Kenali Lebih Dekat Peran Dokter Spesialis Paru dalam Medis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Dokter Spesialis Paru

Halodoc, Jakarta - Mendiagnosis dan menentukan jenis pengobatan yang tepat pada pengidap masalah paru-paru merupakan tugas utama dokter spesialis paru. Jika dokter spesialis paru masih asing di telingamu, kenali lebih dekat peran dokter spesialis paru dalam medis di bawah ini!

Baca juga: 11 Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Dokter Spesialis Paru, Ini Perannya dalam Dunia Medis

Dokter spesialis paru merupakan dokter ahli yang menangani berbagai penyakit dan gangguan paru-paru, salah satunya adalah penyakit pernapasan. Seseorang dengan penyakit paru-paru dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kebiasaan merokok, infeksi, pekerjaan yang dilakukan, atau kelainan genetik.

Baca juga: 9 Cara Penanganan Penyakit Paru Interstisial Berdasar Tipe

Berbagai Penyakit yang Ditangani oleh Dokter Spesialis Paru

Seseorang yang tengah mengalami masalah pada paru-paru akan ditandai dengan sesak napas, batuk berdarah, dan batuk yang berkepanjangan. Sebaiknya segera diskusikan dengan dokter, ya! Jika keadaan kamu tidak memungkinkan untuk ditangani oleh dokter umum, biasanya dokter akan merujuk pengidap untuk menemui dokter spesialis paru. Beberapa kondisi yang biasanya ditangani oleh dokter spesialis paru, antara lain:

  • Pneumonia

Pneumonia merupakan infeksi pada paru-paru yang menyebabkan kantung udara dalam paru meradang dan membengkak. Kondisi ini biasa dikenal dengan paru-paru basah, karena paru-paru dipenuhi dengan cairan lendir atau air.

Gejala pada pengidap pneumonia ditandai dengan mual atau muntah, demam, sesak napas, berkeringat dan menggigil, diare, selera makan menurun, detak jantung menjadi cepat, lemas, nyeri dada ketika menarik napas atau batuk, serta batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning, hijau, atau disertai darah

  • Asma

Asma merupakan salah satu jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan. Penyakit ini akan ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Selain itu, gejala dapat meliputi batuk-batuk, dada terasa sesak, dan mengi saat bernapas.

  • Bronkitis

Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi pada bronkus. Bronkus sendiri merupakan saluran yang membawa udara menuju paru-paru. Seseorang dengan bronkitis ditandai dengan munculnya gejala batuk yang berlangsung selama satu minggu atau lebih, meriang, pegal pada seluruh tubuh, serta meriang.

  • Bronkiektasis

Bronkiektasis merupakan kondisi ketika saluran bronkus dalam paru-paru mengalami kerusakan, penebalan, atau pelebaran secara permanen. Kondisi ini dapat terjadi pada lebih dari satu cabang bronkus. Penyakit ini ditandai dengan mengi, sesak napas, nyeri sendi, batuk berdahak yang disertai dengan darah, mengalami infeksi saluran pernapasan berulang, merasa terus kelelahan, serta kehilangan berat badan.

  • Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

PPOK merupakan penyakit peradangan paru yang dapat berkembang dalam jangka waktu panjang. PPOK akan menghalangi aliran udara dari paru-paru karena terhalang pembengkakan dan lendir atau dahak, sehingga pengidapnya kesulitan bernapas. Penyakit ini ditandai dengan bibir dan kuku jari membiru, merasa kelelahan, penurunan berat badan, serta mengi.

Baca juga: Bagaimana Penyakit Paru Interstitial Didiagnosis?

Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai penyakit dan gangguan paru, kamu bisa berdiskusi ke dokter umum. Jika penyakit yang kamu alami merupakan penyakit yang perlu ditangani oleh dokter spesialis paru, dokter umum merujuk kamu kepada dokter spesialis paru guna pengobatan lebih lanjut. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa berdiskusi langsung dengan membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu melalui Halodoc. Yuk,  download aplikasinya segera!