Sering Minum Soda Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Akut?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Sering Minum Soda Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Akut?

Halodoc, Jakarta – Menenggak satu kaleng minuman dingin bersoda sering dijadikan pelepas dahaga di tengah tingginya aktivitas harian. Jenis minuman ini memang memiliki rasa yang unik dan bisa memberi sensasi rasa segar, terutama di tengah teriknya cuaca. Namun tahukah kamu, terlalu banyak dan sering minum soda bisa memicu gangguan kesehatan, salah satunya gagal ginjal akut. Kok bisa?

Meski nikmat dan menyegarkan, tapi bukan berarti kamu bebas untuk mengonsumsi jenis minuman ini dalam jangka waktu yang panjang. Berlebihan dalam mengonsumsi minuman bersoda, artinya mempertaruhkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Minuman bersoda mengandung banyak senyawa, seperti air karbonisasi, pemanis, pewarna, pengawet perisa dan kafein. Jika seluruh senyawa ini menumpuk di tubuh dalam jumlah yang besar, maka akan menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan.

Sebuah penelitian yang dilakukan periset dari University at Buffalo, New York, menemukan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda, terutama saat sedang atau setelah berolahraga, bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal. Itu terjadi karena saat berolahraga, aliran darah ke organ ginjal akan berkurang dan dalam keadaan tertentu, kondisi ini bisa menyebabkan gagal ginjal akut.

Selain itu, minuman bersoda juga memiliki kandungan fruktosa yang sangat tinggi, sehingga dapat merusak fungsi ginjal. Selain gagal ginjal akut, berlebihan dalam mengonsumsi minuman bersoda juga bisa memicu gangguan kesehatan lain, di antaranya:

  • Obesitas

Risiko mengalami kelebihan berat badan alias obesitas menjadi lebih tinggi pada orang yang berlebihan dalam mengonsumsi minuman bersoda. Sebab, minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi, bahkan empat kali lebih tinggi dari minuman manis biasa, sehingga bisa memicu naiknya berat badan. Saat seseorang mengalami obesitas, maka tubuhnya akan semakin rentan terserang berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes.

  • Osteoporosis

Jenis minuman ini juga berpotensi merusak tulang. Mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan bisa menyebabkan tulang rapuh dan mengalami kerusakan, dan bisa berujung pada penyakit osteoporosis. Ini terjadi karena minuman bersoda mengandung asam fosfat yang tinggi, yaitu kandungan yang dapat merusak jaringan tulang.

Minuman bersoda merusak tulang dengan cara menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh. Kalsium adalah senyawa yang dibutuhkan agar tulang dan gigi dapat tumbuh dengan sehat. Semakin banyak minum soda, semakin besar risiko gangguan tulang terjadi, karena akan ada banyak jumlah kalsium yang tak dapat diserap tubuh.  

  • Insomnia

Terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda dapat menyebabkan gangguan tidur di malam hari alias insomnia. Ini merupakan peran dari kandungan aspartame dalam soda. Lebih parah, minuman bersoda ternyata juga bisa menyebabkan seseorang mengalami kecanduan, dan berujung pada depresi.

  • Kerusakan Gigi

Minuman bersoda bisa memicu kerusakan pada gigi, di antaranya gigi berlubang, keropos, hingga pertumbuhan yang tak sempurna. Ini karena pengaruh kandungan glukosa, sukrosa, dan fruktosa, yang membuat gigi lebih rentan terkena karies alias karang gigi.   

  • Gagal Jantung

Kandungan pemanis buatan pada minuman bersoda disebut bisa meningkatkan risiko gagal jantung, hingga 20 persen lebih tinggi. Selain menyebabkan obesitas dan diabetes, kandungan gula pada minuman bersoda, nyatanya juga bisa menyebabkan masalah jantung.

Cari tahu lebih lanjut seputar gagal ginjal akut dan bahaya minuman bersoda dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!