Puasa Meringankan Penyakit Kronis, Apa Saja?

Puasa Meringankan Penyakit Kronis, Apa Saja?

Halodoc, Jakarta – Manfaat puasa bagi kesehatan sangat beragam. Mulai dari menurunkan berat badan, mengurangi kecanduan terhadap makanan atau minuman tertentu, hingga memperbaiki suasana hati. Namun, tahukah kamu jika puasa bisa mengurangi risiko penyakit kronis?

Baca Juga: Jangan Khawatir Sakit, 6 Manfaat Berpuasa

Orang yang rutin berpuasa memiliki risiko lebih rendah untuk mengidap penyakit jantung dibandingkan orang yang tidak pernah atau jarang puasa. Bagaimana bisa? Apa saja penyakit kronis yang bisa dicegah atau diatasi dengan puasa? Ini penjelasan lengkapnya.

Manfaat Puasa dalam Mengatasi Penyakit Kronis

1. Penyakit Jantung

Puasa bisa meringankan penyakit jantung karena selama puasa bisa perubahan pola makan yang menyebabkan perubahan metabolisme tubuh. Asupan makanan yang berkurang selama puasa juga "memaksa" tubuh menggunakan cadangan lemak untuk dijadikan sumber energi darurat.

Proses ini membantu pembuluh darah dan jantung bekerja lebih efektif untuk memompa darah dan mengalirkan darah. Semakin efektif kinerja jantung, semakin terjaga tekanan darah dan kadar kolesterol selama puasa. Alhasil, risiko penyakit jantung semakin berkurang.

2. Hipertensi

Selama puasa, asupan garam yang menjadi pemicu naiknya tekanan darah menjadi berkurang. Puasa mengurangi elektrolit tubuh, sehingga tekanan darah menurun. Diketahui saat puasa, tekanan darah sistolik turun menjadi 129.9±17 mmHg, yang semula 132.9±16 mmHg. Penurunan tekanan darah juga dipengaruhi oleh berat badan yang cenderung selama puasa.

3. Diabetes Tipe 2

Pengaturan asupan makan selama puasa membantu menurunkan gula darah tinggi pada pengidap diabetes. Perubahan pola makan yang menjadi dua kali sehari saat puasa dapat memperbaiki resistensi insulin pada pengidap diabetes.

Baca Juga: 5 Jenis Penyakit yang Rentan Terjadi Saat Puasa

4. Obesitas

Obesitas merupakan pemicu penyakit kronis lain, seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, hingga kanker. Kabar baiknya, risiko obesitas bisa berkurang saat puasa. Sebuah studi berbasis hewan dari Hospital for Sick Children di Kanada menunjukkan bahwa puasa membantu pengidap obesitas untuk memperbaiki kondisinya.

Selain itu, puasa memicu sistem kekebalan tubuh melepas sel darah putih (disebut makrofag) dalam sel-sel lemak untuk melawan peradangan. Makrofag tersebut secara aktif akan merangsang pembakaran lemak yang disimpan dalam tubuh, sehingga membantu proses penurunan berat badan.

Baca Juga: Puasa Bisa Mengeluarkan Racun dari Tubuh, Benarkah?

Itulah empat penyakit kronis yang bisa diatasi dengan berpuasa. Manfaat puasa dalam meringankan penyakit kronis tidak didapatkan dengan mudah, kamu harus memperhatikan asupan dan porsi makan saat sahur dan berbuka. Jika dilakukan sembarangan, kamu justru rentan mengalami keluhan saat puasa, seperti dehidrasi, asam lambung naik, hingga kelelahan berlebih. Nah, kalau kamu punya keluhan sakit saat puasa, jangan ragu berbicara dengan dokter Halodoc.

Kamu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!