• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Social Distance, Cara Efektif Cegah Penyebaran Corona

Social Distance, Cara Efektif Cegah Penyebaran Corona

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Upaya perawatan dan pencegahan terkait corona terus dilakukan, salah satunya adalah social distance. Presiden Joko Widodo mengeluarkan imbauan resmi, Minggu (15/3), supaya masyarakat melakukan social distance, yaitu kerja, belajar, dan ibadah dari rumah.

Sejauh ini beberapa kota besar di Indonesia sudah menerapkan work from home, sekolah diliburkan, dan tempat ibadah ditutup. Ini dilakukan untuk membatasi pertemuan publik dan pencegahan penyebaran corona.

Pentingnya Social Distance 

The Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan untuk melakukan social distance untuk memperlambat ataupun menghentikan penyebaran penyakit yang ditularkan dari orang ke orang. Bentuk-bentuk social distance yang diimbau oleh The Centers for Disease Control and Prevention adalah:

  • Hindari pertemuan-pertemuan di tempat publik.
  • Bekerja dan belajar dari rumah.
  • Menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 2 meter, jika kamu berjarak terlalu dekat ketika seseorang batuk atau bersin kamu bisa tanpa sengaja menghirup tetesan air, termasuk  virus COVID-19.
  • Tidak berjabat tangan, sentuhan fisik disinyalir adalah cara termudah untuk penyebaran virus.

Memang, social distance tidak bisa 100 persen mencegah penularan dan penyebaran corona. Namun setidaknya, dengan melakukan social distance maka kamu dapat memperlambat penyebaran. Kamu dapat menyebarkan virus corona setidaknya dalam kurun 5 hari sebelum menunjukkan gejala. 

Baca juga: Terindikasi Corona, Berikut Panduan Aman untuk ke Rumah Sakit

Penerapan social distance dapat mencegah pertambahan jumlah yang terinfeksi (berpotensi menyebarkan virus), sebelum orang yang terinfeksi tahu kalau dia memiliki virus corona. Social distance erat kaitannya dengan mengisolasi diri. 

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), disebutkan kalau 14 hari adalah periode waktu di mana seseorang dapat menunjukkan gejala terinfeksi corona. Inilah salah satu alasan kenapa diberlakukan penutupan tempat-tempat umum selama dua minggu ke depan.

Social Distance Dianggap Efektif

Untuk saat ini, social distance dianggap efektif untuk “memerangi” penyebaran virus corona. Pembuatan vaksin corona yang masih dalam proses membuat kita membutuhkan upaya-upaya pencegahan yang lain. 

Tidak berdekatan satu sama lain alias social distance sejatinya dapat memperlambat, menghentikan, dan mengurangi jumlah kasus corona. Tahun 2009, penerapan social distance saat wabah flu H1N1 terjadi di Meksiko, berhasil menyelamatkan ribuan orang.

Baca juga: WHO Resmi Nyatakan Corona sebagai Pandemi

Terjadi penurunan penyebaran virus sekitar 35 persen setelah sekolah-sekolah ditutup dan pertemuan sosial dibatalkan. Bahkan, restoran dan bioskop juga ditutup pada masa itu. Karena itu, ada baiknya kita menanggapi anjuran presiden dan imbauan badan kesehatan dunia terkait social distance secara bijaksana.

Ketika saat ini kamu work from home atau buat orangtua yang sekolah anaknya diliburkan, jangan menggunakan waktu libur ini dengan bepergian ke tempat umum. Tinggallah di rumah, lakukan aktivitas di rumah, dan perkecil kemungkinan untuk bertemu dengan orang apalagi orang asing.

Kalau memang memungkinkan, masaklah makananmu sendiri, pesan secara online, atau pergi ke restoran/rumah makan yang tidak jauh dari rumah. Bawa pulang makananmu dan nikmati di rumah. 

Sejatinya, social distance bukan berarti menganjurkan kamu untuk mendekam di rumah dan tidak bertemu siapa-siapa. Social distance lebih ke menjaga jarak, dan bijaklah dengan siapa kamu berinteraksi, tidak perlu keluar rumah kalau memang tidak perlu banget, serta tetap menjaga kebersihan dan imunitas tubuh.

Kalau kamu merasakan gejala-gejala tidak enak badan, jangan mendiagnosis diri sendiri, tanyakan langsung ke Halodoc untuk informasi pastinya. Sampaikan gejala awal yang dirasakan kepada dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Nantinya, dokter akan memberi saran dan jika dibutuhkan, kamu mungkin akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit rujukan COVID-19 terdekat dengan tempat tinggalmu. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:

World Health Organization. Diakses pada 2020. Basic protective measures against the new coronavirus.
Liputan6.com. Diakses pada 2020. Antisipasi Corona, Jokowi Tekankan Social Distance.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Schools, Workplaces & Community Locations.