07 March 2018

Tips Atasi Insomnia saat Menstruasi

Tips Atasi Insomnia saat Menstruasi

Halodoc, Jakarta – Selain identik dengan perubahan suasana hati, menstruasi juga identik dengan rasa nyeri pada payudara, sakit pinggang, kelelahan, kram pada perut, dan sakit melilit di perut bagian bawah.

Alhasil, kondisi ini tidak hanya membuat kaum Hawa sulit beraktivitas, tapi juga membuatnya kesulitan untuk tidur nyenyak bahkan insomnia. Umumnya, ini terjadi karena adanya fluktuasi hormon estrogen dan progesteron saat wanita mengalami menstruasi. Tapi tenang, kamu tetap bisa kok tidur nyenyak saat menstruasi dengan lima tips mengatasi insomnia saat menstruasi di bawah ini!

1. Hindari Kafein

Jika kamu ingin tidur nyenyak saat menstruasi, sebaiknya kamu menghindari konsumsi kafein sebelum tidur. Ini karena kandungan kafein di dalam kopi dan teh dapat memengaruhi produksi hormon tidur melatonin di dalam tubuh, sehingga bisa membuat kamu tetap terjaga di malam hari. Sebagai gantinya, kamu bisa memperbanyak minum air putih selama menstruasi, termasuk sebelum tidur. Karena minum segelas air putih sebelum tidur dapat membantu tubuh mengisi kembali cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas sepanjang hari, membuang racun dalam tubuh, dan membuat tidur terasa lebih nyenyak.

2. Hindari Alkohol

Sama halnya dengan kafein, konsumsi alkohol sebelum tidur juga dapat mengganggu kualitas tidur. Bahkan, beberapa studi menemukan bahwa konsumsi alkohol juga dapat mengubah siklus menstruasi menjadi tidak teratur, sehingga nyeri menstruasi yang dirasakan akan bertambah lama. Karena itu, agar nyeri menstruasi segera berkurang dan kamu bisa tidur nyenyak, sebisa mungkin hindari konsumsi alkohol sebelum tidur, ya.

3. Perhatikan Jenis Makanan yang Dimakan

Selain dapat meningkatkan asupan nutrisi, memilih makanan yang tepat saat menstruasi dapat mencegah rasa sakit, pusing, perut kembung, dan kram akibat menstruasi. Ini karena beberapa makanan, seperti ikan salmon, ikan sarden, ikan teri, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, dan buah-buahan dapat membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan hormon, menstabilkan gula darah, dan menghindari lonjakan insulin saat menstruasi.

4. Tetap Aktif Bergerak

Meskipun sedang menstruasi, kamu tetap harus aktif bergerak. Ini karena sudah ada bukti yang menyebutkan bahwa aktivitas fisik seperti olahraga dapat mengatasi perut kembung, melancarkan sirkulasi darah, dan meringankan kram akibat menstruasi. Sehingga saat nyeri menstruasi berkurang, kamu akan lebih nyaman untuk berktivitas dan tidur. Saat menstruasi, kamu tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga berat seperti angkat beban, ya. Melainkan kamu dianjurkan untuk melakukan olahraga yang ringan dan menyenangkan, seperti  jalan cepat, lari santai, berenang, yoga, dana aerobik setidaknya 20-30 menit sehari agar nyeri menstruasi kamu bisa berkurang.

5. Cari Posisi Tidur yang Nyaman

Saat nyeri menstruasi, posisi tidur apapun jadi serba salah. Tapi tenang saja, karena beberapa ahli telah merekomendasikan posisi tidur yang bisa mengurangi nyeri menstruasi. Ini dinamakan fetal position atau posisi tidur janin, yaitu tidur dengan posisi meringkuk seperti di dalam janin. Posisi tidur tersebut diyakini dapat membuat otot-otot di perut lebih rileks, sehingga dapat mengurangi ketegangan akibat kram menstruasi. Agar lebih nyaman, kamu juga bisa menambahkan bantal untuk menopang tubuh saat tidur. Sebisa mungkin, hindari tidur dengan posisi tengkurap atau merebahkan diri dengan posisi muka menghadap ke bawah, karena posisi ini dapat meningkatkan risiko kebocoran.

Semoga tips di atas bisa membantu kamu untuk mengatasi insomnia saat menstruasi, ya. Tapi, jika nyeri menstruasi yang kamu alami tidak kunjung membaik dan menghambat kamu untuk beraktivitas, kamu perlu bicara dengan dokter. Agar kamu tetap bisa istirahat di rumah, kamu dapat memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter melalui Chat, Voice Call, atau Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play agar kondismu segera membaik.