Ad Placeholder Image

Push Up Membakar Berapa Kalori? Ternyata Segini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Push Up Bakar Berapa Kalori? Ini Rahasia Pembakar Lemakmu!

Push Up Membakar Berapa Kalori? Ternyata Segini!Push Up Membakar Berapa Kalori? Ternyata Segini!

Apa itu Push-up?

Push-up adalah salah satu latihan kekuatan tubuh bagian atas yang paling fundamental dan efektif. Latihan ini melibatkan otot dada, bahu, trisep, dan juga mengaktifkan otot inti untuk menjaga stabilitas tubuh. Gerakannya sederhana, dimulai dari posisi plank dengan tangan selebar bahu, kemudian menurunkan tubuh hingga dada mendekati lantai, lalu mendorongnya kembali ke posisi awal. Push-up dapat dilakukan di mana saja tanpa memerlukan peralatan khusus, menjadikannya pilihan populer untuk menjaga kebugaran.

Push-up Membakar Berapa Kalori? Fakta dan Variasi

Banyak yang bertanya, “push-up membakar berapa kalori?” Rata-rata, push-up dapat membakar sekitar 7 kalori per menit. Namun, angka ini sangat bervariasi bagi setiap individu. Jika dihitung per repetisi, perkiraan pembakaran kalori berkisar antara 0.29 hingga 0.6 kalori per repetisi, tergantung pada intensitas dan berat badan pelakunya. Perlu dipahami bahwa efek utama push-up lebih condong pada pembangunan massa otot daripada pembakaran kalori instan dalam jumlah besar.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Pembakaran Kalori dari Push-up

Jumlah kalori yang dibakar saat melakukan push-up tidaklah statis. Beberapa faktor kunci berperan dalam menentukan seberapa banyak energi yang dikeluarkan:

  • Berat Badan: Individu dengan berat badan lebih tinggi umumnya akan membakar lebih banyak kalori karena tubuh mereka memerlukan lebih banyak energi untuk menggerakkan massa yang lebih besar melawan gravitasi.
  • Intensitas Latihan: Melakukan push-up dengan tempo cepat atau melakukan variasi yang lebih sulit (misalnya, push-up satu tangan, decline push-up, atau push-up plyometrik) akan meningkatkan detak jantung dan memaksa otot bekerja lebih keras, sehingga membakar lebih banyak kalori.
  • Usia: Metabolisme tubuh cenderung melambat seiring bertambahnya usia, yang dapat memengaruhi laju pembakaran kalori.
  • Jenis Kelamin: Perbedaan komposisi tubuh antara pria dan wanita (pria cenderung memiliki massa otot lebih banyak) dapat memengaruhi laju metabolisme basal dan pembakaran kalori saat berolahraga.
  • Tingkat Kebugaran: Seseorang yang sudah terlatih mungkin memerlukan intensitas lebih tinggi untuk membakar jumlah kalori yang sama dibandingkan dengan seseorang yang baru memulai.

Membangun Otot: Kunci Pembakaran Kalori Jangka Panjang

Meskipun pembakaran kalori instan dari push-up mungkin tidak setinggi olahraga kardio intensitas tinggi, manfaat jangka panjangnya sangat signifikan. Push-up adalah latihan kekuatan yang sangat efektif untuk membangun dan mempertahankan massa otot. Otot membakar lebih banyak kalori saat istirahat dibandingkan dengan lemak. Ini berarti, semakin banyak massa otot yang dimiliki seseorang, semakin tinggi tingkat metabolisme basalnya, dan semakin banyak kalori yang dibakar tubuh sepanjang hari, bahkan saat tidak berolahraga.

Dengan kata lain, push-up membantu menciptakan “pabrik pembakar kalori” yang lebih efisien di dalam tubuh. Investasi waktu dalam membangun otot melalui push-up akan memberikan dividen pembakaran kalori yang berkelanjutan seiring waktu.

Strategi Meningkatkan Pembakaran Kalori Melalui Push-up

Untuk memaksimalkan pembakaran kalori dari push-up, beberapa strategi dapat diterapkan:

  • Tingkatkan Intensitas: Lakukan push-up dengan tempo lebih cepat, atau coba variasi yang lebih menantang seperti push-up decline (kaki lebih tinggi dari tangan), push-up pike (posisi menyerupai huruf V terbalik), atau push-up dengan beban (misalnya, meletakkan piring beban di punggung).
  • Variasikan Set dan Repetisi: Alih-alih hanya melakukan satu jenis push-up, variasikan jumlah set dan repetisi, atau kombinasikan dengan jeda istirahat yang lebih pendek untuk menjaga detak jantung tetap tinggi.
  • Gabungkan dengan Olahraga Lain: Push-up akan lebih efektif dalam membakar kalori jika dikombinasikan dengan latihan kardio (seperti lari, bersepeda, atau lompat tali) atau latihan kekuatan lainnya dalam sirkuit.
  • Fokus pada Bentuk yang Benar: Memastikan bentuk tubuh yang benar tidak hanya mencegah cedera tetapi juga memastikan otot bekerja secara optimal, meningkatkan efektivitas latihan.

Kesimpulan: Optimalkan Push-up untuk Kesehatan Anda

Push-up adalah latihan yang sangat bermanfaat, tidak hanya untuk membangun kekuatan dan massa otot, tetapi juga berkontribusi pada pembakaran kalori. Meskipun jumlah kalori yang dibakar per sesi bervariasi, efek jangka panjangnya dalam meningkatkan metabolisme melalui pembangunan otot sangatlah berharga. Untuk mencapai tujuan kesehatan yang optimal, sangat direkomendasikan untuk mengintegrasikan push-up ke dalam rutinitas latihan yang komprehensif, dikombinasikan dengan nutrisi seimbang.

Jika memiliki kekhawatiran atau kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi di Halodoc. Mereka dapat memberikan rekomendasi yang sesuai untuk kondisi tubuh masing-masing individu, memastikan latihan yang dilakukan aman dan efektif.