Ad Placeholder Image

Ruam Herpes: Kenali, Atasi, Cegah!

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   25 Juni 2025

Ruam akibat herpes merupakan masalah kulit yang muncul sebagai respons terhadap infeksi virus herpes.

Ruam Herpes: Kenali, Atasi, Cegah!Ruam Herpes: Kenali, Atasi, Cegah!

DAFTAR ISI


Ruam herpes adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes. Kondisi ini ditandai dengan munculnya lepuhan kecil berisi cairan yang terasa nyeri.

Ruam herpes bisa muncul di berbagai bagian tubuh dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penting untuk kamu mengetahui secara mendalam tentang ruam herpes, mulai dari penyebab, gejala, cara mengatasi, hingga langkah pencegahannya.

Simak selengkapnya pada artikel berikut ini!

Apa Itu Ruam Herpes?

Ruam herpes adalah peradangan kulit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes. Virus herpes yang paling umum menyebabkan ruam adalah virus Varicella Zoster (penyebab herpes zoster atau cacar ular) dan virus Herpes Simplex (penyebab herpes simpleks).

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi virus herpes sangat umum terjadi di seluruh dunia dan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.

Yuk, Ketahui Jenis-Jenis Ruam Kulit pada Orang Dewasa.

Jenis-Jenis Ruam Herpes

Terdapat dua jenis utama ruam herpes yang perlu kamu ketahui:

1. Herpes Zoster (Cacar Ular)

Herpes zoster disebabkan oleh reaktivasi virus Varicella Zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Setelah sembuh dari cacar air, virus ini tetap tidak aktif (dormant) di dalam tubuh, tepatnya di jaringan saraf dekat sumsum tulang belakang dan otak.

Virus ini dapat aktif kembali di kemudian hari, terutama saat sistem kekebalan tubuh melemah, dan menyebabkan herpes zoster.

Ruam herpes zoster biasanya muncul sebagai garis atau area kecil di satu sisi tubuh, seringkali di sekitar dada atau perut.

2. Herpes Simpleks

Herpes simpleks disebabkan oleh virus Herpes Simplex (HSV). Ada dua tipe utama HSV:

  • HSV-1: Lebih sering menyebabkan luka dingin (cold sores) di sekitar mulut dan wajah.
  • HSV-2: Lebih sering menyebabkan herpes genital, yaitu luka di area kelamin, bokong, atau paha bagian dalam.

Gejala Ruam Herpes yang Perlu Diwaspadai

Gejala ruam herpes dapat bervariasi tergantung pada jenis virus dan lokasi infeksi. Namun, beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Nyeri, gatal, atau kesemutan di area kulit tertentu sebelum muncul ruam.
  • Munculnya lepuhan kecil berisi cairan yang berkelompok di area kulit yang terkena.
  • Lepuhan pecah dan membentuk luka terbuka (ulkus) yang terasa nyeri.
  • Demam, sakit kepala, dan badan terasa lelah.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat area yang terinfeksi.

Penyebab Ruam Herpes: Infeksi Virus

Ruam herpes disebabkan oleh infeksi virus herpes. Virus ini sangat menular dan dapat menyebar melalui kontak langsung dengan luka atau cairan tubuh yang terinfeksi.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena ruam herpes meliputi:

  • Usia lanjut (terutama untuk herpes zoster).
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat penyakit (seperti HIV/AIDS atau kanker), pengobatan (seperti kemoterapi atau steroid), atau kondisi medis lainnya.
  • Stres fisik atau emosional.
  • Riwayat cacar air (untuk herpes zoster).
  • Kontak seksual dengan orang yang terinfeksi herpes simpleks (untuk herpes genital).

Diagnosis Ruam Herpes

Diagnosis ruam herpes biasanya dilakukan berdasarkan pemeriksaan fisik dan riwayat medis pasien.

Dokter akan memeriksa ruam dan menanyakan tentang gejala yang dialami.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin perlu mengambil sampel cairan dari lepuhan untuk diuji di laboratorium dan memastikan diagnosis.

Cara Mengatasi Ruam Herpes yang Efektif

Pengobatan ruam herpes bertujuan untuk mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan luka, dan mencegah komplikasi.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi ruam herpes yang efektif:

1. Pengobatan antivirus

Obat antivirus, seperti asiklovir, valasiklovir, dan famsiklovir, adalah pengobatan utama untuk ruam herpes.

Obat ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan virus dan membantu mempercepat penyembuhan luka.

Obat antivirus paling efektif jika diminum dalam waktu 72 jam setelah munculnya ruam.

2. Perawatan rumahan untuk meredakan gejala

Selain obat antivirus, ada beberapa perawatan rumahan yang dapat membantu meredakan gejala ruam herpes:

  • Kompres dingin area yang terkena ruam untuk mengurangi nyeri dan gatal.
  • Jaga agar area yang terkena ruam tetap bersih dan kering.
  • Hindari menyentuh atau menggaruk ruam untuk mencegah penyebaran infeksi dan infeksi sekunder.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan berbahan lembut untuk menghindari iritasi pada kulit yang terkena ruam.
  • Mandi air hangat dengan tambahan oatmeal koloid untuk meredakan gatal.

Berikut ini 6 Fakta yang Perlu Diketahui tentang Penyakit Cacar Air.

Pencegahan Ruam Herpes: Langkah-Langkah Preventif

Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah ruam herpes, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terinfeksi atau mengalami kekambuhan:

  • Vaksin herpes zoster tersedia untuk orang dewasa berusia 50 tahun ke atas. Vaksin ini dapat membantu mencegah herpes zoster atau mengurangi keparahan gejalanya jika terinfeksi.
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi herpes simpleks atau herpes zoster.
  • Jangan berbagi barang pribadi, seperti handuk, pakaian, atau alat makan, dengan orang lain.
  • Praktikkan seks yang aman untuk mencegah herpes genital.
  • Kelola stres dengan baik melalui olahraga, meditasi, atau aktivitas relaksasi lainnya.
  • Jaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat dengan makan makanan sehat, tidur yang cukup, dan berolahraga secara teratur.

Vaksinasi Herpes Zoster (Cacar Api) (Shingrix) Kini Bisa di Rumah Lewat Halodoc

Vaksinasi Shingrix adalah vaksin yang bisa memberikan perlindungan pada orang dewasa terhadap penyakit herpes zoster (cacar ular / cacar api) serta Neuralgia Pasca Herpetik (PHN), yaitu rasa nyeri saraf jangka panjang yang terjadi setelah terkena herpes zoster.

Untungnya, saat ini terdapat layanan Homecare by Halodoc sehingga Vaksinasi Herpes Zoster (Shingrix) dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus keluar rumah (tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar).

Nah, berikut beberapa keunggulan melakukan imunisasi anak dan vaksin dewasa lewat layanan Homecare & Vaksinasi di Halodoc:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Homecare by Halodoc.
  • Protokol kesehatan ketat.
  • Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Harga vaksin influenza mulai dari Rp2.799.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Tanpa perlu antre menunggu.
  • Tanpa biaya tambahan.
  • Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.

Jika kamu belum pernah mendapatkan vaksin herpes zoster, tunggu apalagi?

Booking Vaksinasi Herpes Zoster (Cacar Api) (Shingrix) Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.

Kamu bisa order melalui aplikasi Halodoc atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.

Yuk, segera pesan layanan Homecare by Halodoc vaksin herpes zoster sekarang!

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami gejala ruam herpes, terutama jika:

  • Nyeri sangat hebat.
  • Ruam menyebar ke area mata atau wajah.
  • Kamu memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Kamu mengalami komplikasi, seperti infeksi bakteri sekunder, neuralgia pascaherpetik (nyeri kronis setelah ruam sembuh), atau masalah penglihatan.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah komplikasi serius akibat infeksi virus herpes.

Ibu memiliki anggota keluarga yang mengidap cacar air? Simak selengkapnya, Ini Pilihan Obat Cacar Air yang Bisa Dibeli di Apotek.

Ruam Herpes pada Ibu Hamil dan Bayi

Infeksi herpes selama kehamilan dapat menimbulkan risiko serius bagi ibu dan bayi.

Herpes genital dapat menular ke bayi selama persalinan dan menyebabkan infeksi herpes neonatal, yang dapat menyebabkan kerusakan otak, masalah pernapasan, atau bahkan kematian.

Ibu hamil yang memiliki herpes genital sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah penularan ke bayi.

Kesimpulan

Ruam herpes adalah kondisi kulit yang umum disebabkan oleh infeksi virus herpes. Mengenali gejala, penyebab, dan cara pengobatan ruam herpes sangat penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.

Jika kamu atau orang yang kamu kenal mengalami ruam herpes, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Konsultasi dengan dokter spesialis kulit kini lebih mudah dan praktis di Halodoc.

Namun, apabila virus telah menyebar dan menyerang saraf tepi, yang biasanya ditandai dengan nyeri berlebihan pada area lesi, maka kamu memerlukan penanganan gabungan dengan dokter spesialis saraf untuk mengelola nyeri saraf yang lebih kompleks.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2025. Herpes simplex virus
The New England Journal of Medicine. Diakses pada 2025. Herpes zoster in the elderly.

FAQ

1. Apakah ruam herpes bisa sembuh total?

Virus herpes akan menetap dalam tubuh setelah infeksi pertama, tetapi pengobatan dapat membantu mengendalikan gejala dan mengurangi frekuensi kekambuhan.

2. Bagaimana cara mencegah penularan herpes genital?

Gunakan kondom saat berhubungan seksual dan hindari kontak langsung dengan orang yang sedang mengalami ruam herpes.

3. Apakah stres bisa memicu kekambuhan herpes?

Stres adalah salah satu faktor pemicu kekambuhan herpes. Kelola stres dengan teknik relaksasi atau olahraga.

4. Apakah aman menggunakan krim asiklovir saat hamil?

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan krim asiklovir atau obat-obatan lain saat hamil.

5. Berapa lama ruam herpes biasanya sembuh?

Dengan pengobatan yang tepat, ruam herpes biasanya sembuh dalam 2-4 minggu.