Ad Placeholder Image

Sakit Bawah Telinga Kiri Dekat Rahang? Cek Penyebabnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Maret 2026

Sakit Bawah Telinga Kiri Dekat Rahang? Ini Penyebabnya

Sakit Bawah Telinga Kiri Dekat Rahang? Cek Penyebabnya!Sakit Bawah Telinga Kiri Dekat Rahang? Cek Penyebabnya!

Sakit di Bawah Telinga Kiri Dekat Rahang: Gambaran Umum dan Penanganan Tepat

Nyeri yang terasa di area bawah telinga kiri dekat rahang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan kecemasan. Lokasi ini merupakan persimpangan beberapa struktur penting, termasuk kelenjar ludah, sendi rahang, kelenjar getah bening, dan saraf. Oleh karena itu, rasa sakit di area tersebut dapat menjadi indikasi berbagai kondisi kesehatan, mulai dari yang ringan hingga memerlukan perhatian medis serius.

Memahami penyebab umum, gejala yang menyertainya, serta langkah penanganan yang tepat di rumah dapat membantu mengelola rasa sakit ini. Namun, penting untuk diingat bahwa diagnosis akurat hanya bisa diberikan oleh tenaga medis profesional. Artikel ini akan membahas secara detail berbagai kemungkinan penyebab, langkah penanganan awal, serta kapan waktunya untuk mencari bantuan dokter.

Penyebab Umum Sakit di Bawah Telinga Kiri Dekat Rahang

Rasa sakit yang muncul di bawah telinga kiri dan dekat rahang dapat bersumber dari berbagai masalah kesehatan. Beberapa penyebab paling umum meliputi:

  • Masalah Gigi dan Mulut

    Infeksi atau masalah pada gigi geraham, seperti gigi berlubang parah atau abses gigi, dapat menjalar dan menyebabkan nyeri di area rahang dan telinga. Radang gusi (gingivitis) yang parah juga bisa memicu rasa tidak nyaman di sekitar rahang.

  • Gangguan Sendi Rahang (Temporomandibular Joint/TMJ)

    Sendi rahang menghubungkan rahang bawah dengan tengkorak. Gangguan pada sendi ini, dikenal sebagai TMJ, bisa disebabkan oleh kebiasaan menggertakkan gigi (bruxism), cedera pada rahang, atau ketidaksejajaran rahang. Gejala TMJ meliputi nyeri saat mengunyah, membuka mulut, bunyi “klik” pada rahang, dan sakit yang menjalar ke telinga.

  • Infeksi Kelenjar Ludah (Parotitis)

    Kelenjar parotis adalah kelenjar ludah terbesar yang terletak di kedua sisi wajah, di bawah telinga. Infeksi pada kelenjar ini, yang sering disebut gondongan (mumps) jika disebabkan virus, dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan demam di area tersebut. Infeksi bakteri juga bisa terjadi.

  • Limfadenitis (Pembengkakan Kelenjar Getah Bening)

    Kelenjar getah bening berfungsi menyaring kuman. Ketika tubuh melawan infeksi seperti pilek, radang tenggorokan, atau infeksi lainnya di kepala atau leher, kelenjar getah bening di area tersebut dapat membengkak dan terasa nyeri. Pembengkakan ini umumnya dapat dirasakan di bawah telinga dan rahang.

  • Otitis Eksterna (Infeksi Telinga Luar)

    Infeksi pada saluran telinga luar, seringkali akibat air yang terjebak di telinga atau penggunaan alat pembersih telinga yang tidak tepat. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke area di bawah telinga dan rahang, terutama saat mengunyah atau menggerakkan rahang.

  • Cedera atau Gigitan Serangga

    Cedera ringan di area rahang atau gigitan serangga di kulit sekitar telinga dan rahang juga bisa menimbulkan rasa sakit, bengkak, atau kemerahan lokal.

Gejala Lain yang Mungkin Menyertai

Selain rasa sakit, beberapa gejala lain bisa menyertai, tergantung pada penyebabnya:

  • Pembengkakan atau benjolan yang terasa di area yang sakit.
  • Nyeri saat mengunyah atau berbicara.
  • Demam atau rasa tidak enak badan.
  • Kemerahan atau hangat saat disentuh.
  • Sulit membuka mulut lebar-lebar.
  • Sakit kepala atau nyeri telinga.

Penanganan Awal di Rumah untuk Mengurangi Rasa Sakit

Jika rasa sakit di bawah telinga kiri dekat rahang belum disertai gejala berat, beberapa langkah penanganan awal di rumah dapat membantu meredakan nyeri sementara:

  • Kompres Hangat

    Tempelkan kompres hangat pada area yang terasa sakit selama 15-20 menit, beberapa kali sehari. Ini dapat membantu mengurangi nyeri dan merelaksasi otot.

  • Obat Pereda Nyeri yang Dijual Bebas

    Konsumsi obat pereda nyeri seperti Paracetamol sesuai dosis yang dianjurkan untuk membantu mengurangi rasa sakit.

  • Hindari Gerakan Berlebihan

    Batasi gerakan rahang yang ekstrem, seperti membuka mulut terlalu lebar. Hindari makanan keras, lengket, atau terlalu kenyal yang membutuhkan banyak usaha mengunyah.

  • Jaga Kebersihan Mulut

    Sikat gigi secara rutin dua kali sehari dan berkumur dengan cairan antiseptik untuk menjaga kebersihan mulut, terutama jika penyebabnya adalah masalah gigi.

  • Istirahat Cukup

    Istirahat yang cukup membantu tubuh dalam proses pemulihan dan mengurangi stres yang dapat memperparah nyeri.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Penting untuk mengenali tanda-tanda yang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami:

  • Nyeri yang tidak membaik atau justru bertambah parah setelah beberapa hari penanganan di rumah.
  • Muncul pembengkakan yang besar, nyeri yang intens, atau area tersebut terasa sangat hangat saat disentuh.
  • Demam tinggi yang tidak kunjung reda.
  • Kesulitan menelan, berbicara, atau membuka mulut.
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas.
  • Adanya benjolan baru di bawah telinga atau rahang yang tidak hilang.

Diagnosis dan Pengobatan Medis

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, menanyakan riwayat kesehatan, dan mungkin memerlukan tes penunjang. Beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan meliputi rontgen gigi, CT scan, atau tes darah untuk mengetahui penyebab pasti.

Berdasarkan diagnosis, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. Ini bisa berupa antibiotik untuk infeksi bakteri, tetes telinga untuk otitis eksterna, obat antiinflamasi, atau saran untuk terapi fisik bagi masalah TMJ.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis dari Halodoc

Rasa sakit di bawah telinga kiri dekat rahang dapat disebabkan oleh beragam faktor, dari masalah gigi hingga infeksi. Penanganan awal di rumah bisa membantu meredakan gejala, namun tidak boleh menunda konsultasi medis jika nyeri tidak membaik atau disertai gejala serius. Mencari diagnosis dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Untuk mendapatkan penanganan yang akurat dan konsultasi medis yang tepercaya, sangat direkomendasikan untuk berbicara dengan dokter. Melalui Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis secara online atau membuat janji temu di rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional demi kesehatan.