Ad Placeholder Image

Penyebab Telinga Bernanah: Bukan Cuma Infeksi, Lho!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 April 2026

Telinga Bernanah? Pahami Penyebabnya Agar Cepat Sembuh

Penyebab Telinga Bernanah: Bukan Cuma Infeksi, Lho!Penyebab Telinga Bernanah: Bukan Cuma Infeksi, Lho!

Mengenal Penyebab Telinga Bernanah dan Langkah Penanganannya

Keluarnya nanah dari telinga adalah kondisi yang umum terjadi, namun tidak boleh diabaikan. Kondisi ini seringkali menjadi indikasi adanya infeksi atau masalah kesehatan lain pada telinga yang memerlukan perhatian medis. Mengidentifikasi penyebab telinga bernanah adalah langkah krusial untuk penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi serius.

Ringkasan Singkat: Telinga bernanah umumnya disebabkan oleh infeksi telinga (baik telinga tengah maupun telinga luar), gendang telinga robek, masuknya benda asing, atau penumpukan kotoran telinga yang parah. Nanah keluar karena gendang telinga berlubang akibat infeksi. Penanganan oleh dokter spesialis THT sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi serius seperti gangguan pendengaran permanen atau penyebaran infeksi.

Apa Itu Telinga Bernanah?

Telinga bernanah, atau otore, adalah kondisi ketika cairan kental berwarna putih, kuning, atau hijau keluar dari saluran telinga. Cairan ini seringkali berbau tidak sedap dan dapat disertai gejala lain seperti nyeri telinga, gangguan pendengaran, demam, atau rasa tidak nyaman pada telinga. Keluarnya nanah menandakan adanya peradangan dan akumulasi sel darah putih yang melawan infeksi.

Penyebab Telinga Bernanah yang Perlu Diwaspadai

Keluarnya nanah dari telinga biasanya merupakan tanda adanya infeksi atau kerusakan pada struktur telinga. Beberapa penyebab utama meliputi:

  • Otitis Media (Infeksi Telinga Tengah)
    Infeksi ini terjadi pada bagian telinga tengah, area di belakang gendang telinga. Otitis media seringkali dipicu oleh infeksi saluran pernapasan atas seperti flu atau pilek, yang kemudian menyebar ke telinga melalui saluran Eustachius. Infeksi bakteri atau virus menyebabkan peradangan, penumpukan cairan, dan akhirnya nanah di telinga tengah. Tekanan dari nanah yang menumpuk bisa menyebabkan gendang telinga robek, sehingga nanah dapat mengalir keluar.
  • Gendang Telinga Robek (Perforasi Membran Timpani)
    Gendang telinga adalah selaput tipis yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Infeksi telinga tengah yang parah dan tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan tekanan tinggi, yang akhirnya merobek gendang telinga. Robekan ini memungkinkan nanah dari telinga tengah untuk keluar melalui saluran telinga. Selain infeksi, cedera akibat suara keras, perubahan tekanan udara drastis, atau mengorek telinga dengan benda tajam juga bisa menyebabkan robekan.
  • Otitis Eksterna (Infeksi Telinga Luar atau Telinga Perenang)
    Infeksi ini terjadi pada saluran telinga luar, yang membentang dari lubang telinga hingga gendang telinga. Otitis eksterna sering disebut “telinga perenang” karena sering terjadi setelah air terperangkap di telinga, menciptakan lingkungan lembap yang ideal untuk pertumbuhan bakteri atau jamur. Air yang kotor, kerusakan kulit saluran telinga akibat mengorek, atau penggunaan alat bantu dengar juga bisa menjadi pemicu.
  • Kemasukan Benda Asing
    Terutama pada anak-anak, masuknya benda kecil seperti mainan, manik-manik, atau bahkan serangga ke dalam saluran telinga dapat menyebabkan iritasi, peradangan, dan kemudian infeksi. Benda asing ini dapat melukai kulit saluran telinga, membuka jalan bagi bakteri untuk masuk dan berkembang biak, yang berujung pada keluarnya nanah.
  • Penumpukan Kotoran Telinga (Serumen Prop)
    Meskipun jarang menjadi penyebab langsung keluarnya nanah, penumpukan kotoran telinga yang ekstrem dan mengeras dapat menyebabkan penyumbatan dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan bakteri. Kondisi ini dapat memicu infeksi sekunder yang kemudian menyebabkan telinga bernanah. Mengorek telinga dengan cotton bud juga dapat mendorong kotoran lebih dalam dan melukai saluran telinga.

Mengapa Nanah Bisa Keluar dari Telinga?

