19 April 2018

Perlukah Orang tua Berteman dengan Anak di Medsos

Perlukah Orang tua Berteman dengan Anak di Medsos

Halodoc, Jakarta – Perkembangan teknologi kini sudah semakin cepat dan dekat dengan anak. Orang tua mungkin sudah mengetahui dan memaklumi saat sang buah hati terlihat lebih sering berada di belakang komputer atau ponsel. Biasanya, mereka menghabiskan waktu untuk “berselancar” di dunia maya, salah satunya media sosial alias medsos.

Sebagai orang tua, mungkin ibu pernah merasa penasaran dan ingin tahu apa saja yang dilakukan anak di internet. Namun, saat hendak ingin mengeceknya, akun medsos anak ternyata malah dikunci, yang artinya hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang ada dalam daftar teman. Lantas, perlukah para orang tua berteman dengan anak di media sosial?

Nyatanya, sebuah penelitian menemukan bahwa saat ini penggunaan ponsel dan internet sudah semakin meningkat, terutama di kalangan ibu-ibu. Meskipun rata-rata aktivitas internet para ibu adalah berbelanja di toko online. Nah, selain berbelanja, orang tua juga disarankan untuk aktif memantau pergaulan anak di dunia maya. Sebab, salah satu cara untuk menjaga anak-anak dari pengaruh buruk media sosial adalah dengan berteman di medsos.

Namun ingat, bagaimana pun anak sedang berada pada masa perkembangan yang penuh dengan rasa ingin tahu. Jangan sampai kehadiran orang tua di lingkaran pertemanan internet malah membuat anak menjadi tidak nyaman dan merasa dicurigai.  

Orang tua harus bijak dan memercayai anak. Berteman di media sosial bisa membantu ibu mengetahui segala aktivitas. Namun, tetap perlu memberi batasan sampai mana orang tua perlu ikut campur. Sebab terkadang, anak hanya ingin diperhatikan saat ia menyelesaikan masalahnya sendiri. Membiarkan anak menyelesaikan masalahnya merupakan salah satu tanda rasa percaya dari orang tua.

Saat anak melakukan satu hal yang salah di medsos, tugas orang tua adalah untuk mencoba “menolong” dan mengatakan padanya dengan cara terbaik. Bukan memarahi dengan kalap, perlakuan seperti ini malah bisa melukai anak dan membuatnya mengalami hal yang lebih buruk.

(Baca juga: Ibu Zaman Now, Perlukah Anak Dibuatkan Akun Instagram?)

Salah satu cara agar anak mau berteman dengan orang tua di medsos adalah menjadi pengguna yang cerdas dan keren. Jangan melulu membagikan atau mengomentari hal-hal yang tidak penting, terutama di akun si anak. Cukup amati dan ikuti saja apa yang ia lakukan di internet.

Berteman dengan anak juga bisa dijadikan ajang untuk mengajarkannya cerdas dalam bermedia sosial. Orang tua bisa memberi contoh sebagai pengguna yang baik. Misalnya dengan cara tidak membuat status yang galau, menyindir, apalagi memaki orang lain.

Terakhir, orang tua juga harus mengimbangi komunikasi dengan anak, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Jangan hanya karena terlalu sibuk di internet, ibu jadi lupa menyapa anak yang secara tak langsung membuatnya semakin tenggelam dan semakin banyak menghabiskan waktu untuk bermedia sosial.

Daripada selalu berusaha mengikuti aktivitas internet anak sampai lupa waktu, coba buat peraturan dan ciptakan waktu untuk saling bercerita, tentunya tanpa internet dan ponsel. Dalam kesempatan itu, ibu bisa meminta si kecil untuk menceritakan apa saja yang sedang ia gemari, bagaimana pertemanannya berjalan, apakah semua baik-baik saja di internet maupun di kehidupan nyata.

Selain memantau media sosial, ibu juga bisa menggunakan smartphone untuk pertolongan pertama saat anak atau keluarga sakit, lho. Unduh aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play untuk membeli obat, vitamin atau produk kesehatan lain. Melalui layanan antar Halodoc, pesanan akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam!