Ad Placeholder Image

Panduan Cara Pasang NGT: Prosedur Mudah dan Aman

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 April 2026

Begini Cara Pasang NGT yang Benar dan Cepat Paham

Panduan Cara Pasang NGT: Prosedur Mudah dan AmanPanduan Cara Pasang NGT: Prosedur Mudah dan Aman

Panduan Lengkap Cara Pasang NGT: Prosedur Medis Penting

Pemasangan NGT (Nasogastric Tube) adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memasukkan selang khusus melalui hidung hingga mencapai lambung. Prosedur ini krusial dalam dunia medis dan memerlukan keahlian tenaga profesional. Memahami cara pasang NGT dengan benar sangat penting untuk memastikan keamanan pasien dan efektivitas terapi.

Tujuan utama pemasangan NGT bisa beragam, mulai dari pemberian nutrisi, obat-obatan, hingga dekompresi. Dekompresi adalah tindakan mengeluarkan udara atau cairan berlebih dari lambung. Keseluruhan proses ini melibatkan tahapan persiapan, insersi selang, verifikasi posisi, hingga fiksasi yang cermat.

Apa Itu NGT dan Mengapa Dipasang?

NGT atau Nasogastric Tube adalah selang lentur yang dirancang khusus untuk dimasukkan dari lubang hidung hingga mencapai lambung. Selang ini terbuat dari bahan yang aman untuk tubuh dan tersedia dalam berbagai ukuran, disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Pemasangan NGT memiliki beberapa indikasi medis penting. Pertama, untuk pasien yang tidak mampu menelan secara adekuat akibat kondisi tertentu, seperti stroke atau cedera. Kedua, NGT digunakan untuk dekompresi lambung pada pasien dengan obstruksi usus atau kondisi lain yang menyebabkan penumpukan cairan dan gas. Ketiga, NGT juga bisa dipakai untuk mengambil sampel cairan lambung guna pemeriksaan diagnostik.

Persiapan Sebelum Pemasangan NGT

Sebelum memulai prosedur cara pasang NGT, ada dua aspek persiapan utama yang harus dilakukan: persiapan alat dan persiapan pasien. Persiapan yang matang akan memastikan kelancaran dan keamanan selama prosedur.

Persiapan Alat-alat

  • Selang NGT: Ukuran disesuaikan dengan usia dan kondisi pasien.
  • Lubrikan (jelly): Digunakan untuk melumasi ujung selang agar mudah masuk.
  • Spuit 10-50 cc: Untuk aspirasi cairan lambung dan injeksi udara.
  • Stetoskop: Untuk auskultasi suara udara di lambung.
  • Plester: Untuk fiksasi selang pada hidung.
  • Tisu dan handuk: Untuk menjaga kebersihan pasien.
  • Sarung tangan steril: Untuk menjaga sterilitas prosedur.
  • Kom berisi air: Untuk metode pengecekan posisi selang.

Persiapan Pasien

Posisi pasien sangat penting untuk mempermudah pemasangan selang NGT. Pasien biasanya diposisikan duduk tegak atau posisi High Fowler (90 derajat). Jika kondisi pasien tidak memungkinkan, posisi semi-Fowler bisa dipertimbangkan.

Tenaga medis akan menjelaskan prosedur secara detail kepada pasien atau keluarga. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kooperasi pasien selama prosedur. Setelah itu, tenaga medis akan mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan steril.

Langkah-langkah Cara Pasang NGT

Berikut adalah tahapan mendetail cara pasang NGT yang dilakukan oleh tenaga profesional, dimulai dari pengukuran hingga insersi selang. Setiap langkah harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti.

Pengukuran Panjang Selang

Pengukuran dilakukan untuk memperkirakan panjang selang yang akan masuk ke lambung. Ukur panjang selang dari ujung hidung, lalu tarik ke daun telinga. Selanjutnya, teruskan pengukuran hingga ke processus xiphoideus, yaitu tulang rawan di ujung bawah tulang dada. Setelah panjang yang sesuai ditemukan, tandai bagian tersebut pada selang NGT dengan plester.

Lubrikasi Ujung Selang

Olesi ujung selang NGT dengan lubrikan atau jeli secukupnya. Pelumasan ini sangat membantu agar selang dapat masuk dengan lebih mudah dan mengurangi gesekan pada saluran hidung dan tenggorokan.

Insersi Selang NGT

Masukkan selang melalui salah satu lubang hidung secara perlahan. Saat awal insersi, posisi kepala pasien diminta ekstensi atau sedikit mendongak. Ketika selang mencapai nasofaring (bagian tenggorokan di belakang hidung), minta pasien untuk menunduk (fleksi) dan menelan. Menelan atau meminum sedikit air dapat membantu selang masuk ke esofagus (saluran makanan) dan mencegahnya masuk ke saluran napas.

