• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Kesehatan Mental, Kenali Tes Psikologi untuk Masuk TNI-AU
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Kesehatan Mental, Kenali Tes Psikologi untuk Masuk TNI-AU

Pentingnya Kesehatan Mental, Kenali Tes Psikologi untuk Masuk TNI-AU

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 April 2022

“Ada berbagai jenis tes psikologi untuk masuk TNI AU yang perlu diketahui. Hal ini dapat menjadi salah satu syarat seseorang diterima menjadi anggota. Beberapa contoh tes tersebut adalah logika aritmatika dan logika penalaran.”

Pentingnya Kesehatan Mental, Kenali Tes Psikologi untuk Masuk TNI-AU

Halodoc, Jakarta – Saat ingin menjadi anggota tentara nasional Indonesia (TNI), bukan hanya fisik dan kecerdasan yang dibutuhkan, tetapi juga mental yang sehat. Maka dari itu, untuk masuk ke TNI-AU, ada beberapa jenis tes psikologi TNI-AU yang dilakukan untuk memastikan calon anggota ini memiliki kesehatan mental yang sehat. Berikut pembahasan lengkapnya!

Berbagai Jenis Tes Psikologi untuk Menjadi Anggota TNI-AU

Mental yang sehat sudah menjadi salah satu syarat sebelum seseorang sah menjadi bagian dari TNI. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk menentukan jika seseorang yang mendaftar sudah memenuhi syarat yang dibutuhkan. Selain untuk menilai kesehatan mental, pemeriksaan ini juga dapat dilakukan untuk menilai kepribadian, minat, hingga sikap kerja calon anggotanya.

Saat mendaftar ke TNI AU, ada beberapa jenis tes psikologi yang dilakukan untuk memastikan jika seseorang memiliki mental yang sehat. Selain itu, pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari kandidat yang paling cocok dan bisa memenuhi kebutuhan terkait kekosongan yang ada. Nah, berikut beberapa jenis tes psikologi saat mendaftar ke TNI AU: 

1. Tes Logika Aritmatika

Tes psikologi untuk masuk TNI AU yang pertama adalah terkait logika aritmatika. Pada pemeriksaan ini, peserta akan diberikan deretan angka. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mengukur kemampuan seseorang terkait analisis dan pemahaman berhubungan dengan pola, kemudian membuat prediksi dari pola yang diberikan.

2. Logika Penalaran 

Bukan hanya tentang angka, tes psikologi untuk masuk TNI AU juga terkait penalaran. Tes logika penalaran ini, peserta harus mencari hubungan antara 2 bagian kata yang diberikan. Peserta diminta untuk menemukan kata yang berhubungan untuk melengkapi bagian yang kosong. Pemeriksaan ini berguna untuk mengukur kemampuan logika terkait kondisi yang ada dan pemahaman dalam sebab-akibat dari suatu masalah.

3. Wartegg Test 

Tes psikologi lainnya untuk masuk TNI AU adalah Wartegg Test. Peserta akan dihadapkan dengan delapan kotak dengan berbagai bentuk, seperti titik, garis, kurva, dan lainnya. Calon anggota TNI ini diminta untuk melanjutkan bentuk tersebut agar bisa membentuk sebuah gambar. Hasil pemeriksaan ini untuk menilai emosi, imajinasi, kecerdasan, dan kreativitas seseorang.

4. Army Alpha Intelegence Test 

Jenis pemeriksaan lainnya yang harus dilakukan adalah Army Alpha Intelegence Test. Pemeriksaan ini mengacu pada kombinasi deretan angka dan bentuk yang perlu dicari solusinya. Tes psikologi untuk masuk TNI AU ini untuk mengukur kemampuan daya tangkap calon peserta agar instruksi bisa dimengerti cepat dan tepat. Tentu kemampuan seperti ini sangat dibutuhkan oleh TNI AU.

5. Edward Personal Preference Schedule (EPPS)

Pemeriksaan lainnya yang diperlukan adalah EPPS. Tes ini berguna untuk melihat seberapa besar motivasi dari para calon peserta tersebut. Pemeriksaan ini melibatkan preferensi personal untuk menggambarkan cermin dari orang-orang yang telah melakukan pemeriksaan ini.

6. Kraepelin atau Tes koran

Pemeriksaan ini berguna untuk membantu dalam menilai daya tahan, kecepatan, kemauan, emosi, penyesuaian diri, hingga stabilitas diri seseorang. Selama tes ini dilakukan, seseorang membutuhkan konsentrasi, ketelitian, stabilitas emosi yang baik, serta daya tahan tubuh yang prima.

7. Menggambar Pohon 

Menggambar pohon juga termasuk salah satu tes psikologi untuk masuk TNI AU. Peserta diberikan satu lembar kosong untuk menggambarkan pohon sesuai dengan keinginannya. Pemeriksaan ini juga dapat berisi perintah untuk menggambar pohon yang memiliki ketentuan terkait cabang dan buahnya.

8. Menggambar Orang 

Tes ini juga hampir sama dengan saat menggambar pohon. Peserta diminta untuk menggambar orang sekaligus menjelaskan hasil gambarnya, seperti usia, jenis kelamin, dan hal yang sedang dilakukan. Pemeriksaan ini untuk menilai terkait sikap tanggung jawab, kepercayaan diri, dan ketahanan kerja.

Itulah beberapa tes psikologi yang dilakukan saat akan masuk TNI AU. Jika kamu ingin mendaftar menjadi calon anggota dari TNI, ada baiknya mempelajari dasar-dasar dari semua tes tersebut. Dengan begitu, kemungkinan kamu untuk bisa diterima menjadi anggota TNI lebih besar.

Lalu, jika kamu memiliki pertanyaan terkait segala pemeriksaan yang berhubungan dengan kesehatan mental, gunakan fitur tanya dokter untuk berinteraksi dengan psikolog atau psikiater dari Halodoc. Cukup dengan download Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa dilakukan dengan penggunaan smartphone di tangan!

Referensi:
TNI-au.mil.id. Diakses pada 2022. Catar AAU Jalani Tes Kesehatan dan Psikologi.
Psychology Today. Diakses pada 2022. Career Personality & Aptitude Test.