Ketahui Perbedaan Gejala Pembengkakan dan Kanker Kelenjar Getah Bening

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ketahui Perbedaan Gejala Pembengkakan dan Kanker Kelenjar Getah Bening

Halodoc, Jakarta - Mau tahu seberapa penting peran kelenjar getah bening pada tubuh? Kelenjar getah bening merupakan bagian tubuh yang memegang peran penting dalam sistem imun. Ibarat kata, mereka sebagai “pasukan” yang siap sedia untuk mengatasi berbagai infeksi. Nah, sudah tahu kan seberapa vital perannya bagi tubuh kita?

Kelenjar getah bening sendiri merupakan struktur jaringan kecil yang bentuknya menyerupai kacang merah. Kelenjar ini dapat berukuran sekecil kepala peniti atau sebesar buah zaitun. Setidaknya ada ratusan kelenjar ini dalam tubuh yang bisa ditemukan sendiri atau dalam kumpulan. Kelenjar yang berkumpul ini banyak terdapat pada leher, paha bagian dalam, ketiak, sekitar usus, dan di antara paru-paru.

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Kelenjar Getah Bening

Sayangnya, kelenjar ini juga amat rentan terhadap gangguan dan penyakit. Contohnya, pembengkakan kelenjar getah bening yang sering terjadi. Di samping itu, banyak yang bertanya-tanya, apakah pembengkakan itu hal yang normal atau penyakit yang berbahaya alias kanker? Yang perlu digarisbawahi, pembengkakan kelenjar getah bening enggak selalu berwujud kanker getah bening.

Nah, berikut perbedaan gejala pembengkakan kelenjar getah bening dan kanker getah bening.

Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening ini bisa dipicu berbagai hal. Mulai dari infeksi, penyakit pada sistem kekebalan tubuh atau kanker. Ketika infeksi terjadi biasanya kelenjar getah bening ini akan membengkak untuk memberikan sinyal. Namun, setelah infeksinya mereda, kelenjar ini akan mengempis dengan sendirinya.

Yang mesti diingat, ada tanda-tanda yang mesti kamu awasi ketika kelenjar ini membengkak. Sebab, bisa saja dikarenakan oleh penyebab yang lebih serius. Nah, segeralah temui dokter bila dirimu mengalami kondisi di bawah ini:

Baca juga: Bengkak pada Kelenjar Getah Bening Anak, Hati-hati Kanker Limfoma

  • Mengalami demam yang tak kunjung mereda.

  • Mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

  • Kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab yang jelas, disertai badan yang terasa lemas.

  • Mengalami sakit tenggorokan yang membuat sulit bernapas atau menelan.

  • Kelenjar getah bening membengkak lebih dari dua minggu dan disertai dengan ukuran yang makin membesar.

  • Selalu berkeringat di malam hari.

Gejala Kanker Getah Bening

Lain pembengkakan kelenjar getah bening, lain pula kanker kelenjar getah bening. Kanker kelenjar getah bening (limfoma) merupakan penyakit yang sangat serius, sebab bisa berdampak kematian. Lalu, seperti apa gejala-gejalanya?

Baca juga: 5 Kanker Pada Pria yang Sulit Dideteksi

  • Pembengkakan kelenjar di bagian leher, ketiak, atau pangkal paha. Benjolan ini tak terasa nyeri merupakan tanda dari pembesaran kelenjar getah benig.

  • Demam.

  • Batuk dan sesak napas.

  • Menggigil.

  • Gatal.

  • Perut membesar (karena pembesaran organ limfa)

  • Keringat di malam hari.

  • Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang.

  • Kelelahan atau kekurangan energi.

  • Berkeringat di malam hari.

  • Berat badan menurun.

  • Kehilangan selera makan.

  • Kejang.

  • Sakit kepala.

  • Adanya darah dalam tinja atau muntah.

  • Kejang.

  • Neuropati.

  • Perdarahan yang parah, misalnya haid dengan volume darah berlebihan atau mimisan.

Munculnya gejala limfoma ini juga dipengaruhi oleh stadium kankernya (1–4 stadium). Dalam banyak kasus, limfoma tak menimbulkan gejala apapun pada stadium awal.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah kanker atau pembengkakan kelenjar getah bening? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!