Ad Placeholder Image

Sectoral Heterochromia: Mata Unik Dua Warna

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Sectoral Heterochromia: Satu Iris, Dua Warna Cantik

Sectoral Heterochromia: Mata Unik Dua WarnaSectoral Heterochromia: Mata Unik Dua Warna

Mengenal Sectoral Heterochromia: Variasi Warna Mata yang Unik

Sectoral heterochromia, atau dikenal juga sebagai heterokromia parsial atau segmental, adalah kondisi mata yang menarik di mana sebagian dari iris mata memiliki warna yang berbeda dari sisa iris pada mata yang sama. Kondisi ini tampak seperti “irisan” atau “baji” warna yang menawan, memberikan mata penampilan yang artistik dengan dua warna yang jelas dalam satu iris.

Berbeda dengan heterokromia lengkap di mana satu mata memiliki warna total yang berbeda dari mata lainnya, atau heterokromia sentral yang menampilkan cincin warna berbeda di sekitar pupil, sectoral heterochromia hanya memengaruhi sebagian kecil iris. Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata, seringkali karena faktor genetik dan umumnya jinak.

Apa Itu Sectoral Heterochromia?

Sectoral heterochromia adalah suatu anomali perkembangan warna pada iris mata, struktur tipis dan berbentuk cakram yang mengontrol ukuran pupil dan warna mata. Iris mata manusia mendapatkan warnanya dari pigmen melanin. Pada individu dengan sectoral heterochromia, distribusi melanin tidak merata secara sebagian di dalam satu iris.

Ini menghasilkan area kecil yang memiliki warna pigmen berbeda dibandingkan dengan warna dominan iris tersebut. Misalnya, mata cokelat mungkin memiliki bintik biru kecil, atau mata hijau dapat menampilkan irisan kuning yang berbeda. Kondisi ini bisa muncul sejak lahir (kongenital) atau berkembang di kemudian hari karena berbagai faktor.

Ciri-ciri Sectoral Heterochromia

Meskipun sectoral heterochromia adalah kondisi yang unik, ada beberapa ciri khas yang dapat diamati:

  • Warna Berbeda di Satu Iris: Bagian dari iris memiliki warna yang jelas berbeda dari warna dominan iris tersebut. Perbedaan warna ini terlihat signifikan dan terdefinisi dengan baik.
  • Pola “Irisan” atau “Baji”: Area dengan warna berbeda ini seringkali berbentuk seperti irisan atau baji, bukan bintik atau cincin melingkar penuh.
  • Terjadi di Satu atau Kedua Mata: Kondisi ini bisa memengaruhi hanya satu mata, atau bisa juga muncul di kedua mata, meskipun tidak selalu simetris.
  • Perbedaan Warna yang Kontras: Perbedaan warna bisa sangat kontras, misalnya dari cokelat ke biru, atau dari hijau ke kuning/cokelat muda, membuat mata terlihat unik.
  • Umumnya Asimtomatik: Dalam banyak kasus, sectoral heterochromia tidak menyebabkan gejala lain atau memengaruhi penglihatan.

Penyebab Sectoral Heterochromia

Penyebab sectoral heterochromia dapat bervariasi, dibagi menjadi dua kategori utama:

  • Kongenital (Sejak Lahir): Ini adalah penyebab paling umum. Heterokromia jenis ini seringkali bersifat genetik dan diwariskan dari orang tua. Kondisi ini terjadi karena variasi dalam distribusi melanin selama perkembangan mata janin. Heterokromia kongenital biasanya jinak dan tidak terkait dengan masalah kesehatan serius lainnya.
  • Didapat (Berkembang Kemudian): Sectoral heterochromia juga bisa berkembang di kemudian hari karena berbagai faktor, antara lain:
    • Cedera Mata: Trauma atau cedera pada mata dapat memengaruhi pigmen iris, menyebabkan perubahan warna di sebagian area.
    • Inflamasi (Peradangan): Kondisi seperti uveitis (peradangan pada uvea, lapisan tengah mata termasuk iris) dapat menyebabkan perubahan warna iris.
    • Obat-obatan Tertentu: Beberapa obat tetes mata, terutama yang digunakan untuk pengobatan glaukoma, dapat mengubah warna iris dari waktu ke waktu.
    • Kondisi Medis Lainnya: Meskipun jarang, sectoral heterochromia yang didapat bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang mendasari, seperti sindrom Horner atau sindrom Waardenburg. Namun, pada kasus ini, seringkali ada gejala lain yang menyertai.

Apakah Sectoral Heterochromia Membutuhkan Pengobatan?

Pada sebagian besar kasus sectoral heterochromia kongenital yang tidak disertai gejala lain, kondisi ini dianggap jinak dan tidak memerlukan pengobatan. Ini hanyalah variasi genetik yang memberikan ciri khas pada penampilan mata seseorang.

Namun, jika sectoral heterochromia muncul di kemudian hari atau disertai dengan gejala lain seperti nyeri mata, kemerahan, penglihatan kabur, atau sensitivitas terhadap cahaya, sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Perubahan warna iris yang baru muncul bisa menjadi indikator adanya kondisi medis yang memerlukan diagnosis dan penanganan.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Meskipun sectoral heterochromia umumnya tidak berbahaya, ada situasi di mana konsultasi medis sangat disarankan:

  • Apabila perubahan warna iris muncul secara tiba-tiba atau baru disadari pada usia dewasa.
  • Jika perubahan warna disertai dengan rasa sakit pada mata, kemerahan, atau penurunan kualitas penglihatan.
  • Untuk anak-anak, pemeriksaan rutin oleh dokter spesialis mata penting untuk memastikan bahwa heterokromia tidak terkait dengan kondisi kesehatan lain.

Pemeriksaan mata komprehensif oleh dokter spesialis mata dapat membantu menentukan penyebab sectoral heterochromia dan menyingkirkan kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk menilai kesehatan mata secara keseluruhan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sectoral heterochromia atau kondisi mata lainnya, atau jika ada kebutuhan untuk konsultasi dengan dokter spesialis, Halodoc menyediakan akses mudah untuk mendapatkan saran medis dan rekomendasi penanganan yang tepat.