Sering Meludah Saat Puasa, Normalkah?

Sering Meludah Saat Puasa, Normalkah?

Halodoc, Jakarta – Selama bulan puasa yang mengharuskan kamu untuk tidak makan dan minum sepanjang hari akan membuat mulut tidak nyaman. Bahkan, terkadang membuat kamu sering meludah ketika siang hari. Sejatinya, air liur muncul karena pikiran yang mengantisipasi dan mengharapkan semacam peristiwa pencernaan, yang kemudian memicu respons fisiologis dari air liur dan respons lambung lainnya.

Pikiran dapat menyebabkan tubuh memiliki respons yang menggiurkan ketika mengantisipasi acara makan atau minum yang diinginkan. Apalagi iklan-iklan makanan berseliweran yang mau tak mau membuat kamu terpapar dengan informasi ini, sehingga produksi air ludah meningkat dan jadinya bawaannya meludah terus.

Cara terbaik untuk menghindarkan diri dari meludah terus adalah dengan mengendalikan lingkungan seseorang untuk menghilangkan rangsangan ini. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari memikirkan makanan terus-menerus yang bisa meningkatkan produksi air ludah, yaitu:

Baca juga: Ingin Terus Meludah Saat Puasa? Ini Cara Mengatasinya

  1. Menyibukkan Diri

Menghindari makan pada hari-hari puasa bisa sulit, terutama jika kamu merasa bosan dan lapar. Salah satu cara untuk menghindari dorongan untuk mengingat makanan adalah dengan tetap sibuk. Sejatinya, kamu bisa melakukan aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian dari sensasi lapar, tapi jangan terlalu banyak menggunakan energi. Ini bisa termasuk berjalan dan bermeditasi, mandi, membaca buku, ataupu mendengarkan lagu.

  1. Makan Banyak Protein Saat Berbuka

Mengonsumsi protein saat berbuka dapat menahan rasa lapar lebih lama. Ini bisa membuat kamu tidak memproduksi air liur secara berlebihan. Banyak orang mulai berpuasa sebagai cara untuk mencoba menurunkan berat badan.

Namun, kekurangan kalori dapat menyebabkan kamu kehilangan otot selain lemak. Salah satu cara untuk meminimalkan kehilangan otot saat puasa adalah memastikan kamu mengonsumsi cukup protein saat berbuka. Karena itu, makan beberapa protein pada hari-hari puasa dapat membantu mengimbangi beberapa efek samping puasa.

Baca juga: Begini Pola Hidup Sehat Saat Puasa

  1. Olahraga Ringan

Tetap melakukan olahraga ringan saat puasa dapat mempertahankan pikiran positif. Pilihan olahraga terbaik saat menjalani puasa adalah yang berintensitas rendah. Latihan intensitas rendah dapat meliputi berjalan, yoga ringan, peregangan lembut, dan pekerjaan rumah tangga. Yang terpenting, dengarkan tubuhmu dan istirahatlah jika kamu kesulitan berolahraga saat puasa.

Meskipun sering meludah seperti itu normal terjadi terutama ketika kamu sedang berpuasa, tapi tetap saja dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Dalam kondisi tertentu, sering meludah dapat menyebabkan tenggorokan mengalami infeksi, iritasi, atau bahkan alergi.

Karena itu, penting untuk mengetahui mengapa tenggorokan terasa tidak nyaman untuk merasa perlu meludah terlalu sering. Bisa jadi karena produksi lendir. Secara umum, dari sekian banyak penyebab lendir tenggorokan kronis adalah karena peradangan pada rongga sinus atau disebut juga sinusitis.

Kamu juga bisa mengalami dehidrasi bila terlalu sering meludah. Mulut dan bibir akan terasa kering lebih parah lagi bisa mengakibatkan dehidrasi. Jika kamu dalam kondisi tidak puasa, kamu bisa mengatasinya dengan segera minum air putih.

Baca juga: Cegah Kelelahan, Ini Cara Olahraga saat Puasa

Namun saat berpuasa, tentu itu tidak bisa dilakukan. Untuk menghindarinya, kebiasaan meludah terlalu sering diminimalisir jika memungkinkan harus segera dimulai. Membuat sulit berkonsentrasi. Terlalu sering meludah karena merasa tidak nyaman di tenggorokan juga dapat membuat kamu kesulitan berkonsentrasi.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai mengapa saat puasa ada kecenderungan sering meludah, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.