20 August 2018

Tips Squat yang Efektif untuk Mengencangkan Paha

squat, latihan squat, manfaat squat,mengencangkan paha

Halodoc, Jakarta – Squat adalah salah satu latihan yang bisa diaplikasikan siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun tujuan kebugaran. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari latihan squat. Beberapa di antaranya adalah mengurangi berat badan, mempertahankan mobilitas, meningkatkan kemampuan berlari, dan keseimbangan saat jongkok.

Squat dapat membentuk kaki yang kuat, sehingga dapat membantu menahan beban tubuh sekaligus membangun otot tubuh yang luas. Latihan squat juga dapat sangat bermanfaat secara kesehatan reproduksi pria. Gerakan ini dapat melepaskan testosteron dan hormon pertumbuhan manusia, sehingga membangun dan meningkatkan massa otot secara maksimal.

Massa otot ini membantu mengatur glukosa dan metabolisme serta sensitivitas insulin yang memainkan peran dalam pencegahan obesitas, diabetes dan penyakit kardiovaskular. Latihan squat rutin juga dapat membakar lemak yang setara dengan lari 2 kilometer. Latihan squat juga dapat melancarkan sirkulasi gerak tubuh. Pasalnya, detak jantung yang berdegup kencang akan memompa darah secara maksimal, sehingga alirannya menjadi semakin lancar.

Mengetahui ada begitu banyak manfaat dari squat, ada baiknya kamu mengaplikasikan tips squat yang efektif mengencangkan paha. Ada beberapa poin yang mesti kamu perhatikan saat mengaplikasikan squat seperti:

  1. Jarak Kedua Kaki

Jarak kedua kaki sebelum melakukan squat dapat menjadi pertimbangan seberapa efektif hasil dari latihan squat yang kamu lakukan. Sebagai permulaan, kamu bisa memulainya dengan membuka kedua kaki sejarak dua langkah. Lakukan selama 2-3 menit, kemudian perlebar jadi tiga atau empat langkah supaya keseluruhan otot kaki dapat dilatih dengan sempurna.

  1. Bungkukkan Badan Sampai Bokong Hampir Menyentuh Lantai

Terkadang, kesalahan yang biasa terjadi saat kamu mengaplikasikan latihan squat adalah bokong yang kurang turun. Kesalahan ini mungkin malah membuat punggungmu sakit, karena posisi punggung malah jadinya bengkok. Kemudian, cara ini juga malah tidak membuat kerja paha tidak maksimal.

Cara terbaik untuk memaksimalkan otot-otot di paha adalah dengan memposisikan bokong turun hampir menyentuh lantai. Posisi ini akan “memaksa” otot paha untuk bekerja maksimal, sehingga membuatnya jadi lebih kencang ketimbang kamu hanya membungkuk biasa.

  1. Tahan Badan saat Bokong Turun

Kesalahan umum lain yang biasa dilakukan saat melakukan squat adalah saat di posisi turun, kamu langsung menegakkan badan dengan segera. Padahal, posisi menahan badan saat bokong turun dapat lebih membakar lemak di paha, serta menstimulasi kerja otot lebih spesifik. Bahkan pembentukan bokong bisa menjadi bulat dan lebih kencang. Jadinya bermanfaat ganda kan?

  1. Menegakkan Punggung

Memang, agak sulit rasanya untukmu menegakkan punggung ketika bokong pada posisi turun. Padahal, dengan kamu menegakkan punggung juga bisa membuat badan jadi lebih maksimal bertumpu di paha dan betis. Dengan kamu memaksimalkan tumpuan berat badan di paha, otomatis kerja otot paha bisa lebih maksimal. Bonusnya, punggungmu juga bisa lebih tegak dengan posisi yang seharusnya. Membiasakan latihan squat seperti ini tidak hanya akan mengencangkan paha, tetapi juga memperbaiki postur tubuh supaya tegak.

Mau lebih banyak tahu tentang manfaat squat untuk mengencangkan paha, pertanyaan-pertanyaan lainnya seputar kesehatan, atau nutrisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuhmu, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.