Pilihan Pengobatan untuk Atasi Pompholyx

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pilihan Pengobatan untuk Atasi Pompholyx

Halodoc, Jakarta - Kulit cerah dan bersih adalah impian bagi banyak orang. Walau begitu, terkadang kebanyakan orang sulit untuk menghindari gangguan yang terjadi pada kulit. Kulit kamu mungkin saja mengalami lepuhan yang berisi cairan, terasa gatal yang parah, dan timbul rasa terbakar. Hal ini disebut juga dengan pompholyx.

Gangguan yang disebut juga dengan eksim dishidrotik ini umumnya menyerang jari-jari, telapak tangan, serta telapak kaki. Kamu mungkin mengalami gangguan ini yang berhubungan dengan alergi musiman atau tingkat stres yang tinggi. Lalu, pengobatan pompholyx apa yang tepat untuk mengatasinya? Berikut bahasan lengkap tentang hal ini!

Baca juga: Adakah Pencegahan untuk Pompholyx?

Pengobatan Efektif Atasi Pompholyx

Gangguan pompholyx adalah terjadinya lepuhan kecil yang sangat gatal dan seringnya menyerang bagian tangan. Hal ini lebih rentan terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Gangguan ini juga dapat terjadi pada semua jenis umur, terutama pada orang dewasa dengan usia di bawah 40 tahun. Penyakit yang mempunyai nama lain eksim dishidrotik adalah bentuk eksim yang umum terjadi.

Pompholyx berhubungan erat dengan alergi musiman, lepuhan yang terjadi pada musim alergi, seperti musim semi. Lepuhan tersebut dapat bertahan hingga tiga minggu sebelum mulai mengering, walaupun dapat menjadi lebih besar dan menimbulkan rasa sakit. Setelah kering, kamu mungkin mengalami kulit yang menebal jika kerap menggaruknya.

Baca juga: Faktor yang Tingkatkan Risiko Pompholyx

Lepuhan pada kulit ini dapat menyebabkan terkelupasnya bagian yang terserang, sehingga lebih berisiko untuk mengalami infeksi. Maka dari itu, kamu harus tahu pengobatan pompholyx yang efektif untuk mengatasinya agar tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan gangguan tersebut:

Kamu dapat mengatasi gangguan tersebut dengan perawatan di rumah, seperti merendam tangan dan kaki di dalam air dingin atau mengompresnya selama 15 menit. Hal tersebut dapat dilakukan sebanyak dua hingga empat kali dalam sehari, diikuti oleh penggunaan pelembap atau krim yang berguna untuk memperbaiki gangguan yang terjadi.

Untuk gangguan yang parah, dokter mungkin akan meresepkan steroid topikal, TCI, atau fototerapi. Selain itu, kamu juga harus mengeringkan lepuhan setiap harinya, atau mengoleskan obat di tangan dan kaki untuk mengurangi keringat dan basah. Hal tersebut karena keringat dapat memicu terjadinya gangguan eksim jenis ini.

Jika dibiarkan, kamu mungkin memiliki risiko untuk mengalami infeksi yang dapat memicu gejala lainnya. Jika kamu mencurigai terdapat infeksi di daerah hal tersebut menyerang, ada baiknya langsung memeriksakannya ke dokter untuk pemeriksaan fisik. Selain itu, kamu juga mungkin tertukar dengan dermatitis atopik dan dermatitis kontak.

Jika kamu punya pertanyaan tentang cara melakukan pengobatan terhadap pompholyx, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini.

Baca juga: Kulit Gatal dan Terasa Terbakar, Waspada Pompholyx

Diet untuk Pengobatan Pompholyx

Kamu juga dapat melakukan diet apabila kondisi tersebut tidak merespons baik terhadap pengobatan yang dikonsumsi. Selain itu, kamu juga dapat melakukan ini agar dampak perbaikannya lebih efektif. Pengurangan makanan yang mengandung kobalt atau nikel sangat penting untuk dilakukan. Logam yang masuk ke tubuh dapat memperburuk gangguan kulit ini.

Beberapa makanan yang harus kamu hindari adalah:

  • Tauge.

  • Daging kalengan, termasuk tuna.

  • Kacang mete dan kacang merah.

  • Kacang-kacangan.

  • Produk kedelai dan biji-bijian.

Maka dari itu, diet juga sangat penting dilakukan untuk menjaga asupan hari-hari kamu agar gangguan tersebut lebih mudah diatasi. Dengan begitu, lepuhan yang timbul akan lebih cepat menutup sehingga kamu dapat beraktivitas dengan normal. Memang harus ada yang dikorbankan agar mendapatkan tubuh yang lebih sehat.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. What is dyshidrotic eczema?
National Eczema. Diakses pada 2019. Dyshidrotic Eczema