Ad Placeholder Image

Pusing Bagian Mata? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Kenapa Pusing Bagian Mata? Jangan Panik, Ini Sebabnya

Pusing Bagian Mata? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya.Pusing Bagian Mata? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya.

Apa Itu Pusing di Bagian Mata?

Pusing di bagian mata adalah sensasi tidak nyaman yang terasa di sekitar mata, seringkali disertai dengan rasa berat, tegang, atau tekanan. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada konsentrasi dan aktivitas sehari-hari. Pusing ini bukan penyakit tunggal, melainkan gejala dari berbagai kondisi medis yang mendasarinya.

Gejala yang Menyertai Pusing di Bagian Mata

Selain rasa pusing itu sendiri, seringkali ada gejala lain yang muncul bersamaan, memberikan petunjuk tentang penyebabnya. Memahami gejala tambahan dapat membantu dalam diagnosis yang lebih akurat.

  • Penglihatan Kabur: Pandangan terasa buram atau kurang jelas.
  • Nyeri: Rasa sakit atau nyeri di sekitar mata, kening, atau pelipis.
  • Mata Kering: Sensasi mata perih atau terasa mengganjal.
  • Sensitivitas Cahaya: Mata terasa tidak nyaman saat terpapar cahaya terang.
  • Sakit Kepala: Pusing dapat menyebar menjadi sakit kepala tegang.
  • Mual atau Muntah: Dalam kasus yang lebih parah atau terkait migrain.

Penyebab Umum Pusing di Bagian Mata

Berbagai faktor dapat memicu sensasi pusing yang berpusat di area mata. Beberapa penyebabnya bersifat ringan, namun ada pula yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

1. Kelelahan Mata (Astenopia)

Kelelahan mata sering terjadi akibat penggunaan mata yang berlebihan, terutama saat menatap layar digital terlalu lama. Paparan cahaya biru dan fokus terus-menerus dapat membuat otot mata tegang. Hal ini merupakan penyebab umum sensasi pusing di bagian mata.

2. Kacamata Tidak Cocok atau Gangguan Refraksi

Penggunaan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran yang tidak sesuai dapat memaksa mata bekerja lebih keras. Gangguan refraksi seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), atau astigmatisme yang tidak terkoreksi juga bisa menjadi pemicu pusing.

3. Masalah Penglihatan Binokular

Kondisi ini terjadi ketika kedua mata tidak bekerja sama dengan baik atau tidak sejajar saat memandang objek. Ini bisa menyebabkan ketegangan pada otot mata dan otak kesulitan menyatukan dua gambar, yang pada akhirnya memicu pusing.

4. Sinusitis

Peradangan pada sinus, rongga berisi udara di sekitar hidung dan mata, dapat menyebabkan tekanan dan nyeri di area wajah dan mata. Tekanan ini seringkali dirasakan sebagai pusing yang berpusat di bagian mata atau kening.

5. Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)

Stres, kurang tidur, kelelahan, dan postur tubuh yang buruk dapat memicu sakit kepala tegang. Nyeri biasanya terasa seperti ikatan di kepala, termasuk di sekitar mata, yang sering diinterpretasikan sebagai pusing di bagian mata.

6. Dehidrasi dan Kurang Tidur

Tubuh yang kekurangan cairan dan kurangnya waktu istirahat yang berkualitas dapat mempengaruhi fungsi tubuh secara keseluruhan, termasuk penglihatan. Kondisi ini dapat memicu kelelahan dan pusing yang terasa di area mata.

7. Kondisi Medis Lainnya

Dalam beberapa kasus, pusing di bagian mata bisa menjadi indikasi kondisi yang lebih serius seperti migrain, glaukoma, atau masalah neurologis. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikannya.

Penanganan Pusing di Bagian Mata

Penanganan akan sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Namun, ada beberapa langkah awal yang dapat dicoba untuk meredakan gejalanya.

  • Istirahatkan Mata: Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata dengan melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
  • Cukupi Tidur: Pastikan mendapatkan tidur 7-9 jam setiap malam untuk memberi waktu mata dan otak beristirahat.
  • Minum Air yang Cukup: Jaga hidrasi tubuh dengan minum banyak air putih sepanjang hari.
  • Kelola Stres: Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau aktivitas yang disenangi untuk mengurangi tingkat stres.
  • Koreksi Penglihatan: Pastikan kacamata atau lensa kontak yang digunakan sudah sesuai dengan resep terkini.
  • Kompres Dingin/Hangat: Mengompres area mata dapat membantu meredakan ketegangan.

Pencegahan Pusing di Bagian Mata

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa kebiasaan sehat dapat membantu mengurangi risiko pusing di bagian mata.

  • Batasi waktu penggunaan perangkat digital dan istirahatkan mata secara teratur.
  • Pastikan pencahayaan ruangan memadai saat membaca atau bekerja.
  • Lakukan pemeriksaan mata rutin setidaknya setahun sekali.
  • Jaga pola makan sehat dan seimbang.
  • Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
  • Gunakan filter layar anti-silau atau kacamata anti-radiasi jika sering bekerja di depan komputer.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika pusing di bagian mata tidak membaik dengan penanganan mandiri, semakin parah, atau disertai gejala seperti kehilangan penglihatan mendadak, nyeri mata hebat, demam tinggi, atau perubahan neurologis, segera konsultasikan ke dokter. Diagnosis dini penting untuk penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Pusing di bagian mata bisa menjadi indikasi kelelahan mata, masalah penglihatan, atau kondisi medis lainnya. Melakukan istirahat mata, cukup tidur, minum air, dan mengelola stres adalah langkah awal yang bisa dilakukan. Untuk diagnosis pasti dan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi medis. Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis mata atau neurolog yang berpengalaman, serta layanan pemeriksaan kesehatan mata yang dapat membantu mengidentifikasi penyebab pusing di bagian mata yang dialami.