• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Kreatinin Tinggi yang Jadi Tanda Gangguan Ginjal

Penyebab Kreatinin Tinggi yang Jadi Tanda Gangguan Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Penyebab Kreatinin Tinggi yang Jadi Tanda Gangguan Ginjal

“Kreatinin merupakan zat limbah dalam yang diproduksi oleh jaringan otot, yang diolah oleh ginjal dan dibuang melalui urine. Bila kadar kreatinin tinggi, bisa jadi ada masalah yang terjadi pada ginjal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab meningkatnya kadar kreatinin dalam darah.”

Halodoc, Jakarta – Saat bergerak atau beraktivitas, jaringan otot memproduksi zat limbah dalam darah, yang disebut kreatinin. Kadar kreatinin dalam tubuh diatur oleh ginjal. Itulah sebabnya ketika kreatinin tinggi, bisa jadi ada masalah pada fungsi ginjal.

Pemeriksaan kadar kreatinin juga sering dilakukan sebagai salah satu cara mengetahui fungsi ginjal. Pada kondisi normal, kreatinin dalam darah disaring oleh ginjal dan dibuang melalui urine. Namun, bila terjadi gangguan pada ginjal, kreatinin tidak bisa disaring dengan baik dan kadarnya meningkat.

Baca juga: 10 Hal yang Jadi Penyebab Gagal Ginjal Akut

Hal-Hal yang Sebabkan Kreatinin Tinggi

Normalnya, kadar kreatinin dalam tubuh orang dewasa adalah sekitar 0,6-1,2 mg/dL pada pria, dan 0,5-1,1 mg/dL pada wanita. Kadar kreatinin bisa saja sedikit meningkat pada orang dewasa muda atau yang memiliki banyak jaringan otot, seperti atlet.

Namun, pada beberapa kondisi, kadar kreatinin tinggi juga bisa disebabkan oleh beberapa masalah seperti:

  • Mengidap gangguan ginjal, seperti gagal ginjal, batu ginjal, dan infeksi ginjal.
  • Mengalami dehidrasi.
  • Mengidap rhabdomyolysis.
  • Mengidap hipertensi.
  • Mengidap diabetes.
  • Mengalami efek samping dari obat-obatan tertentu, seperti antibiotik, obat penurun asam lambung, dan diuretik.
  • Memiliki kebiasaan mengonsumsi daging dalam jumlah banyak.

Baca juga: Kapan Harus Periksakan Batu Ginjal ke Dokter?

Tips Menurunkan Kadar Kreatinin secara Alami

Kreatinin sejatinya adalah produk limbah, sehingga zat ini perlu dibuang melalui urine. Bila kadar kreatinin tinggi dan terus menumpuk, bukan tidak mungkin jika risiko masalah kesehatan bisa mengintai.

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar kreatinin yang tinggi, yaitu:

1. Minum Air Putih yang Cukup

Seperti dijelaskan tadi, salah satu penyebab kreatinin tinggi adalah dehidrasi. Jadi, selain dapat menyebabkan pusing dan tubuh lemah, dehidrasi juga bisa meningkatkan kadar kreatinin dalam tubuh.

Oleh karena itu, kamu sebisa mungkin harus menghindarinya, dengan cara minum air putih yang cukup agar tubuh terhidrasi dengan baik.

2. Jangan Olahraga Berlebihan

Olahraga adalah salah satu bagian dari gaya hidup sehat yang direkomendasikan. Hal ini juga bisa menurunkan kreatinin dalam tubuh. Namun, sebaiknya hindari melakukan olahraga berat secara berlebihan, karena dapat meningkatkan kadar kreatinin, sebagai respons dari kerusakan otot saat berolahraga.

3. Hindari Asupan Protein Berlebihan

Meski dibutuhkan tubuh, asupan protein yang berlebihan juga bisa jadi tidak baik. Seperti dijelaskan tadi, salah satu penyebab kreatinin tinggi adalah kebiasaan makan daging dalam jumlah banyak. Jadi, sebaiknya tetap batasi konsumsi makanan berprotein seperti daging merah, meski itu baik untuk kesehatan.

Baca juga: Apa Perlu Operasi untuk Mengatasi Batu Ginjal?

4. Konsumsi Makanan Berserat

Mengonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah juga bisa jadi cara untuk menurunkan kreatinin yang tinggi dalam darah. Meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini, mengonsumsi sayur dan buah tetap menyehatkan karena mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

5. Mengurangi Asupan Natrium

Natrium atau garam juga sebaiknya dibatasi konsumsinya, terutama ketika kadar kreatinin sedang tinggi. Hal ini karena makanan tinggi natrium bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan retensi air, yang secara tidak langsung meningkatkan kadar kreatinin.

Itulah sedikit pembahasan mengenai penyebab kreatinin tinggi dan tips menurunkannya. Teruslah terapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari risiko penyakit. Bila kamu sakit, gunakan aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter dan beli obat yang diresepkan, ya.

Referensi:
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. Creatinine: What Is It?
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Tests & Procedures. Creatinine test.
Healthline. Diakses pada 2021. 8 Home Remedies to Naturally Lower Your Creatinine Levels.
Medical News Today. Diakses pada 2021. How To Lower Creatinine Levels.
Indus Health Plus. Diakses pada 2021. How Prevention Works to Keep Creatinine Level Normal?