14 March 2018

Pertolongan Pertama Overdosis Narkoba

Pertolongan Pertama Overdosis Narkoba

Halodoc, Jakarta – Overdosis terjadi saat seseorang mengonsumsi obat-obatan atau jenis narkoba tertentu secara berlebihan alias melebihi dosis yang dapat diterima tubuh. Biasanya, kondisi ini akan mendatangkan efek samping hingga keracunan bahkan kematian pada siapa saja yang mengalami hal ini.

Jika kamu menemukan seseorang yang mengalami hal ini, jangan panik. Coba lakukan beberapa pertolongan pertama untuk mengurangi risiko kematian saat overdosis narkoba. Apa saja yang harus dilakukan?

  1. Cari Bantuan Medis

Hal pertama yang harus dilakukan saat melihat seseorang menunjukkan gejala overdosis narkoba adalah dengan menghubungi bantuan medis. Kamu bisa menghubungi rumah sakit terdekat untuk segera mendapat bantuan. Usahakan untuk selalu tenang agar korban bisa ditangani dengan baik.

Sambil menunggu bantuan medis datang, kamu harus selalu memerhatikan kondisi orang yang mengalami overdosis. Namun jika bantuan dirasa terlalu lama, atau ada kendala pada lokasi penjemputan, segera larikan korban dengan kendaraan pribadi. Orang yang mengalami overdosis harus segera mendapatkan pertolongan medis, karena efek dari overdosis obat biasanya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk merusak tubuh.

  1. Pantau Nafas Korban

Salah satu yang dapat mencegah korban overdosis mengalami serangan mendadak adalah jalur pernapasan yang tidak terhalang apapun. Jika korban masih bernafas meski telah kehilangan kesadaran, pastikan ia berada pada posisi yang tepat.

Usahakan untuk menempatkan korban pada posisi yang bisa membuat jalan napas terbuka. Misalnya dengan memiringkan kepalanya ke arah belakang dan mengangkat dagu, ingat juga untuk melonggarkan pakaian atau aksesoris lain yang bisa menyebabkan jalan pernapasan terganggu. Posisi ini dapat membantu jalan pernapasan serta menghindari korban tersedak muntahan atau cairan lain yang mungkin keluar dari mulutnya.

Sebaiknya tidak memaksa korban untuk memuntahkan atau mengeluarkan sesuatu yang ia telan. Alih-alih membantu, hal itu ternyata malah bisa membahayakan. Jangan pula memberi air atau cairan apapun ke korban overdosis narkoba.

  1. Lakukan Pertolongan Pertama

Jika dibutuhkan dan kondisi semakin memburuk, cobalah untuk memberi pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru atau CPR. Mulailah dengan meletakkan kedua tangan pada bagian dada korban. Dan lakukan gerakan naik turun seperti memompa.

Menurut The American Heart Association (AHA) penolong yang melakukan CPR harus berfokus pada kompresi dada ketimbang pernapasan buatan melalui mulut. Sebelum memberikan pertolongan ini, pastikan terlebih dahulu bahwa korban sudah berada pada posisi berbaring yang benar. Kalau ragu, kamu bisa meminta bantuan kepada orang yang lebih berpengalaman atau minta panduan melakukan CPR dari ahli atau tenaga medis melalui saluran telepon.

  1. Penyebab Overdosis

Sebagai orang yang memberi pertolongan, sebaiknya kamu harus selalu mendampingi korban sekalipun sudah di tangan dokter. Sambil memberi pertolongan, cobalah untuk menemukan dan mengumpulkan jenis obat penyebab overdosis.

Dengan mengetahui jenis obat apa yang menyebabkan overdosis dapat membantu dokter memilih tindakan medis apa yang perlu segera diambil. Satu hal lagi yang harus diingat, saat memberi pertolongan overdosis, jangan pernah terkecoh dengan reaksi obat yang terkesan lambat. Sebab meskipun korban terlihat baik-baik saja, ada kemungkinan itu termasuk dalam proses dan gejala overdsis bisa saja muncul secara tiba-tiba.  

Bisa juga pakai aplikasi Halodoc untuk meminta saran dari dokter segera. Dokter bisa dihubungi via Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi tindakan apa yang harus dilakukan saat melakukan pertolongan pertama. Download segera aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!