• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Radiasi Sinar Ultraviolet Bisa Picu Basal Cell Carcinoma?

Radiasi Sinar Ultraviolet Bisa Picu Basal Cell Carcinoma?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan melakukan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Namun, sebaiknya ketahui waktu yang tepat untuk melakukan sunbathing yang memberikan manfaat untuk kesehatan. Jika dilakukan dengan tidak tepat, paparan sinar ultraviolet dari matahari malah menyebabkan gangguan kesehatan.

Baca juga: 8 Faktor Risiko Seseorang Terkena Karsinoma Sel Basal

Salah satu gangguan kesehatan yang dapat dialami adalah penyakit kanker kulit. Penyakit kanker kulit adalah jenis kanker yang bertumbuh pada jaringan kulit. Namun, benarkah paparan radiasi sinar ultraviolet dapat sebabkan kanker kulit jenis karsinoma sel basal?

Kenali Penyebab Karsinoma Sel Basal

Kanker kulit jenis karsinoma sel basal merupakan salah satu dampak terjadinya perubahan DNA dari sel basal. Sel basal memiliki fungsi untuk memproduksi sel baru dalam tubuh sehingga dapat membuat sel yang lama terdorong ke atas untuk diganti dengan yang baru. Namun, adanya perubahan DNA pada sel basal menyebabkan produksi sel tidak terkendali dan menyebabkan penumpukan pada kulit.

Dilansir dari British Skin Foundation, salah satu penyebab yang membuat seseorang mengalami karsinoma sel basal adalah paparan dari sinar matahari langsung yang mengandung sinar ultraviolet. Karsinoma sel basal rentan terjadi pada beberapa bagian tubuh yang lebih sering terpapar sinar matahari secara langsung, seperti bagian wajah, area leher, dan tangan. Ya, paparan sinar matahari dapat menyebabkan perubahan atau mutasi DNA yang tingkatkan risiko karsinoma sel basal.

Tidak hanya paparan sinar ultraviolet, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker kulit jenis karsinoma sel basal ini, seperti seseorang yang menjalani pengobatan dengan terapi radiasi atau radioterapi, memiliki usia di atas 50 tahun, riwayat keluarga dengan kondisi yang serupa, mengalami paparan racun arsenik, dan memiliki penyakit yang menyebabkan kanker kulit.

Baca juga: Bisakah Basal Cell Carcinoma Terjadi di Payudara Wanita?

Gejala Karsinoma Sel Basal

Dilansir dari WebMD, gejala awal yang dialami pengidap karsinoma sel basal adalah munculnya benjolan pada bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari. Benjolan yang muncul awalnya berukuran kecil dan muncul pada area wajah. Tidak hanya pada wajah, benjolan juga kerap muncul pada bagian tubuh lainnya, seperti tangan dan kaki.

Sebaiknya segera periksakan kesehatan kulit jika kamu menemukan perubahan yang tidak biasa pada kulit kamu. Dilansir dari Skin Cancer Foundation, pendeteksian karsinoma sel basal yang lebih dini akan memperbesar peluang kesembuhan dari pengidap karsinoma sel basal.

Perhatikan jika terdapat benjolan yang tidak biasa pada tubuh, khususnya jika benjolan bersisik dan mengalami perubahan warna menjadi kemerahan. Tidak hanya itu, terkadang juga muncul lesi pada kulit yang dapat terluka dengan mudah dan menyebabkan tepian luka yang tidak jelas.

Jangan ragu untuk kunjungi rumah sakit terdekat jika kamu mengalami beberapa gejala di atas. Kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dulu melalui aplikasi Halodoc untuk memudahkan pemeriksaan kesehatan. 

Baca juga: Prosedur Elektrodesikasi untuk Atasi Karsinoma Sel Basal

Dilansir dari Skin Cancer Foundation, pendeteksian lebih awal membuat tindakan penanganan akan lebih mudah dilakukan. Beberapa perawatan efektif dilakukan pada pengidap karsinoma sel basal. Sebelum melakukan beberapa tindakan untuk mengatasi kondisi ini, biasanya dilakukan anestesi lokal pada bagian yang dilakukan tindakan untuk mengurangi rasa nyeri yang akan muncul. Ada beberapa pilihan penanganan, seperti bedah elektro, terapi radiasi, dan operasi laser.

Referensi:
Skin Cancer Foundation. Diakses pada 2020. Basal Cell Carcinoma
British Skin Foundation. Diakses pada 2020. Basal Cell Carcinoma
Web MD. Diakses pada 2020. Basal Cell Carcinoma