28 May 2018

Teknik Meditasi Paling Efektif Selama Hamil

Teknik Meditasi Paling Efektif Selama Hamil

Halodoc, Jakarta – Saat hamil, mungkin Ibu akan merasakan lelah, tidak bergairah, mudah merasa kesal, sedikit depresi, atau bahkan frustasi. Jika ibu hamil merasakan salah satu atau beberapa hal tadi, mungkin meditasi akan menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Meditasi selama hamil akan membantumu merasa lebih segar dan membuat emosi menjadi stabil. Kamu pun dapat melakukannya sepanjang masa kehamilan. Melakukan meditasi kira-kira satu jam sehari diyakini mampu membuatmu tetap tenang dalam menghadapi segala ketidakstabilan emosi selama hamil.

(Baca juga: 6 Cara Mengatasi Ketakutan yang Biasa Dialami Ibu Hamil)

Apa Itu Meditasi?

Meditasi ialah sebuah aktivitas yang membuatmu fokus pada suatu objek, kata, atau gambaran untuk mengontrol dan menenangkan pikiran. Meditasi adalah bagian dari yoga dan dapat disebut “Dhyana” dalam Bahasa Sanskerta. Aktivitas ini akan membantumu menyeimbangkan antara tubuh dan pikiran.

Meditasi selama hamil dapat dilakukan dengan mudah semisal menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan-lahan. Kamu juga bisa melakukannya di rumah atau alam terbuka dalam posisi duduk yang tegak agar kamu semakin mudah mendapatkan pikiran yang tenang. Dengan pikiran yang senantiasa tenang, stres akibat rutinitas harian pun akan lenyap.

Amankah Meditasi yang Dilakukan Selama Hamil?

Meditasi yang dilakukan selama hamil atau sepanjang proses persalinan sangatlah aman. Meditasi selama hamil akan membantu kamu mengelola emosi dengan lebih baik, sehingga meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.

Meditasi yang dilakukan saat trimester pertama kehamilan akan mengurangi rasa cemas dan stres. Sementara, meditasi yang dilakukan pada trimester kedua akan membantu mengurangi rasa nyeri yang akan dialami selama trimester ketiga. Sedangkan, pada trimester ketiga cobalah untuk melakukan meditasi dalam posisi dan durasi tertentu.

Nah, berikut ini terdapat beberapa teknik meditasi paling efektif selama hamil:

  1. Deep Breath Meditation

Sejalan dengan namanya, meditasi ini fokus pada napas dan ritmenya. Dengan meditasi ini, tekanan pada ototmu akan berkurang dan membuat detak jantung lebih tenang dan membantumu untuk tidur lebih cepat dan pulas.

Berbaringlah dengan kaki selebar bahu. Tutup mulutmu dan bernapaslah perlahan melalui hidung. Perutmu akan naik saat udara masuk ke paru-paru dan diafragma. Pegang sebentar kemudian hembuskan melalui hidung. Dari trimester kedua atau ketika kamu mulai merasa tidak nyaman berbaring di belakang, kamu dapat mengubah posisi untuk berbaring dengan menghadap ke samping dan dengan bantal di antara kaki.

  1. Deeply Belly Meditation

Kamu cukup meletakkan kedua tangan pada perut, kemudian rasakanlah sensasi hangat yang muncul pada kedua telapak tangan. Tarik napas dan keluarkan perlahan secara teratur. Apabila dalam pikiranmu terlintas sesuatu, biarkan pikiran itu berlalu begitu saja. Lakukan gerakan ini sekiranya lima menit setiap harinya dan cobalah untuk memperpanjang durasi seiring berjalannya waktu.

  1. “Third Eye” Meditation

Area di tengah-tengah alismu dapat disebut dengan “third eye”. Di belakang kelenjar ini terdapat kelenjar pineal yang berfungsi untuk mengatur pola bangun tidur dan sangat sensitif terhadap cahaya. Kelenjar pineal juga menghasilkan serotonin yang dikenal dapat membangkitkan perasaan bahagia.

(Baca juga: 4 Manfaat Yoga untuk Ibu Hamil)

Meditasi yang dilakukan secara teratur bersamaan dengan pola makan seimbang, asupan gizi yang tepat selama hamil, dan olahraga ringan, maka bukan tidak mungkin kamu akan selalu sehat dan kuat menjalani kehamilan. ibu hamil juga dapat mengonsultasikan masalah kehamilan dengan menggunakan aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play. Ibu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, ayo gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga untuk mendapatkan rekomendasi saran dari dokter terpercaya!