• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tetap Sehat Meski PSBB Dilonggarkan

Tetap Sehat Meski PSBB Dilonggarkan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Baru-baru ini pemerintah mengumumkan akan “melonggarkan” aturan PSBB. Kalau menurut Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan relaksasi diperlukan agar ekonomi tidak macet ataupun tidak mati. 

“Pelonggaran” ini pun dilakukan tetap mengikuti protokol kesehatan. Restoran, tempat kerja, lapangan indoor disinyalir menjadi tempat penularan corona yang signifikan saat PSBB “dilonggarkan”. Bagaimana tetap menjaga sehat di situasi demikian? Informasi selengkapnya ada di bawah ini!

Tetap Menerapkan Physical Distancing

Centers for Disease Control and Prevention mengatakan bahwasanya membatasi kontak tatap muka dengan orang lain adalah cara terbaik untuk mengurangi penyebaran coronavirus. Menjaga jarak fisik berarti menjaga jarak antara kamu dan orang lain di luar rumah.

Jadi, walaupun PSBB “dilonggarkan”, kamu tetap bisa mengupayakan pembatasan jarak fisik, caranya adalah:

  1. Batasi jarak sekitar 1–2 meter dari orang lain.
  2. Jangan berkumpul dalam kelompok.
  3. Jauhi tempat-tempat ramai dan hindari pertemuan massal.
  4. Batasi kontak dekat dengan orang lain di luar rumah di ruang tertutup dan terbuka. Ini karena orang dapat menyebarkan virus sebelum tahu mereka sakit. Penting untuk menjauh dari orang lain jika memungkinkan, bahkan jika kamu atau mereka tidak memiliki gejala. 

Baca juga: Apa Bahan Terbaik untuk Membuat Masker Kain?

COVID-19 menyebar terutama di antara orang-orang yang berada dalam kontak dekat untuk waktu yang lama. Penyebaran terjadi ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, dan tetesan dari mulut atau hidung mereka diluncurkan ke udara dan mendarat di mulut atau hidung orang-orang di dekatnya. 

Tetesan juga bisa dihirup ke paru-paru. Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi, tetapi tidak memiliki gejala kemungkinan juga berperan dalam penyebaran COVID-19. Seseorang bisa mendapatkan COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri. 

Meskipun risiko penyakit parah mungkin berbeda untuk semua orang, tetapi siapa pun bisa mendapatkan dan menyebarkan COVID-19. Setiap orang memiliki peran untuk memperlambat penyebaran dan melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekatnya.

Tips Menerapkan PSBB Sehat

Walaupun PSBB sedang “direlaksasi”, kamu tetap bisa kok menjaga kesehatan dan jangan lupa untuk mengikuti aturan PSBB karena sudah ada denda yang diberikan bila melanggar. Berikut ini tips menerapkan PSBB sehat yang bisa kamu lakoni:

Baca juga: Rumah Nyaman Rahasia Mental Sehat

  1. Jika memang diperlukan untuk berbelanja makanan atau obat-obatan di toko kelontong atau apotek, tetap jaga jarak. Bila memungkinkan, gunakan layanan pemesanan obat ataupun makanan online. 

Untuk transaksi obat, kamu bisa banget menggunakan layanan Halodoc.  Kalau mau tanya-tanya seputar kesehatan juga bisa. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. 

  1. Tutupi mulut dan hidung dengan masker ketika berada di sekitar orang lain, termasuk ketika harus keluar rumah berbelanja. 
  2. Penutup wajah kain tidak boleh ditempatkan pada anak di bawah usia 2 tahun, siapa pun yang mengalami kesulitan bernapas, atau tidak sadar, tidak mampu, atau tidak dapat melepas masker tanpa bantuan.
  3. Anak-anak tidak boleh bermain sendiri di luar rumah. 
  4. Bekerja dari rumah jika memungkinkan. 
  5. Hindari penggunaan segala jenis transportasi umum jika memungkinkan. 
  6. Tetap terhubung dengan teman dan keluarga yang tidak tinggal di rumah. Panggilan, obrolan video, atau tetap terhubung menggunakan media sosial. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap situasi yang membuat stres. Sangat penting untuk saling menguatkan di situasi pandemi seperti saat ini.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Social Distancing.
Aljazeera.com Diakses pada 2020. Why 'physical distancing' is better than 'social distancing'.