12 July 2018

Perbedaaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

Serangan jantung, gagal jantung, perbedaan serangan jantung dan gagal jantung

Halodoc, Jakarta – Serangan jantung dan gagal jantung memang menyerang organ yang sama. Diantara keduanya, tetap ada perbedaan yang perlu diketahui. Ini termasuk penyebab, gejala, hingga cara penanganannya. Lantas, apa sih perbedaan serangan jantung dan gagal jantung? Cari tahu perbedaannya di sini, yuk!

Baca juga: 4 Penyebab Serangan Jantung yang Tidak Disadari

Serangan Jantung

Serangan jantung (infark miokard) adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah menuju ke jantung terhambat. Kondisi ini berdampak pada rusak dan hancurnya otot jantung yang bisa berakibat fatal, seperti kematian. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui seputar serangan jantung:

 

  • Penyebab

 

Penyebab serangan jantung antara lain: obesitas, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi (hipertensi), stres, peradangan pada arteri, penggumpalan pembuluh darah, dan penyakit jantung.

 

  • Gejala

 

Gejala serangan jantung umumnya sesak napas, mual, keringat dingin, pusing, cemas, hingga nyeri dada yang bisa menjalar ke bagian tubuh lain, seperti lengan kiri, rahang, dan leher.

 

  • Penanganan

 

Serangan jantung bisa ditangani dengan menghirup udara sebanyak-banyaknya. Antara lain dengan meregangkan pakaian yang ketat atau memberikan napas buatan. Jika cara ini tidak membuat keadaan membaik, segeralah menghubungi ahli medis. Sebab, serangan jantung yang parah atau terlambat ditangani bisa menyebabkan komplikasi yang serius.

 

  • Perawatan

 

Perawatan yang bisa dilakukan untuk pengidap serangan jantung adalah terapi oksigen, konsumsi obat-obatan, dan menerapkan gaya hidup sehat (seperti menjaga pola makan dan olahraga teratur).

Gagal Jantung

Gagal jantung adalah kondisi saat otot jantung menjadi sangat lemah, sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah jantung kongestif. Biasanya, gagal jantung muncul tiba-tiba, tanpa peringatan, dan dipicu oleh kerusakan dalam organ. Akibatnya, suplai darah ke organ tubuh penting terganggu dan menimbulkan keluhan fisik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui seputar gagal jantung:

 

  • Penyebab

 

Gagal jantung disebabkan oleh rangsangan elektrik dalam jantung yang membuat detaknya tak beraturan. Gagal jantung juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti hipertensi, penyakit jantung koroner (serangan jantung), kerusakan pada otot jantung (kardiomiopati), radang otot jantung (miokarditis), kerusakan katup jantung, gangguan ritme jantung, hipertiroidisme, anemia, diabetes, dan cacat jantung sejak lahir.

 

  • Gejala

 

Gejala umum yang dialami pengidap gagal jantung antara lain sesak napas, kelelahan berlebih, jantung berdebar-debar tidak teratur (palpitasi), munculnya perasaan cemas, serta pembengkakan kaki dan pergelangan kaki.

 

  • Penanganan

 

Penanganan gagal jantung bisa dilakukan melalui CPR oleh ahli medis. CPR (cardiopulmonary resusication) adalah usaha untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan sirkulasi, serta penanganan akibat terhentinya fungsi atau denyut jantung pada orang-orang yang mengidap gagal jantung secara tiba-tiba.

 

  • Perawatan

 

Perawatan jangka panjang bagi pengidap gagal jantung meliputi obat-obatan, operasi, dan pemasangan alat yang membantu detak jantung normal kembali. Agar perawatannya optimal, pengidap gagal jantung perlu mengombinasikan perawatan yang sedang dilakukan dengan gaya hidup sehat. Diantaranya adalah berolahraga secara teratur, menjaga pola makan yang sehat, membatasi konsumsi minuman beralkohol, dan menghentikan kebiasaan merokok.


Itulah perbedaan serangan jantung dan gagal jantung. Kalau kamu punya pertanyaan lain seputar serangan dan gagal jantung, tanyakan saja pada dokter Halodoc. Sebab melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa bertanya kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!