• Home
  • /
  • Selain Ikan Buntal, Ada Makanan Lain yang Beracun

Selain Ikan Buntal, Ada Makanan Lain yang Beracun

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Selain Ikan Buntal, Ada Makanan Lain yang Beracun

Halodoc, Jakarta – Ada beberapa jenis makanan yang ternyata mengandung racun dan bisa menyebabkan seseorang kehilangan nyawa. Baru-baru ini, satu keluarga di Banyuwangi, Jawa Timur, dinyatakan meninggal dunia setelah mengonsumsi ikan fugu alias ikan buntal. Sebab, jenis ikan yang satu ini ternyata mengandung racun tetrodotoksin. 

Ikan fugu sebenarnya termasuk “makanan mahal”, tetapi tidak sembarangan orang boleh mengolahnya. Jika tidak diolah dengan tepat, yaitu oleh koki profesional dan bersertifikat, ikan buntal bisa meracuni tubuh manusia. Racun tetrodotoksin pada ikan ini bisa menimbulkan efek keracunan, mulai dari kesemutan di mulut, pusing, muntah, diare, hingga berujung pada kematian. Selain ikan buntal, ternyata ada beberapa jenis makanan lain yang juga beracun. Apa saja? 

Deretan Makanan yang Mengandung Racun 

Nyatanya, tidak semua jenis makanan aman untuk dikonsumsi, apalagi dalam jumlah berlebihan. Ada beberapa jenis makanan yang ternyata mengandung racun dan bisa memengaruhi tubuh, hingga menyebabkan kematian. Ikan buntal baru-baru ini diberitakan merenggut nyawa 3 orang yang baru mengonsumsinya. 

Kandungan racun tetrodotoksin dalam ikan ini memang bisa menyebabkan kelumpuhan, hingga menjalar ke otot pernapasan dan berujung kematian. Selain ikan fugu, ternyata ada berbagai jenis makanan lain yang mungkin tanpa disadari bisa saja meracuni tubuh, di antaranya: 

  • Jamur 

Jenis makanan yang satu ini memang sudah dikenal beracun. Meski begitu, ada jenis jamur tertentu yang cukup aman dan sering dimasak dengan menu yang lezat. Maka dari itu, sebaiknya hindari sembarangan makan jamur, terutama yang dipetik langsung di alam. Racun dalam jamur, bahkan bisa membuat seseorang kehilangan kesadaran. 

  • Singkong 

Siapa sangka, jenis makanan yang sering dan banyak dikonsumsi seperti singkong ternyata mengandung racun. Sebenarnya, singkong yang dibersihkan dan diolah dengan benar cukup aman untuk dikonsumsi. Namun sebaiknya, hindari mengonsumsi singkong mentah sebab ada risiko keracunan sianida yang ada pada singkong. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya konsumsi singkong yang sudah jelas asalnya serta sudah diolah dengan benar. 

  • Biji Apel 

Selain pada singkong, racun sianida ternyata juga bisa ditemukan dalam biji apel. Saat menggigit biji apel, racun sianida akan keluar dan masuk ke tubuh. Namun jangan khawatir, dosis racun sianida dalam biji apel cenderung kecil dan tidak cukup untuk menyebabkan kematian. Seseorang disebut bisa kehilangan nyawa jika mengonsumsi setidaknya 200 biji apel. 

  • Kerang Dara

Bagi pencinta makanan laut alias seafood, kerang dara sudah tidak asing lagi. Namun tahukah kamu, jenis kerang yang satu ini ternyata masuk dalam daftar makanan paling berbahaya di dunia. Jika tidak diolah dengan benar dan bersih, kerang dara bisa meracuni tubuh karena banyak terdapat virus dan bakteri. Kerang dara mungkin menyebarkan virus, seperti tifoid, disentri, hepatitis E, dan hepatitis A. 

  • Gurita Hidup 

Di Indonesia, jenis makanan yang satu ini masih tidak lazim. Namun, kamu mungkin akan menemukannya di restoran khusus atau saat berkunjung ke negara tertentu, seperti Korea Selatan. Konsumsi makanan ini bisa mengakibatkan kematian akibat isapan dari gurita saat dimasukkan ke mulut. 

Mengalami gejala keracunan setelah konsumsi makanan tertentu? Segera periksakan diri ke rumah sakit. Atau sebagai pertolongan pertama, kamu bisa menyampaikan gejala yang muncul pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Daily Infographic. Diakses pada 2020. The World's 17 Most Dangerous Food.
Center for Food Safety. Diakses pada 2020. Cyanide Poisoning and Cassava.
Time. Diakses pada 2020. Top 10 Most Dangerous Foods.