Penanganan Komplikasi Selama Insersi

Selama proses insersi, penting untuk memperhatikan respons pasien. Jika pasien batuk-batuk, mengalami sesak napas, atau menunjukkan tanda sianosis (kulit kebiruan), ini bisa menandakan selang masuk ke saluran napas. Dalam kondisi ini, selang harus segera ditarik keluar untuk menghindari komplikasi serius seperti aspirasi paru.

Verifikasi Posisi Selang NGT untuk Keamanan

Setelah selang NGT berhasil dimasukkan, verifikasi posisi adalah langkah paling krusial untuk memastikan selang benar-benar berada di lambung dan bukan di saluran pernapasan. Beberapa metode verifikasi dapat digunakan.

Aspirasi Cairan Lambung

Hisap sedikit cairan melalui selang NGT dengan menggunakan spuit. Jika cairan lambung teraspirasi, ini menunjukkan selang berada di lokasi yang tepat. Jika diperlukan, pH cairan lambung dapat diuji, di mana pH asam (sekitar 1-4) biasanya mengindikasikan posisi di lambung.

Auskultasi Suara Udara

Masukkan 10-20 cc udara dengan spuit ke dalam selang NGT. Pada saat yang sama, dengarkan dengan stetoskop di kuadran kiri atas perut (lokasi lambung). Jika terdengar suara “blup” atau desiran udara, ini adalah indikasi positif selang berada di lambung.

Metode Air

Masukkan ujung selang NGT yang bebas ke dalam kom berisi air. Jika tidak ada gelembung udara yang keluar secara terus-menerus, ini menandakan selang berada di lambung. Gelembung udara yang terus-menerus bisa menjadi tanda selang berada di saluran napas.

Konfirmasi Rontgen Dada

Metode konfirmasi posisi akhir yang paling akurat dan direkomendasikan adalah menggunakan rontgen dada. Rontgen dapat secara visual menunjukkan lokasi pasti ujung selang NGT. Metode ini sering digunakan terutama pada kasus-kasus kompleks atau jika ada keraguan mengenai posisi selang.

Fiksasi dan Tahap Akhir Prosedur Pemasangan NGT

Setelah posisi NGT terverifikasi dengan aman di lambung, langkah selanjutnya adalah fiksasi dan penyelesaian prosedur. Fiksasi yang tepat sangat penting untuk mencegah selang bergeser atau tercabut.

Fiksasi Selang

Plester selang NGT pada hidung pasien dengan kuat namun tidak menekan. Pastikan plester menempel dengan baik dan tidak mengganggu pernapasan atau kenyamanan pasien. Selang harus difiksasi sedemikian rupa agar tidak mudah bergerak saat pasien bergerak atau batuk.

Tahap Akhir Prosedur

Setelah selang terfiksasi, sambungkan ujung selang ke plastik penampung jika tujuannya untuk dekompresi. Jika NGT digunakan untuk pemberian makan atau obat, ujung selang akan ditutup atau dihubungkan ke alat pemberian nutrisi. Rapikan semua alat yang telah digunakan dan bersihkan pasien. Lakukan dokumentasi yang lengkap, meliputi ukuran NGT yang digunakan, warna cairan yang teraspirasi (jika ada), dan respons pasien selama prosedur.

Pentingnya Bantuan Medis Profesional dalam Pemasangan NGT

Pemasangan NGT adalah prosedur invasif yang membutuhkan keterampilan dan pengetahuan medis yang mendalam. Prosedur ini harus selalu dilakukan oleh tenaga medis terlatih, seperti dokter atau perawat, yang memiliki pengalaman dalam penanganan NGT.

Melakukan pemasangan NGT tanpa pelatihan yang memadai dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius. Komplikasi ini meliputi aspirasi (masuknya isi lambung ke paru-paru), cedera pada saluran napas atau esofagus, epistaksis (mimisan), atau bahkan pneumotoraks (udara di rongga pleura) pada kasus yang jarang. Tenaga medis profesional akan memastikan semua langkah dilakukan sesuai standar dan mampu menangani jika terjadi komplikasi.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

Pemasangan NGT adalah prosedur medis penting yang memerlukan keahlian dan ketelitian. Memahami cara pasang NGT, mulai dari persiapan hingga verifikasi dan fiksasi, adalah kunci untuk menjamin keamanan dan efektivitasnya. Ingat, prosedur ini harus selalu dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk menghindari risiko komplikasi.

Jika terdapat indikasi medis yang memerlukan pemasangan NGT, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Dapatkan penanganan yang tepat dan aman dari ahli medis yang berkompeten. Untuk informasi lebih lanjut mengenai prosedur medis lainnya atau untuk konsultasi kesehatan, kunjungi aplikasi Halodoc.