Inilah Penyebab dan Cara Mengobati Sakit Lutut Saat Digerakkan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Inilah Penyebab dan Cara Mengobati Sakit Lutut Saat Digerakkan

Halodoc, Jakarta - Lutut kamu terasa nyeri ketika hendak ditekuk? Mungkin, kamu mengalami bursitis atau cedera pada lutut. Kondisi ini mengindikasikan terjadinya pembengkakan atau peradangan pada bagian bantalan di sekitar sendi yang letaknya mengelilingi tendon, jaringan otot pada tulang, dan kulit yang dinamakan bursae. Bursitis paling sering menyerang bahu, pinggul, siku, dan lutut.

Jangan sepelekan rasa nyeri yang menyerang lutut, karena kondisi ini mengindikasikan kamu sedang mengalami penyakit tertentu. Kenali penyebab dan cara mengobati sakit lutut yang tepat supaya kamu bisa beraktivitas kembali.

Apa yang Menyebabkan Lutut Nyeri?

Peradangan pada lutut lebih sering terjadi karena rusaknya bursae atau cedera yang menimbulkan rasa nyeri dan disertai pembengkakan serta perubahan warna sendi menjadi kemerahan. Jika kamu merasakannya pada bagian lutut, maka kondisi tersebut termasuk bursitis tipe prepatellar bursitis. Mungkin, kamu terlalu sering menekuk lutut atau bertumpu pada bagian tubuh ini dalam waktu yang lama. Namun, bursitis pada lutut bisa terjadi karena olahraga atau perdarahan.

Selain itu, beberapa kondisi medis lainnya seperti dislokasi tempurung lutut, pengapuran sendi atau osteoarthritis dan kanker tulang atau osteosarkoma bisa menjadi penyebab lutut terasa sakit saat digerakkan. Gangguan kesehatan ini bisa terjadi pada siapapun tanpa memandang usia, dengan pekerjaan dan hobi menjadi faktor yang paling berperan terhadap meningkatnya risiko kamu mengalaminya.

Lalu, Bagaimana Mengatasinya?

Pada umumnya, mengobati sakit lutut cukup dengan konsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit. Meski begitu, jika ternyata terjadi pembengkakan, maka waktu penyembuhannya akan menjadi sedikit lebih lama dibandingkan dengan nyeri lutut biasa. Dokter akan mencari tahu penyebab pembengkakan sebelum memberikan obat.

Tentunya, agar rasa sakit pada lutut tidak semakin parah, kamu perlu beristirahat sepenuhnya dari segala aktivitas berat, terlebih yang melibatkan lutut, seperti berolahraga, berlari, bersepeda, atau naik gunung. Kompres area lutut yang sakit dengan es selama 20 menit dan ulangi setiap beberapa jam sekali bisa membantu mengurangi rasa sakit yang kamu rasakan.

Apabila nyeri lutut yang kamu alami dalam kondisi parah, dokter melakukan tindakan aspirasi, atau penyedotan cairan bursae supaya kamu leluasa bergerak dan mengurangi rasa sakit. Cairan ini diambil menggunakan jarum yang disuntikkan pada area lutut yang mengalami pembengkakan.

Selain itu, pengobatan menggunakan kortikosteroid bisa menjadi alternatif untuk bursitis parah. Dampak dari metode ini adalah terjadinya perubahan warna kulit pada area yang mengalami tindakan. Sementara itu, pengobatan dengan antibiotik akan dipilih apabila bursitis disebabkan karena infeksi bakteri. Namun, jika kondisi lutut tidak membaik, maka dokter akan mengambil jalan pembedahan.

Kamu perlu tahu, bahwa lutut sakit bukan hanya karena bursitis. Ada banyak gangguan kesehatan lain dengan gejala yang sama, misalnya cedera ligamen, tendinitis, atau cedera pada bagian tempurung lutut. Kamu perlu bertanya pada dokter supaya bisa mengobati sakit lutut dengan tepat. Supaya lebih mudah, pakai aplikasi Halodoc saja. Namun, kamu perlu download aplikasi Halodoc sebelum bisa menggunakan berbagai fitur menarik di dalamnya.

Baca juga: