
Puting Nyeri dan Kencang? Ini Penyebab dan Solusinya!
Puting Nyeri & Kencang: Penyebab & Cara Mengatasi

Penyebab Puting Payudara Terasa Nyeri dan Kencang: Kenali dan Atasi
Puting payudara terasa nyeri dan kencang adalah keluhan umum yang dialami banyak wanita. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan hormon hingga infeksi. Umumnya, nyeri dan kencang pada puting payudara tidak berbahaya, tetapi penting untuk mengetahui penyebabnya agar dapat ditangani dengan tepat.
Berikut ini pembahasan mengenai penyebab puting payudara terasa nyeri dan kencang, serta cara mengatasinya.
Penyebab Umum Puting Payudara Terasa Nyeri dan Kencang
Beberapa penyebab umum puting payudara terasa nyeri dan kencang meliputi:
- Perubahan Hormonal: Fluktuasi hormon yang terjadi saat menstruasi (PMS) atau kehamilan seringkali menjadi penyebab utama. Peningkatan kadar estrogen dan progesteron dapat menyebabkan payudara terasa bengkak, sensitif, kencang, dan nyeri.
- Mastitis (Infeksi Payudara): Kondisi ini sering dialami oleh ibu menyusui akibat saluran ASI yang tersumbat. Bakteri dapat tumbuh di saluran yang tersumbat, menyebabkan puting terasa nyeri, keras, bengkak, dan panas.
- Iritasi atau Gesekan: Penggunaan bra yang terlalu ketat, gesekan saat berolahraga, atau reaksi alergi terhadap sabun atau losion dapat menyebabkan iritasi pada puting dan membuatnya terasa nyeri. Dermatitis juga bisa menjadi penyebab iritasi pada puting.
- Perubahan Cuaca: Paparan suhu dingin dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar puting menyempit, sehingga puting terasa mengeras dan kencang.
- Abses Payudara: Penumpukan nanah akibat infeksi yang tidak diobati dapat menyebabkan nyeri hebat, bengkak, dan kulit payudara menjadi merah.
Gejala yang Menyertai Nyeri dan Kencang pada Puting Payudara
Selain nyeri dan kencang pada puting, beberapa gejala lain yang mungkin menyertai meliputi:
- Payudara terasa bengkak dan sensitif
- Nyeri saat disentuh
- Puting terasa gatal atau perih
- Perubahan pada kulit di sekitar puting (misalnya, kemerahan atau ruam)
- Demam (jika disebabkan oleh infeksi)
Pertolongan Pertama Saat Puting Payudara Terasa Nyeri dan Kencang
Jika puting payudara terasa nyeri dan kencang, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan:
- Gunakan bra yang nyaman dan menopang dengan baik: Hindari bra yang terlalu ketat atau memiliki kawat.
- Kompres dingin atau hangat: Kompres dingin dapat membantu meredakan nyeri, sedangkan kompres hangat dapat membantu mengatasi saluran ASI yang tersumbat.
- Jaga kebersihan area payudara: Cuci payudara dengan sabun lembut dan air hangat.
- Gunakan pelembap: Jika puting terasa kering atau lecet, gunakan pelembap yang aman untuk kulit.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika:
- Nyeri menetap atau semakin parah
- Terdapat benjolan keras yang tidak bergerak di payudara
- Terjadi perubahan pada kulit payudara, seperti kulit menjadi seperti kulit jeruk
- Puting mengeluarkan cairan atau darah
- Demam tinggi
Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab nyeri dan kencang pada puting payudara dan memberikan penanganan yang sesuai.
Pencegahan Nyeri dan Kencang pada Puting Payudara
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah nyeri dan kencang pada puting payudara meliputi:
- Menggunakan bra yang sesuai ukuran dan nyaman
- Menghindari pakaian yang terlalu ketat
- Menjaga kebersihan payudara
- Menggunakan pelembap jika kulit puting kering
- Mengelola stres
Kapan Harus ke Dokter? Konsultasi Online Lebih Mudah di Halodoc
Puting payudara terasa nyeri dan kencang umumnya bukan kondisi serius. Namun, penting untuk mengetahui penyebabnya dan melakukan penanganan yang tepat. Jika nyeri menetap atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter.
Untuk konsultasi yang lebih mudah dan praktis, gunakan aplikasi Halodoc. Anda dapat berbicara dengan dokter melalui fitur chat atau video call, kapan saja dan di mana saja. Jangan tunda untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Download Halodoc sekarang!


