Si Kecil Kurang Minum Bisa Sebabkan Obesitas, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Si Kecil Kurang Minum Bisa Sebabkan Obesitas, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Konsumsi air yang cukup disarankan supaya tubuh tidak mengalami dehidrasi. Ini dikarenakan tubuh terdiri dari 60 persen cairan, sehingga sangat memengaruhi keseimbangan elektrolit dalam tubuh demikian juga kestabilan organ di dalamnya.

Setiap sistem dalam tubuh bergantung pada air. Misalnya saja air mengeluarkan racun dari organ vital dan membawa nutrisi ke tubuh. Sel-sel tubuh membutuhkan lingkungan yang lembap, contoh sederhana saja jaringan telinga, hidung, dan tenggorokan.

Sebegitu pentingnya peranan air dalam tubuh, tapi apakah peranan tersebut juga terkait dengan obesitas? Dan faktanya memang benar dan berikut ini penjelasannya.

  1. Air adalah Penekan Nafsu Makan

Selain dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber keseimbangan, ternyata minum air dapat menekan nafsu makan secara alami. Coba saja kamu bedakan, mengawali makan dengan minum air dan tidak, pasti perut lebih terasa kenyang kalau kamu memulai prosesi makan dengan minum air terlebih dahulu.

Ketika perut merasakan bahwa perut sudah kenyang, ia mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti makan. Air dapat membantu mengambil ruang di perut yang mengarah ke perasaan kenyang dan mengurangi rasa lapar.

Ketika Si Kecil berpikir sedang lapar bisa saja yang dirasakannya adalah sensasi haus. Sarankan anak untuk minum segelas air sebelum mengisi perut dengan makanan ataupun camilan yang sebenarnya belum waktunya dimakan.

  1. Air Meningkatkan Pembakaran Kalori

Air dapat membantu pembakaran kalori di mana kalori yang terbakar bisa 2–3 persen lebih banyak ketika seseorang minum 500 mililiter air 90 menit sebelum makan. Air juga dapat membantu membakar kalori saat beristirahat. Minum air dingin sehabis berolahraga juga dapat meningkatkan pembakaran kalori yang sudah terbakar saat beraktivitas fisik tersebut.

  1. Membantu Pembentukan Otot

Dengan mencegah dehidrasi, air akan membantu mengencangkan otot dan memberikan kemampuan alami untuk berkontraksi. Air juga dapat membantu mencegah kulit kendur dalam penurunan berat badan. Sel-sel yang menyusut ditopang oleh air dan ini akan membantu kulit menjadi elastis dan membuatnya bening dan sehat.

  1. Membantu Metabolisme Tubuh Bekerja Maksimal

Minum lebih banyak air akan membantu meningkatkan metabolisme dan membuang limbah tubuh secara maksimal. Contohnya, air bisa membantu sembelit. Tubuh menyedot apa yang dibutuhkannya dari sumber-sumber internal, termasuk usus besar.  

Jika tidak ada cukup cairan dalam tubuh, ini dapat menyebabkan sembelit. Karenanya jika tidak cukup minum air, tubuh bisa mengalami kenaikan berat badan yang signifikan, retensi cairan dan menyebabkan rasa haus berlebihan. Kondisi ini tidak baik untuk menjaga keseimbangan berat badan agar tetap stabil.

Membiasakan anak untuk mengutamakan minum air putih adalah hal yang baik supaya perilaku ini tetap dibawa sampai dewasa. Kalau anak lebih menyukai minuman berperisa ataupun bersoda ketimbang air putih, pilihan ini akan membuat anak lebih berisiko mengalami kenaikan berat badan.

Mengonsumsi air putih adalah pilihan terbaik untuk hidup lebih sehat dan berkualitas. Konsumsi air putih akan membantu tubuh tetap sehat, jauh lebih baik ketimbang minuman berperisa. Kandungan air putih yang netral tidak akan menambahkan kalori melainkan justru membuat tubuh membakar kalori lebih baik.

Untuk informasi lebih jelas mengenai obesitas dan hubungannya dengan asupan air putih, bisa ditanyakan langsung ke ahlinya di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Penanganan tepat dapat meminimalisir risiko kesehatan jangka panjang. Yuk, download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store.