adalah kehadiran konstan dari suatu penyakit atau infeksi dalam wilayah geografis di mana persentase orang yang terinfeksi akan selalu ada. Sejak teridentifikasi Desember 2019 sampai saat ini, COVID-19 adalah pandemi. Namun, bukan tak mungkin kedepannya pandemi corona menjadi endemik. 

Pandemi Vs Endemik

Perbedaan antara pandemi dan endemik adalah prediktabilitas. Untuk pandemi seringnya berada pada situasi ketidakpastian, sedangkan endemik akan menjadi sesuatu yang sering ada dan bisa lebih diatasi. 

Sebagai contoh HIV sebagai jenis virus endemik. HIV belum hilang, tetapi sudah ada terapi dan metode pencegahan dan orang tidak merasa takut seperti sebelumnya. Bahkan, pengobatan modern menawarkan kehidupan yang panjang dan sehat untuk orang dengan HIV.

Baca juga: Cara Daftar Rapid Test Gratis di Halodoc

Malaria juga menjadi salah satu contoh kasus endemik, di mana terjadi di wilayah tertentu. Malaria bisa dibilang memiliki tingkat penularan tertinggi, bahkan fatal yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan oleh nyamuk ke manusia. 

Malaria lebih sering terjadi lazim di daerah hangat dekat dengan garis khatulistiwa di negara-negara endemik malaria. Itulah sebabnya para pelancong yang datang ke negara-negara tersebut memerlukan obat pencegahan malaria.

Ada juga kemungkinan COVID-19 menjadi virus musiman seperti flu yang beredar selama beberapa bulan tertentu dalam setahun dan mereda selama beberapa bulan lainnya. Flu sendiri tidak diklasifikasikan sebagai virus endemik.

Soa ada tingkat yang dapat diprediksi pada penyebaran flu, tindakan yang diberlakukan mengurangi penyebarannya (vaksin flu) atau mempercepat waktu pemulihan pada orang yang terkena dampak (obat antivirus).

Corona Jadi Endemik Masih Hipotesis

Penting untuk diingat bahwa kemungkinan COVID-19 menjadi virus endemik untuk saat ini masih hipotesis. Belum bisa dipastikan kapan coronavirus bisa diselesaikan. Namun, jika kita menemukan vaksin yang sangat efektif dan dapat kita distribusikan kepada semua orang yang membutuhkannya di dunia, besar kemungkinan kita bisa menghilangkan virus ini. 

Virus terutama yang telah menyebar luas seperti COVID-19, tidak bisa hilang begitu saja. Infeksi menjadi endemik ketika tetap pada tingkat yang relatif konstan di suatu wilayah geografis tanpa ada penambahan kasus impor ke daerah tersebut. 

Penyakit menular hanya berhenti menyebar di suatu laju reproduksi patogen tetap di bawah satu. Hal itu dengan asumsi bahwa kasus-kasus baru tidak datang dari tempat lain. Jika laju reproduksi patogen sama dengan satu, maka setiap orang yang terinfeksi akan menyebarkan virus ke rata-rata satu orang lainnya. 

Baca juga: Panduan Belanja Aman dan Sehat saat Pandemi Corona dari WHO

Jadi, setiap kali seseorang sembuh atau meninggal dari infeksi, orang lain sudah terinfeksi. Hal ini pada gilirannya, menjaga jumlah total orang yang terinfeksi dalam populasi kurang lebih sama.

Satu-satunya cara yang mungkin dilakukan untuk membuat laju reproduksi patogen tetap di bawah satu adalah dengan menemukan sesuatu yang dapat mencegah setiap orang menularkan satu orang lainnya. Ini dapat terjadi jika sebagian besar orang menjadi kebal dan tetap kebal terhadap virus atau jika orang terus menjaga jarak sosial untuk waktu yang sangat lama.

Sekalipun terjadi, virus itu tidak akan hilang begitu saja. Tidak ada dalam epidemi yang terjadi dalam semalam. Sebaliknya, transmisi secara bertahap akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu. 

Itupun lagi-lagi ini hanya sebatas hipotesis, pada akhirnya waktu juga yang akan membuktikannya. Untuk saat ini yang bisa kita lakukan adalah tetap menjaga kesehatan dan kewarasan!

Referensi:
Health.com. Diakses pada 2020. What Is an Endemic Virus? WHO Warns COVID-19 'May Never Go Away'.
Forbes.com. Diakses pada 2020. Why Covid-19 Coronavirus Won’t Just ‘Go Away,’ As Eric Trump Said, What Does Endemic Mean.