• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Panduan Bersepeda Sehat di New Normal

Panduan Bersepeda Sehat di New Normal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Semenjak pandemi corona dan penerapan PSBB, bersepeda menjadi tren lagi di Jakarta. Studio dan kelas-kelas olahraga banyak yang ditutup sementara untuk mencegah penyebaran virus corona. Karenanya sebagai alternatif olahraga lain, banyak orang beralih ke sepeda. Terutama saat malam hari, bisa jadi karena jalan Jakarta yang tidak semacet biasanya.

Walaupun PSBB Jakarta diperpanjang sampai akhir Juni, tetapi masa transisi menuju new normal sedang dilaksanakan. Jakarta bisa jadi akan seramai biasanya ketika aktivitas kembali “new normal”. Bagaimana panduan bersepeda yang sehat di masa new normal?

Bersepeda Sehat dan Aman di New Normal

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Better Health Channel, disebutkan kalau bersepeda memberikan manfaat kesehatan mulai dari mengontrol berat badan sampai menurunkan tingkat stres.

Baca juga: Pedoman The New Normal dari WHO di Tengah Pandemi Corona

Masa pandemi yang sedang kita alami saat ini jangan sampai menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Yuk, ikuti panduan bersepeda sehat dan aman di new normal ini:

  1. Menggunakan Masker dan Helm

Keamanan tetap menjadi prioritas, karenanya selalu gunakan masker dan helm saat bersepeda. Kamu bisa memilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat, sehingga nyaman untuk digunakan dan tidak membuat sulit bernapas. 

  1. Menjaga Kebersihan

Tetap selalu utamakan kebersihan dengan selalu menyediakan hand sanitizer saat bersepeda. Jangan menyentuh area muka bila tidak dibutuhkan, menyentuh area, ataupun benda-benda asing selama kamu bersepeda.

  1. Hindari Berkerumun

Bersepeda bareng buat sebagian orang memang menyenangkan tetapi di masa pandemi ini kamu harus mengenyampingkan faktor fun dan lebih fokus pada sehat dan aman. Bisa saja sih kamu bersepeda dengan 2–3 temanmu, tetapi tetap jaga jarak dan jangan berbagi botol minum, handuk, ataupun makanan.

  1. Jangan Memaksakan Diri

Di masa pandemi saat ini, ada baiknya kamu tidak memaksakan diri karena goal yang ingin kamu raih seharusnya adalah menjadi sehat bukan kompetisi. Tidak perlu terlalu tinggi memasang target harus bersepeda di sekian jarak atau berapa lama. Kalau memang sedang lelah atau tidak enak badang, ada baiknya kamu beristirahat di rumah atau melakukan olahraga ringan di dalam rumah.

  1. Membersihkan Diri dengan Benar 

Selalu biasakan untuk langsung mandi setiap kali selesai bersepeda. Basahi rambut, badan, dan basuh dengan seksama. Pakaian yang dikenakan saat bersepeda segera dicuci dan jangan dikenakan lagi. Demikian juga dengan maskernya. Bersihkan stang sepeda sebelum dan sesudah berkendara, karena area ini yang paling sering kamu pegang.

  1. Selalu Ikuti Protokol Kesehatan

Senantiasa menjadikan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat ataupun lembaga kesehatan terpercaya sebagai panduan saat beraktivitas. Informasi lebih detail mengenai panduan bersepeda sehat di new normal bisa kamu tanyakan ke aplikasi Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.  Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Pilihan Olahraga Simple dan Menyenangkan

Tadi sudah disinggung sebelumnya kalau bersepeda memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan. Bersepeda dapat melindungi diri dari penyakit serius, seperti stroke, serangan jantung, beberapa jenis kanker, depresi, diabetes, obesitas, dan radang sendi.

Mengendarai sepeda adalah olahraga yang sehat, menyenangkan, dan berdampak rendah, sehingga bisa dilakukan untuk semua umur. Mengapa orang senang melakukan olahraga bersepeda karena aktivitas ini fleksibel dan bisa disesuaikan dengan rutinitas harian.

Baca juga: PSBB Dilonggarkan, Begini Panduan Perawatan Kesehatan Anak

Apalagi ketika adanya pembatasan penggunaan transportasi, kamu bisa menggunakan sepeda menuju tempat yang ingin dituju sekaligus membakar kalori. Bersepeda sambil memerhatikan lingkungan sekitar, aktivitas orang-orang, kerlap-kerlip lampu kota, atau momen perpindahan senja menuju malam dapat memberikan mood positif dan menghilangkan penat pikiran. Yuk coba bersepeda!

Referensi:
Manila Bulletin. Diakses pada 2020. Adapting to a new normal: A culture of cycling
Better Health Channel. Diakses pada 2020. Cycling - health benefits
USA Cycling. Diakses pada 2020. CAN YOU RIDE YOUR BIKE DURING A COVID-19 SHELTER-IN-PLACE OR STAY-AT-HOME ORDER?