Penyakit yang Pakai NGT: Ini Daftarnya!

Penyakit yang Menggunakan NGT: Memahami Kondisi dan Tujuannya
Nasogastric Tube (NGT) atau selang nasogastrik adalah alat medis berupa selang tipis dan fleksibel yang dimasukkan melalui hidung, melewati tenggorokan, hingga mencapai lambung. Penggunaan NGT menjadi krusial bagi pasien yang mengalami kesulitan makan, minum, atau menelan secara normal karena berbagai kondisi kesehatan. Alat ini memungkinkan pemberian nutrisi, cairan, serta obat-obatan secara langsung ke dalam lambung, atau untuk tujuan pengosongan lambung.
Memahami penyakit dan kondisi yang memerlukan NGT sangat penting untuk memberikan perawatan yang tepat dan memastikan pasien mendapatkan dukungan nutrisi atau penanganan medis yang diperlukan. Berikut adalah penjelasan mendetail mengenai kondisi-kondisi tersebut.
Apa Itu Nasogastric Tube (NGT)?
Nasogastric Tube (NGT) adalah selang khusus yang berfungsi sebagai jembatan langsung ke lambung. Selang ini terbuat dari bahan fleksibel dan biokompatibel, dirancang untuk meminimalkan ketidaknyamanan saat dipasang dan saat digunakan. Pemasangan NGT umumnya dilakukan oleh tenaga medis profesional dan memerlukan pemantauan ketat untuk mencegah komplikasi.
Kapan NGT Diperlukan? Penyakit dan Kondisi yang Membutuhkan Selang NGT
Penggunaan NGT sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan medis pasien. Secara umum, NGT diperlukan ketika kemampuan pasien untuk makan atau menelan terganggu, atau saat lambung perlu dikosongkan. Kondisi-kondisi ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori utama:
Gangguan Neurologis
Kondisi neurologis sering kali memengaruhi fungsi menelan (disfagia) atau tingkat kesadaran, sehingga pasien tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya secara mandiri.
- Stroke (Cerebrovascular Accident/CVA): Stroke dapat merusak area otak yang mengontrol proses menelan, menyebabkan disfagia. Pasien stroke mungkin juga mengalami penurunan kesadaran yang membuat mereka tidak bisa makan secara aman.
- Koma: Pasien dalam kondisi koma tidak sadar dan tidak mampu makan atau minum, sehingga memerlukan NGT untuk asupan nutrisi dan hidrasi.
- Cedera Otak Traumatis (TBI): Cedera kepala serius dapat menyebabkan gangguan fungsi menelan atau penurunan tingkat kesadaran, serupa dengan kasus stroke atau koma.
- Penyakit Parkinson dan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS): Kedua penyakit degeneratif ini progresif, secara bertahap melemahkan otot-otot yang terlibat dalam proses menelan, membuat pasien berisiko tinggi mengalami malnutrisi dan aspirasi (masuknya makanan/cairan ke saluran napas).
Gangguan Saluran Pencernaan
Beberapa kondisi pada saluran pencernaan mengharuskan penggunaan NGT, baik untuk pemberian nutrisi maupun untuk dekompresi (pengosongan) lambung.
- Ileus (Obstruksi atau Paralitik): Ileus adalah kondisi di mana terdapat sumbatan (obstruktif) atau kelumpuhan (paralitik) pada usus. NGT digunakan untuk dekompresi lambung, yaitu mengeluarkan udara dan cairan dari lambung untuk mengurangi tekanan dan mencegah mual atau muntah.
- Perdarahan Saluran Cerna Atas: NGT dapat dipasang untuk evakuasi darah dari lambung atau untuk tujuan diagnostik, seperti menentukan lokasi dan tingkat keparahan perdarahan.
- Kanker Lambung: Pada kasus kanker lambung, NGT bisa digunakan untuk pemberian nutrisi jika pasien tidak bisa makan, atau untuk diagnostik dan pengosongan lambung sebelum tindakan medis tertentu.
- Keracunan: Dalam beberapa kasus keracunan akut, NGT digunakan untuk mengosongkan isi lambung (lavage lambung) guna menghilangkan racun sebelum diserap tubuh.
Kondisi Lain
Selain kategori di atas, ada beberapa situasi lain yang juga memerlukan pemasangan NGT.
- Malnutrisi Berat: Pasien dengan malnutrisi parah yang membutuhkan asupan nutrisi tinggi tetapi tidak mampu makan dalam jumlah cukup melalui mulut.
- Pasca-operasi atau Penyakit Kritis: Pasien yang baru menjalani operasi besar, terutama pada area kepala, leher, atau saluran pencernaan, atau pasien yang dalam kondisi kritis, mungkin memerlukan NGT sampai mereka pulih dan mampu makan secara normal.
- Trauma Mulut atau Wajah: Luka serius pada mulut, rahang, atau wajah dapat menghalangi kemampuan makan atau minum, sehingga NGT menjadi solusi sementara.
- Bayi Prematur atau Kelainan Bawaan: Bayi prematur sering kali memiliki refleks menelan yang belum sempurna. Kelainan bawaan tertentu pada bayi juga bisa menyebabkan kesulitan makan atau menelan, sehingga NGT diperlukan untuk memastikan asupan nutrisi yang adekuat.
Tujuan Utama Pemasangan NGT
Pemasangan NGT memiliki beberapa tujuan utama yang vital dalam manajemen pasien:
- Pemberian Nutrisi Enteral: Ini adalah tujuan paling umum, di mana NGT digunakan untuk memberikan makanan cair yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral langsung ke lambung pasien.
- Pemberian Obat-obatan: Obat dalam bentuk cair atau yang sudah digerus dapat diberikan melalui NGT untuk pasien yang tidak dapat menelan pil.
- Dekompresi Lambung: Proses ini bertujuan untuk mengurangi tekanan di dalam lambung dengan menghisap keluar cairan, gas, atau isi lambung lainnya. Ini sering dilakukan pada ileus, obstruksi usus, atau setelah operasi untuk mencegah mual dan muntah.
- Diagnostik: NGT dapat digunakan untuk mengambil sampel cairan lambung guna analisis laboratorium, seperti untuk mengevaluasi perdarahan saluran cerna atau infeksi.
- Lavage Lambung: Mengosongkan isi lambung pada kasus keracunan untuk mengeluarkan zat berbahaya dari tubuh.
Risiko dan Perawatan Selang NGT
Meskipun NGT sangat bermanfaat, pemasangannya juga memiliki risiko, seperti aspirasi (masuknya isi lambung ke paru-paru), iritasi tenggorokan atau hidung, dan infeksi. Oleh karena itu, perawatan NGT harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan sesuai prosedur medis. Hal ini meliputi pembersihan rutin, pemantauan posisi selang, dan memastikan kebersihan area sekitar selang.
Konsultasi Medis Melalui Halodoc
Pemasangan dan perawatan Nasogastric Tube (NGT) memerlukan pengawasan medis profesional. Jika seseorang dalam perawatan memiliki kondisi yang memerlukan NGT atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai manajemen nutrisi enteral dan kondisi medis terkait, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Melalui Halodoc, dapat terhubung langsung dengan dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis, saran, dan penanganan yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan. Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan telekonsultasi Halodoc untuk mendapatkan informasi medis yang akurat dan terpercaya.



