22 May 2018

Relasi antara Basket dan Tinggi Badan

Relasi antara Basket dan Tinggi Badan

Halodoc, Jakarta — Pernah dengar mitos basket bikin tinggi, enggak? Apa kamu juga punya teman yang sudah rutin bermain basket tapi masih tetap pendek? Nah, apakah itu artinya anggapan basket bikin tinggi itu memang hanya mitos? Yuk, temukan relasi antara basket dan tinggi badan di artikel ini!

Banyak orang memiliki persepsi bahwa bermain basket dapat meningkatkan tinggi badan. Hal ini dikarenakan banyaknya pemain basket yang bertubuh tinggi. Bayangkan saja, pemain NBA Yao Ming tingginya mencapai 226 cm sementara Manue Bol tingginya 231 cm. Meskipun tubuh tinffi bukanlah syarat resmi untuk calon pemain basket, nyatanya kebanyakan dari mereka berbadan yang tinggi.

(Baca juga: 5 Olahraga yang Menambah Tinggi Badan)

Fakta di Balik Mitos Basket Bikin Badan Tinggi

Para ilmuwan percaya bahwa memang ada kaitan langsung antara tinggi badan dan basket. Ada beberapa argumen yang mendukung proposisi ini. Pertama, meloncat terus-menerus adalah alasan utama mengapa bermain basket dapat meningkatkan tinggi badan. Aksi ini menstimulasi hormon pertumbuhan dan menyebabkan penambahan tinggi badan.

Kedua, lompat terus-menerus ini juga mengalirkan darah ke bagian-bagian tubuh yang krusial seperti kaki dan tulang belakang. Melompat akan menahan tubuh di udara kemudian diikuti tekanan ketika kamu kembali ke tanah. Hal ini, apabila dilakukan terus-menerus, akan meningkatkan aliran darah ke titik pertumbuhan yang ditemukan di tulang belakang dan kaki, dan akhirnya menambah tinggi badan.

Argumen selanjutnya mengatakan bahwa bermain basket berpengaruh langsung ke tingkat HGH (Human Growth Hormone) di dalam tubuh. HGH adalah hormon yang bertanggung jawab atas pertumbuhan badan. Melompat dan berlari yang dilakukan dalam permainan basket, bila ditambah dengan asupan nutrisi yang cukup akan menambah jumlah HGH di dalam tubuh.

Meski begitu, semuanya kembali lagi pada genetika seseorang. Memang bermain basket dapat menambah tinggi tubuhmu, tetapi seberapa tinggi pertumbuhan tersebut tergantung pada gen dan pola makanmu. Jadi, mitos basket bikin tinggi memang didasarkan oleh fakta ilmiah.

(Baca juga: Agar Si Kecil Tambah Tinggi, Coba 4 Makanan Ini)

Olahraga memang bisa membantu menambah tinggi badan, tapi juga perlu ditambah dengan nutrisi yang cukup. Kamu bisa beli vitamin atau suplemen tambahan ini di aplikasi Halodoc. Kalau masih bingung harus beli suplemen yang mana, kamu bisa tanyakan dulu ke dokter di aplikasi Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa cek lab di sini, lho! Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!