Ad Placeholder Image

Penyebab Sakit Pada Pergelangan Kaki Dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 April 2026

Kenali Penyebab Sakit pada Pergelangan Kaki dan Solusinya

Penyebab Sakit Pada Pergelangan Kaki Dan Cara MengatasinyaPenyebab Sakit Pada Pergelangan Kaki Dan Cara Mengatasinya

Mengenal Sakit pada Pergelangan Kaki dan Dampaknya

Sakit pada pergelangan kaki merupakan kondisi rasa tidak nyaman yang muncul pada bagian sendi yang menghubungkan tungkai bawah dengan kaki. Rasa nyeri ini dapat bersifat ringan hingga berat, serta dapat memengaruhi mobilitas seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pergelangan kaki terdiri dari tulang, ligamen, tendon, dan otot yang bekerja sama untuk menopang berat tubuh dan memungkinkan gerakan berjalan, berlari, atau melompat.

Kondisi ini sangat umum terjadi dan bisa menyerang siapa saja, mulai dari atlet hingga individu dengan gaya hidup kurang aktif. Munculnya rasa sakit sering kali menjadi sinyal adanya gangguan pada struktur jaringan lunak atau tulang di area tersebut. Pemahaman mengenai penyebab dan langkah penanganan yang tepat sangat penting guna mencegah komplikasi jangka panjang seperti ketidakstabilan sendi kronis.

Nyeri dapat dirasakan di bagian dalam, luar, atau sepanjang tendon Achilles yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit. Gejala penyerta yang sering muncul meliputi pembengkakan, kemerahan, rasa hangat pada area sendi, hingga kekakuan yang menghambat rentang gerak kaki. Identifikasi awal terhadap karakteristik nyeri akan sangat membantu tenaga medis dalam menentukan diagnosis yang akurat.

Penyebab Umum Sakit pada Pergelangan Kaki

Berbagai faktor dapat memicu timbulnya rasa sakit pada area pergelangan kaki. Secara garis besar, penyebabnya dibagi menjadi cedera akut, penggunaan berlebihan, dan kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemukan:

  • Cedera Akut: Keseleo atau sprain terjadi ketika ligamen yang mendukung tulang pergelangan kaki meregang melampaui batas atau robek akibat gerakan tiba-tiba atau salah langkah. Selain itu, patah tulang (fraktur) dan dislokasi sendi juga menjadi penyebab utama nyeri hebat setelah mengalami benturan atau jatuh.
  • Penggunaan Berlebihan (Overuse): Aktivitas fisik yang intens tanpa jeda istirahat yang cukup dapat memicu kelelahan pada tendon dan otot. Contohnya adalah lari jarak jauh atau melompat secara berulang yang dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).
  • Penyakit Sendi: Osteoartritis terjadi akibat pengikisan tulang rawan pelindung sendi seiring bertambahnya usia. Sementara itu, artritis reumatoid merupakan kondisi autoimun yang menyerang lapisan sendi, menyebabkan peradangan kronis dan nyeri.
  • Asam Urat (Gout): Penumpukan kristal asam urat pada sendi dapat menyebabkan serangan nyeri yang sangat tajam, mendadak, disertai pembengkakan dan kemerahan yang signifikan.
  • Gangguan Saraf: Kondisi seperti Sindrom Lorong Tarsal (Tarsal Tunnel Syndrome) terjadi akibat penekanan saraf di pergelangan kaki, yang menimbulkan sensasi kesemutan atau nyeri seperti terbakar.

Pertolongan Pertama dengan Metode RICE

Langkah awal yang sangat direkomendasikan saat terjadi cedera pergelangan kaki adalah menerapkan protokol RICE. Metode ini bertujuan untuk meminimalkan pembengkakan dan mempercepat proses pemulihan jaringan yang rusak sebelum mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Berikut adalah tahapan yang perlu dilakukan:

  • Rest (Istirahat): Menghentikan segala aktivitas yang membebani pergelangan kaki segera setelah nyeri muncul. Pasien sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berjalan atau menumpu berat badan pada kaki yang cedera guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
  • Ice (Es): Melakukan kompres dingin pada area yang sakit menggunakan es yang dibalut kain selama 15 hingga 20 menit. Proses ini dapat diulang setiap beberapa jam selama 48 jam pertama untuk menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi bengkak.
  • Compression (Kompresi): Membalut pergelangan kaki dengan perban elastis untuk memberikan dukungan pada sendi dan menekan pembengkakan. Pastikan balutan tidak terlalu kencang agar aliran darah menuju jari-jari kaki tidak terhambat.
  • Elevation (Elevasi): Menempatkan pergelangan kaki pada posisi yang lebih tinggi dari level jantung saat sedang berbaring. Hal ini membantu cairan mengalir menjauhi area cedera sehingga pembengkakan dapat berkurang lebih cepat.