Keluarnya nanah dari telinga merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan infeksi. Pada sebagian besar kasus, nanah mengalir keluar karena gendang telinga telah berlubang atau pecah akibat tekanan tinggi dari cairan infeksi di telinga tengah. Lubang ini memungkinkan cairan infeksi (nanah) untuk mengalir keluar dari telinga, yang seringkali meredakan nyeri dan tekanan yang dirasakan sebelumnya.

Bahaya Jika Telinga Bernanah Tidak Diobati

Mengabaikan telinga bernanah dapat berujung pada komplikasi serius dan permanen. Beberapa bahaya yang mungkin terjadi meliputi:

  • Penyebaran Infeksi
    Infeksi dapat menyebar ke bagian telinga yang lebih dalam, termasuk tulang mastoid di belakang telinga (mastoiditis), atau bahkan ke area yang lebih kritis seperti saraf wajah (menyebabkan kelumpuhan wajah) atau otak (menyebabkan meningitis atau abses otak) yang dapat mengancam nyawa.
  • Gangguan Pendengaran Permanen
    Infeksi yang berulang atau kronis, serta kerusakan pada gendang telinga atau tulang-tulang pendengaran, dapat menyebabkan gangguan pendengaran parsial atau bahkan permanen.
  • Perforasi Gendang Telinga Kronis
    Jika robekan pada gendang telinga tidak menutup dengan sendirinya atau tidak diobati, dapat menjadi perforasi kronis yang rentan terhadap infeksi berulang.

Langkah Tepat Saat Telinga Bernanah

Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi. Beberapa hal yang harus dilakukan:

  • Segera Konsultasi Dokter Spesialis THT
    Ini adalah langkah terpenting. Dokter akan mendiagnosis penyebab pasti dan memberikan penanganan yang sesuai, yang mungkin meliputi pemberian antibiotik (tetes atau oral), pembersihan telinga, atau tindakan medis lainnya. Jangan menunda kunjungan ke dokter, terutama jika kondisi sudah berlangsung lama atau sering berulang.
  • Jaga Telinga Tetap Kering
    Hindari kemasukan air ke dalam telinga saat mandi, keramas, atau berenang. Penggunaan penutup telinga khusus atau kapas yang dilapisi petroleum jelly dapat membantu melindungi telinga.
  • Jangan Mengorek Telinga
    Sama sekali tidak disarankan memasukkan cotton bud, jepit rambut, atau benda lain ke dalam telinga untuk membersihkan nanah atau kotoran. Hal ini justru dapat mendorong infeksi lebih dalam atau melukai gendang telinga. Cukup bersihkan nanah yang keluar dari lubang telinga bagian luar dengan kasa steril atau kain bersih yang lembut.
  • Obati Infeksi Saluran Napas
    Jika telinga bernanah dipicu oleh flu atau pilek, segera obati infeksi saluran napas tersebut agar tidak menyebar atau memperburuk kondisi telinga.

Pencegahan Telinga Bernanah

Beberapa upaya pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko telinga bernanah:

  • Jaga kebersihan telinga tanpa memasukkan benda asing.
  • Segera obati infeksi saluran pernapasan atas seperti flu atau pilek.
  • Hindari paparan asap rokok, yang dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.
  • Keringkan telinga setelah berenang atau mandi dengan handuk lembut atau pengering rambut pada suhu rendah dari jarak aman.
  • Vaksinasi, terutama vaksin flu dan pneumokokus, dapat membantu mengurangi risiko infeksi telinga.

Pertanyaan Umum Seputar Telinga Bernanah

Apakah telinga bernanah bisa sembuh sendiri?

Telinga bernanah jarang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan medis. Infeksi yang menyebabkan nanah perlu diobati dengan antibiotik atau tindakan lain dari dokter untuk mencegah komplikasi.

Kapan harus khawatir dengan telinga bernanah?

Segera khawatir dan konsultasi dokter jika nanah keluar dari telinga disertai demam tinggi, nyeri hebat, gangguan pendengaran signifikan, pusing, atau jika kondisi ini berulang.

Apakah boleh mengorek telinga yang bernanah?

Tidak boleh. Mengorek telinga dengan benda apa pun (termasuk cotton bud) saat bernanah dapat memperparah infeksi, melukai telinga, atau mendorong bakteri lebih dalam.

Kesimpulan

Telinga bernanah adalah kondisi serius yang membutuhkan perhatian medis segera. Dengan memahami penyebab telinga bernanah dan bahayanya, setiap orang dapat mengambil langkah proaktif untuk mencari pertolongan medis. Jika seseorang mengalami telinga bernanah, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis THT. Melalui aplikasi Halodoc, dapat membuat janji temu dengan dokter, melakukan konsultasi online, dan mendapatkan rekomendasi penanganan yang tepat dan aman.