16 October 2017

Susah Tidur? Ini Cara Mengatasi Insomnia

Susah Tidur, Ini Cara Mengatasi Insomnia

Halodoc, Jakarta – Tidur merupakan kebutuhan mendasar manusia yang sangat penting dan harus dicukupi. Tapi di negara berkembang dan sibuk seperti Indonesia, ditemukan kasus insomnia, yaitu 3.9 persen pada pria dan 4.6 persen pada wanita. Jika kamu memiliki gejala-gejala insomnia, jangan dibiarkan. Yuk, coba cara-cara berikut ini untuk mengatasi insomnia:

Gejala Umum Insomnia
Tidak ada peraturan berapa lama jam tidur yang pasti untuk setiap orang. Adanya perbedaan usia, gaya hidup, lingkungan dan pola makan menyebabkan kebutuhan tidur tiap orang berbeda-beda. Tapi jika kamu mengalami gejala-gejala berikut, maka kemungkinan besar kamu mengidap insomnia:

  • Susah tidur.
  • Memiliki kualitas tidur yang kurang baik. Jika terbangun di tengah malam, tidak bisa tidur kembali.
  • Akibatnya tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik pada siang hari, karena merasa lelah dan sulit berkonsentrasi, serta uring-uringan.
  • Meskipun tubuh sudah merasa lelah, tapi tetap tidak bisa tidur siang.


Tips Mengobati Insomnia
Untuk bisa mengobati insomnia, kamu perlu memikirkan apa yang menyebabkanmu susah tidur. Faktor penyebab insomnia bermacam-macam, mulai dari akibat gaya hidup, masalah kenyamanan ruangan kamar, hingga adanya gangguan psikologi, masalah kesehatan fisik, dan efek samping obat-obatan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengobati insomnia:

  • Ubah Gaya Hidup yang Tidak Baik

Salah satu gaya hidup yang tidak baik dan dapat menyebabkan insomnia adalah merokok, karena kandungan nikotin yang terdapat di dalamnya dipercaya membuat kamu susah tidur. Jadi berhentilah merokok, jika kamu ingin mengatasi insomnia.

  • Disiplinkan Diri dengan Pola Tidur yang Teratur

Waktu tidur yang tidak tetap atau sering berubah-ubah juga menjadi pemicu insomnia, karena dapat mengganggu ritme sirkadian yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh, serta siklus tidur dan bangun. Biasanya orang yang jam kerjanya berubah-ubah atau orang yang jetlag sehabis melakukan penerbangan jauh, rentan terkena insomnia ini. Cara mengatasinya adalah dengan menetapkan pola tidur yang teratur dan mendisiplinkan diri untuk tidur dan bangun pada waktu yang sudah ditetapkan.

Membiasakan diri tidur ketika merasa lelah dan menghindari tidur siang yang terlalu lama juga bisa membantu mengembalikan pola tidur kamu.

  • Buat Suasana Kamar Senyaman Mungkin

Dengan mengatur penerangan agar tidak mengganggu kamu tidur dan mengatur suhu kamar yang membuat kamu nyaman. 

  • Hentikan Kebiasaan Makan yang Buruk

Sebaiknya kamu tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein sebelum tidur. Karena menurut suatu studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung 400 mg kafein enam jam sebelum tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur. Selain kafein, meminum alkohol memang dapat membuat seseorang mudah tertidur, tapi tidak bisa sampai membuat kamu terlelap.

Selain minuman, makan hingga kekenyangan juga dapat membuat kamu sulit tidur, karena tubuh akan merasa tidak nyaman saat direbahkan. Setelah makan langsung tidur juga berpotensi menyebabkan sakit ulu hati.  

  • Berolahraga

Berolahraga secara rutin telah terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur, meskipun dampaknya baru bisa kamu rasakan setelah beberapa bulan.

  • Terapi Perilaku Kognitif

Jika beberapa cara di atas masih belum juga bisa mengatasi insomniamu, biasanya dokter akan menyarankanmu untuk menjalankan terapi perilaku kognitif. Terapi ini bisa membantu mengubah perilaku dan pola pikir yang memengaruhi tidurmu. Salah satu metodenya adalah mengurangi jam tidurmu sehingga selanjutnya kamu benar-benar akan merasa membutuhkan tidur, dan dengan demikian waktu tidur kamu akan meningkat dengan sendirinya.

Jika kamu susah untuk tidur dan hal tersebut mulai mengganggu aktivitas bahkan kesehatan kamu, segera periksakan diri ke dokter. Kamu bisa bertanya-tanya mengenai kondisi kesehatan ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan di aplikasi Halodoc dan pesanan kamu akan diantarkan dalam satu jam. Ayo segera download Halodoc di App Store dan Google Play.