Pengobatan Medis dan Manajemen Nyeri

Jika perawatan mandiri di rumah tidak cukup untuk meredakan gejala, konsultasi dengan dokter diperlukan untuk mendapatkan terapi yang lebih spesifik. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, atau pemeriksaan radiologi seperti rontgen dan MRI untuk melihat kondisi tulang dan jaringan lunak secara detail.

Pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) sering menjadi pilihan utama untuk mengurangi peradangan dan meredakan nyeri. Dalam beberapa kasus, dokter juga akan menyarankan fisioterapi guna memperkuat otot-otot di sekitar pergelangan kaki dan mengembalikan fleksibilitas sendi. Fisioterapi sangat efektif untuk mencegah risiko cedera berulang di masa depan.

Bagi pasien usia anak-anak yang mengalami demam atau rasa nyeri akibat cedera ringan pada pergelangan kaki, penggunaan pereda nyeri yang aman sangat penting. Obat ini mengandung paracetamol yang bekerja efektif dengan profil keamanan yang baik jika diberikan sesuai dosis yang dianjurkan oleh tenaga medis atau petunjuk pada kemasan.

Selalu simpan obat-obatan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung, serta pastikan untuk berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum penggunaan rutin jika anak memiliki kondisi medis khusus.

Kapan Harus Menemui Dokter?

Meskipun banyak kasus sakit pada pergelangan kaki dapat sembuh dengan istirahat, terdapat beberapa kondisi yang memerlukan penanganan medis segera. Ketidaktahuan dalam mengenali gejala bahaya dapat menyebabkan gangguan fungsi kaki permanen atau penyembuhan tulang yang tidak sempurna.

Segera cari bantuan medis jika pasien mengalami rasa nyeri yang sangat hebat sehingga tidak mampu menapakkan kaki sama sekali. Pembengkakan yang muncul secara signifikan dan tidak berkurang meski telah dikompres es juga merupakan tanda adanya cedera serius. Selain itu, adanya perubahan bentuk fisik pada sendi atau tulang merupakan indikasi terjadinya patah tulang atau dislokasi.

Waspadai pula tanda-tanda infeksi seperti munculnya demam, area pergelangan kaki yang sangat merah, dan terasa panas saat disentuh. Jika nyeri tidak kunjung membaik setelah melakukan perawatan mandiri selama lebih dari tiga hingga lima hari, pemeriksaan oleh ahli ortopedi atau dokter umum sangat disarankan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Langkah Pencegahan Cedera Pergelangan Kaki

Mencegah terjadinya sakit pada pergelangan kaki jauh lebih baik daripada mengobatinya. Beberapa langkah preventif dapat dilakukan untuk menjaga stabilitas dan kekuatan sendi agar tetap berfungsi optimal dalam mendukung beban tubuh sehari-hari. Berikut adalah upaya yang dapat diterapkan:

  • Melakukan pemanasan yang cukup sebelum memulai aktivitas olahraga untuk mempersiapkan otot dan ligamen.
  • Menggunakan alas kaki atau sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki serta jenis aktivitas yang dilakukan untuk memberikan dukungan maksimal.
  • Melatih keseimbangan dan kekuatan otot inti serta otot kaki melalui latihan fisik yang teratur.
  • Menjaga berat badan ideal untuk mengurangi beban tekanan yang harus ditopang oleh sendi pergelangan kaki.
  • Memperhatikan permukaan jalan saat berjalan atau berlari guna menghindari risiko tersandung atau salah langkah yang menyebabkan keseleo.

Rekomendasi Medis Melalui Halodoc

Penanganan sakit pada pergelangan kaki memerlukan pendekatan yang tepat berdasarkan penyebab dasarnya. Penting bagi setiap individu untuk tidak mengabaikan rasa nyeri yang menetap guna menghindari kerusakan jaringan yang lebih luas.

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai dosis obat, teknik rehabilitasi, atau konsultasi dengan dokter spesialis ortopedi, layanan Halodoc menyediakan akses mudah dan cepat. Melalui platform ini, konsultasi dapat dilakukan secara daring kapan saja untuk mendapatkan arahan medis yang akurat dan tepercaya. Segera hubungi tenaga profesional jika gejala memberat agar fungsi pergelangan kaki dapat kembali normal secara optimal.