Ad Placeholder Image

Telur 2 Butir Berapa Kalori? Variasi Rebus hingga Goreng

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 Maret 2026

Telur 2 Butir Berapa Kalori? Tergantung Cara Masak!

Telur 2 Butir Berapa Kalori? Variasi Rebus hingga GorengTelur 2 Butir Berapa Kalori? Variasi Rebus hingga Goreng

Telur 2 Butir Berapa Kalori? Fakta dan Variasi Nutrisinya

Dua butir telur ayam ukuran sedang menjadi pilihan menu sarapan atau tambahan lauk yang populer bagi banyak orang. Namun, seringkali muncul pertanyaan mengenai kandungan kalori yang terdapat di dalamnya, terutama bagi yang sedang menjalani program diet atau menjaga asupan nutrisi. Secara umum, dua butir telur ayam ukuran sedang mengandung sekitar 130-150 kalori. Angka ini bisa bervariasi signifikan tergantung pada ukuran telur itu sendiri dan metode pengolahan yang digunakan.

Memahami jumlah kalori dalam dua butir telur adalah langkah penting untuk perencanaan makan yang lebih baik. Telur rebus cenderung memiliki kalori lebih rendah karena tidak memerlukan penambahan minyak. Sebaliknya, telur yang digoreng, dibuat dadar, atau diorak-arik akan memiliki kalori yang lebih tinggi karena tambahan minyak, mentega, atau bahan lainnya.

Perkiraan Kalori Dua Butir Telur Berdasarkan Cara Memasak

Kandungan kalori pada telur sangat dinamis dan dipengaruhi oleh bagaimana telur tersebut disiapkan. Berikut adalah perkiraan kalori untuk dua butir telur ayam ukuran sedang, disesuaikan dengan metode memasak yang umum:

  • Telur Rebus: Dua butir telur rebus ukuran sedang memiliki sekitar 136 kalori. Ini merupakan pilihan paling rendah kalori karena dimasak tanpa minyak atau lemak tambahan, murni hanya telur.
  • Telur Goreng: Jika dua butir telur digoreng dengan sedikit minyak, total kalorinya bisa mencapai sekitar 170-200 kalori. Penambahan minyak, meskipun sedikit, akan meningkatkan asupan kalori secara langsung.
  • Telur Orak-arik: Untuk dua butir telur yang dibuat orak-arik dengan sedikit susu atau mentega, perkiraan kalorinya berkisar antara 170-245 kalori. Mentega atau susu akan menambah nilai kalori pada hidangan ini.
  • Telur Dadar: Telur dadar cenderung memiliki kalori paling tinggi di antara metode lainnya. Dua butir telur dadar dengan cukup minyak bisa mencapai 310-340 kalori, seperti yang diungkapkan oleh Natural Farm. Jumlah minyak yang digunakan sangat berpengaruh pada total kalori.

Penting untuk diperhatikan bahwa angka-angka ini adalah perkiraan. Variasi bisa terjadi tergantung pada jumlah pasti minyak atau bahan tambahan lainnya yang digunakan dalam proses memasak.

Faktor Utama yang Memengaruhi Jumlah Kalori Telur

Selain cara memasak, ada dua faktor krusial lain yang menentukan seberapa banyak kalori dalam telur:

  • Ukuran Telur: Telur hadir dalam berbagai ukuran, dari kecil hingga jumbo. Secara logis, telur yang lebih besar akan memiliki lebih banyak massa dan, akibatnya, lebih banyak kalori dibandingkan telur yang lebih kecil. Perkiraan di atas didasarkan pada telur ukuran sedang.
  • Cara Memasak dan Tambahan Bahan: Ini adalah faktor paling signifikan dalam mengubah profil kalori telur. Minyak, mentega, keju, sosis, atau bahan tambahan lain yang sering digunakan saat memasak telur akan meningkatkan jumlah kalori secara signifikan. Memilih metode memasak yang minim lemak, seperti direbus, adalah cara terbaik untuk menjaga asupan kalori tetap rendah.

Mempertimbangkan faktor-faktor ini akan membantu dalam membuat pilihan makanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan kalori harian.

Nutrisi Penting dalam Telur dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Terlepas dari kandungan kalorinya, telur adalah sumber nutrisi yang sangat kaya dan sering disebut sebagai “multivitamin alami”. Dalam dua butir telur, terdapat berbagai nutrisi esensial yang mendukung kesehatan tubuh:

  • Protein Tinggi: Telur merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi, mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Protein penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan, serta mendukung fungsi enzim dan hormon.
  • Vitamin dan Mineral: Telur kaya akan vitamin D, vitamin B12, riboflavin (B2), folat, dan selenium. Vitamin D penting untuk kesehatan tulang, sedangkan vitamin B kompleks berperan vital dalam metabolisme energi.
  • Kolin: Nutrisi ini penting untuk perkembangan otak, fungsi saraf, dan metabolisme lemak. Dua butir telur menyediakan sebagian besar kebutuhan kolin harian.
  • Antioksidan: Lutein dan zeaxanthin adalah antioksidan yang ditemukan dalam kuning telur, berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula.

Konsumsi telur secara teratur dapat mendukung kesehatan jantung, mata, otak, dan membantu menjaga berat badan ideal karena kandungan proteinnya yang memberikan rasa kenyang lebih lama.

Tips Mengonsumsi Telur untuk Diet Sehat dan Kontrol Kalori

Bagi yang ingin menikmati manfaat telur tanpa khawatir kelebihan kalori, ada beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:

  • Pilih Metode Rebus: Telur rebus adalah pilihan terbaik untuk meminimalkan kalori dan lemak. Konsumsi telur rebus utuh atau tambahkan ke salad sayuran.
  • Batasi Minyak dan Mentega: Jika memilih untuk menggoreng atau membuat orak-arik, gunakan minyak zaitun atau minyak kelapa dalam jumlah sangat sedikit. Hindari mentega berlebihan.
  • Kombinasikan dengan Sayuran: Buat telur dadar atau orak-arik dengan tambahan banyak sayuran seperti bayam, paprika, atau jamur. Ini akan menambah serat, vitamin, dan mineral tanpa menambah kalori berlebih.
  • Perhatikan Porsi: Meskipun sehat, konsumsi telur tetap perlu disesuaikan dengan total asupan kalori harian. Dua butir telur sudah cukup memadai untuk sekali makan.
  • Pilih Telur Ukuran Sedang: Jika kalori adalah perhatian utama, memilih telur berukuran sedang daripada jumbo dapat membantu mengelola asupan kalori.

Mengonsumsi telur sebagai bagian dari diet seimbang dan gaya hidup aktif akan memberikan manfaat kesehatan optimal.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Dua butir telur ayam memang merupakan sumber nutrisi yang luar biasa, namun kandungan kalorinya bervariasi dari sekitar 130-150 kalori hingga lebih dari 300 kalori, sangat tergantung pada ukuran dan metode memasaknya. Telur rebus adalah pilihan paling rendah kalori, sementara telur dadar dengan banyak minyak bisa menjadi yang paling tinggi. Memahami perbedaan ini adalah kunci untuk mengatur asupan kalori harian.

Halodoc merekomendasikan untuk memasukkan telur sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Bagi yang sedang dalam program diet atau perlu mengontrol kalori, pilihlah metode masak yang minim lemak seperti direbus. Jika ada keraguan atau kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan panduan diet spesifik, berkonsultasi dengan ahli gizi melalui Halodoc sangat dianjurkan. Ahli gizi dapat memberikan rekomendasi personal yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kesehatan individu.