21 February 2018

Tangan Bergetar? Cari Tahu Penyebabnya

Tangan Bergetar? Cari Tahu Penyebabnya

Halodoc, Jakarta - Tangan bergetar adalah kondisi yang wajar terjadi. Meskipun tangan bergetar tidak mengancam jiwa, namun kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Umunya, tangan bergetar disebabkan karena adanya gangguan pada otak yang mengendalikan pergerakan tubuh. Gerakan yang tidak disadari dan tidak diinginkan ini dapat bersifat ringan atau parah, kronis atau kontemporer. Jadi, kondisinya tergantung pada apa penyebabnya.

  1. Kecemasan

Kecemasan juga bisa membuat tangan bergetar. Hal ini karena tubuh memiliki respon "fight or flight" saat menghadapi situasi yang berbahaya, mengancam, dan menakutkan. Saat seseorang berada dalam situasi tersebut, adrenalin tubuh akan meningkat dalam aliran darah. Kondisi tersebut semakin memicu respon "fight or flight" yang bisa membuat seseorang mengalami gangguan kecemasan, yang salah satunya ditandai dengan tangan bergetar. Misalkan, beberapa orang yang tidak terbiasa berbicara di depan umum akan merasa cemas dan ketakutan. Perasaan tersebut umumnya ditandai dengan munculnya keinginan untuk buang air kecil/besar, napas menjadi pendek, dan tangan bergetar.

  1. Konsumsi Kafein dan Alkohol Berlebih

Kafein dapat merangsang otak untuk menghasilkan hormon adrenalin. Itu mengapa, banyak orang yang mengonsumsi kafein agar bisa terjaga di malam hari. Sayangnya, konsumsi kafein secara berlebih dapat mengganggu sistem koordinasi tubuh dan menyebabkan tangan bergetar. Selain kafein, konsumsi alkohol berlebih juga bisa menyebabkan tangan bergetar. Hal ini karena konsumsi alkohol berlebih dapat menimbulkan efek negatif pada sistem saraf pusat, sehingga dapat menyebabkan tangan bergetar.

  1. Gula Darah Rendah

Jika kadar gula darah terlalu rendah, maka tubuh dan otak tidak akan bisa berfungsi dengan baik. Akibatnya, kondisi ini dapat memicu respons tubuh melalui getaran di tangan atau kaki. Gejala gula darah rendah lainnya diantaranya adalah lelah, pusing, pucat, bibir kesemutan, berkeringat, mudah lapar, jantung berdebar-debar, sulit berkonsentrasi, dan tangan bergetar.

  1. Hipertiroidisme

Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid yang berada di area leher terlalu aktif memproduksi hormon tiroid, menyebabkan kadar hormon tiroid di dalam tubuh sangat banyak. Akibatnya, ketika kelenjar tiroid terlalu aktif, maka sistem tubuh akan terpicu untuk bekerja lebih cepat dibandingkan biasanya. Kondisi ini akan membuat jantung berdetak lebih cepat, kesulitan tidur, dan tangan bergetar.

  1. Kekurangan Vitamin B12

Vitamin B12 atau kobalamin merupakan vitamin yang berperan penting dalam berfungsi normalnya otak dan sistem saraf, serta pembentukan darah. Sehingga, jika asupan vitamin B12 di tubuh tidak terpenuhi, maka sistem saraf tidak akan bekerja optimal. Salah satu akibatnya adalah tangan bergetar. Untuk memenuhi asupan vitamin B12, kamu bisa mengonsumsi daging, ikan, telur, dan susu.

  1. Tremor Esensial

Tremor esensial adalah kontraksi otot ritnis yang tidak disengaja dengan penyebab yang tidak diketahui. Kondisi ini seringkali terjadi pada bagian tangan, meskipun sebenarnya dapat terjadi pada semua bagian tubuh. Tangan orang yang memiliki tremor esensial biasanya akan bergetar saat hendak menggerakkan tangan, misalnya saat ingin mengikat tali sepatu, menulis, mengambil piring atau gelas, dan gerakan sederhana lainnya.

  1. Parkinson

Parkinson merupakan degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh. Berbeda dengan tremor esensial yang akan terjadi saat ingin menggerakkan tangan, tangan orang yang mengidap parkinson justru akan selalu bergetar meskipun dalam keadaan diam. Penyakit ini umumnya dialami oleh orang yang berusia lebih dar 65 tahun atau memiliki riwayat keluarga dengan tremor esensial/parkinson. Karena sebuah studi menemukan bahwa orang yang memiliki keluarga dengan riwayat tremor/parkinsom memiliki risiko 5 persen lebih tinggi untuk mengalami tremor/parkinson.

Tangan bergetar tentu enggak boleh dianggap enteng, apalagi jika tangan kamu sering bergetar secara tiba-tiba. Kondisi ini enggak hanya membuat kamu jadi enggak nyaman, tapi juga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Jadi, jika kamu memiliki keluhan tangan bergetar secara tiba-tiba, kamu perlu bicara dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya. Untuk bicara dengan dokter, kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc. Melalui fitur tersebut, kamu bisa bicara dengan dokter melalui Voice/Video Call dan Chat kapanpun dan dimanapun.

Selain bicara dengan dokter, kamu juga bisa membeli obat/vitamin yang sudah diresepkan oleh dokter, lho. Kamu hanya tinggal pesan lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Kalau kamu penasaran dengan kadar kolesterol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain, kamu juga bisa cek melalui aplikasi Halodoc. Caranya mudah! Kamu tinggal pilih Lab Service yang terdapat pada aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui kamu pada waktu yang sudah ditentukan. Jadi, ayo download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.