• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 20 Agustus 2021
Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak

“Radang tenggorokan pada anak adalah salah satu kondisi yang umum terjadi, tetapi tidak boleh disepelekan. Pengobatan untuk kondisi ini tergantung pada apa yang jadi penyebabnya. Bila karena infeksi virus, cukup dengan perawatan rumahan, sedangkan jika akibat infeksi bakteri, pemberian antibiotik oleh dokter mungkin diperlukan.”

Halodoc, Jakarta – Apakah Si Kecil sedang mengeluh tenggorokannya terasa tidak nyaman? Ibu, itu bisa menjadi gejala radang tenggorokan atau dikenal dengan sebutan faringitis. Sama seperti orang dewasa, radang tenggorokan pada anak juga dapat menimbulkan gejala yang mengganggu, seperti perih, gatal, dan kering di tenggorokan.

Kondisi ini tentu dapat membuat ibu khawatir, karena anak jadi lebih rewel, bahkan nafsu makannya juga menurun. Oleh karena itu, penting mengetahui pilihan pengobatan apa yang bisa diberikan. Yuk, simak pembahasannya lebih lanjut!

Baca juga: Ini 9 Gejala Sakit Tenggorokan Serius yang Perlu ke Dokter

Cara Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak

Seperti apa pengobatan untuk mengatasi radang tenggorokan pada anak tergantung pada penyebabnya. Pada kasus radang tenggorokan akibat infeksi virus, biasanya kondisi dapat membaik dengan perawatan rumahan. Sementara bila disebabkan oleh bakteri, pemberian antibiotik oleh dokter mungkin diperlukan.

Sebagai perawatan rumahan, untuk meredakan gejala, ibu bisa melakukan upaya berikut ini:

  • Pastikan Si Kecil minum air putih yang cukup agar terhidrasi dengan baik.
  • Beri cairan dingin seperti es loli buah, untuk meredakan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
  • Berkumur air garam.
  • Mengisap permen pelega tenggorokan (untuk anak-anak usia 4 tahun atau lebih).
  • Beri obat pereda nyeri OTC, seperti ibuprofen atau acetaminophen, sesuai kebutuhan.

Bicarakan pada dokter di aplikasi Halodoc tentang dosis pemberian obat pereda nyeri yang tepat untuk anak. Bila tak kunjung membaik, bawa Si  Kecil ke dokter agar bisa diperiksa lebih lanjut. Jika radang tenggorokan pada anak disebabkan oleh infeksi bakteri streptokokus, dokter mungkin akan mengambil sampel dari tenggorokan anak untuk dianalisis dan memberi resep antibiotik.

Jika anak tidak merespons obat pereda nyeri yang dijual bebas, dokter mungkin akan meresepkan kortikosteroid jangka pendek. Namun, bila Si Kecil mengalami infeksi bakteri yang menyebabkan nanah menumpuk di bagian belakang tenggorokan, mereka mungkin perlu dirawat di rumah sakit.

Kondisi seperti ini memerlukan pengobatan dengan antibiotik, dan anak-anak mungkin juga perlu menemui spesialis telinga, hidung dan tenggorokan. Ibu bisa membicarakan rencana pengobatan Si Kecil dengan dokter lebih lanjut.

Baca juga: Kenali Gejala Radang Tenggorokan pada Balita

Pahami Penyebab dan Gejalanya

Seperti disinggung sebelumnya, penyebab radang tenggorokan pada anak umumnya adalah infeksi virus dan bakteri. Paling sering, kondisi ini terjadi akibat infeksi virus seperti pilek, flu, atau demam kelenjar. Infeksi bakteri jauh lebih jarang terjadi. Biasanya penyebabnya termasuk infeksi streptokokus dan infeksi telinga.

Jika amandel anak bengkak dan merah, ada kemungkinan tonsilitis yang jadi penyebab dari radang tenggorokan. Selain itu, sariawan juga bisa menyebabkan sakit tenggorokan.

Pada kasus radang tenggorokan akibat flu, Si Kecil kemungkinan akan mengalami gejala lain seperti pilek, batuk, sakit telinga, demam, kelelahan, dan nafsu makan yang buruk.

Ini lebih mungkin menjadi infeksi streptokokus jika anak lebih tua dari tiga tahun, dan jika ia mengalami pembengkakan pada kelenjar di leher, amandel merah bengkak dengan bintik-bintik putih, dan ruam. Anak mungkin juga mengalami demam, sakit perut, dan muntah. Sakit tenggorokan jenis ini mungkin tidak disertai dengan pilek dan batuk.

Selain itu, demam kelenjar juga menjadi penyebab yang relatif umum dari radang tenggorokan pada anak yang lebih besar. Jika Si Kecil mengalami demam kelenjar, pembengkakan kelenjar getah bening yang besar dan kelelahan dalam waktu yang lama mungkin bisa terjadi.

Baca juga: Mudah Menular, Ini Penyebab Radang Tenggorokan

Ibu harus membawa anak ke dokter umum jika ia mengalami sakit tenggorokan disertai gejala, seperti:

  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Berliur lebih dari biasanya.
  • Mengeluh leher kaku atau bengkak.
  • Tidak bisa sepenuhnya membuka mulut.
  • Mengalami demam tanpa sebab yang jelas.

Bila merasa tidak yakin dengan gejala yang dialami anak, menemui dokter adalah pilihan yang tepat. Radang tenggorokan pada anak umumnya dapat disembuhkan dengan pengobatan medis dan perawatan rumahan. Terutama bisa dideteksi dan ditangani sesegera mungkin.

Referensi:
Raising Children. Diakses pada 2021. Sore Throat.
Kids Health. Diakses pada 2021. First Aid: Sore Throat.