Penyebab Obstruksi Usus Dapat Terjadi pada Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
penyebab-obstruksi-usus-dapat-terjadi-pada-bayi-baru-lahir-halodoc

Halodoc, Jakarta – Usus merupakan organ yang memiliki peran penting di dalam tubuh, yaitu sebagai tempat untuk mencerna dan menyerap makanan. Dengan demikian, tubuh bisa mendapatkan semua nutrisi baik dari makanan yang kita konsumsi setiap hari. Tapi, usus juga bisa mengalami penyumbatan, baik di usus halus maupun usus besar. Kondisi ini dinamakan obstruksi usus.

Penyumbatan di dalam usus ini akan membuat makanan atau cairan yang kita konsumsi tidak bisa diserap dengan baik di dalam saluran pencernaan. Obstruksi usus ternyata tidak hanya bisa dialami oleh orang dewasa saja, namun bayi yang baru lahir juga bisa mengalami kondisi ini lho. Kok bisa? Cari tahu penyebab obstruksi usus pada bayi baru lahir di sini.

Sebelum mengetahui penyebab obstruksi usus pada bayi baru lahir, ada baiknya ibu mengetahui dulu penyebab obstruksi usus secara umum.

Baca juga: Gastroschisis yang Terjadi pada Bayi, Ini yang Perlu Diketahui

Penyebab Obstruksi Usus

Bila dilihat dari penyebabnya, obstruksi usus bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu mekanik dan nonmekanik.

Obstruksi Usus Mekanik

Obstruksi usus ini terjadi karena adanya penyumbatan pada usus kecil. Ini bisa dipicu oleh kondisi usus yang lengket atau adhesi yang biasanya terjadi setelah operasi perut atau panggul.

Kondisi lainnya yang juga bisa memicu obstruksi usus mekanik, antara lain:

  • Hernia atau turun berok yang menyebabkan usus menonjol ke dinding perut.
  • Peradangan pada usus, seperti pada penyakit Crohn.
  • Batu empedu.
  • Diverkulitis.
  • Kondisi usus yang melipat ke dalam atau intususepsi.
  • Kanker usus besar atau ovarium (indung telur).
  • Penumpukan tinja.
  • Kondisi kolon yang menyempit akibat peradangan atau jaringan parut.
  • Kondisi usus yang terpelintir atau volvulus.

Obstruksi Usus Nonmekanik

Sementara penyebab obstruksi usus nonmekanik adalah adanya gangguan pada kontraksi usus besar dan usus kecil. Gangguan bisa terjadi sementara (ileus) atau berlangsung dalam jangka panjang (pseudo-obstruction).

Kondisi yang bisa memicu obstruksi usus nonmekanik, meliputi:

  • Operasi pada daerah perut atau panggul.
  • Gastroenteritis atau peradangan pada lambung dan usus.
  • Gangguan elektrolit.
  • Apendisitis atau radang usus buntu.
  • Penyakit Hirschsprung.
  • Hipotiroidisme.
  • Gangguan saraf, seperti penyakit Parkinson atau multiple sclerosis.
  • Konsumsi obat-obatan yang memengaruhi otot dan saraf. Misalnya, obat antidepresan atau obat nyeri oxycodone.

Penyebab Obstruksi Usus pada Bayi Baru Lahir

Nah, obstruksi usus yang terjadi pada bayi yang baru lahir termasuk obstruksi usus mekanik. Tapi, kondisi yang memicu obstruksi usus mekanik pada bayi adalah meconium plug. Kondisi ini terjadi karena feses pertama bayi setelah dilahirkan tidak keluar. Penyebab feses tidak bisa keluar biasanya karena “kotoran” yang sudah terbentuk selama janin masih di dalam kandungan terlalu keras.

Baca juga: 5 Penyebab Obstruksi Usus Terjadi pada Anak-Anak

Obstruksi usus merupakan kondisi yang perlu ditangani segera. Apalagi bila terjadi pada bayi yang baru lahir. Ini karena usus yang tersumbat membuat tubuh Si Kecil tidak bisa menyerap air susu ibu dengan baik. Padahal di dalam ASI, terkandung nutrisi yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya. Selain itu, bagian usus yang tersumbat juga bisa mati dan menimbulkan komplikasi serius.

Itulah penyebab obstruksi usus pada bayi yang baru lahir yang perlu diketahui para orangtua. Untuk menangani feses bayi yang tidak bisa keluar tersebut, dokter biasanya akan melakukan operasi. Dokter akan membuat stoma (lubang) di dinding perut Si Kecil sebagai jalan pembuangan feses. Prosedur ini disebut juga dengan kolostomi.

Baca juga: Pengobatan yang Bisa Dilakukan pada Pengidap Obstruksi Usus

Sebaiknya bicarakan ke dokter tentang penanganan yang tepat bagi Si Kecil yang mengalami obstruksi usus. Ibu juga bisa membicarakan masalah kesehatan yang dialami Si Kecil dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.