17 January 2018

Tips-tips Penting Bagi yang Ingin Sauna

Tips-tips Penting Bagi yang Ingin Sauna

Halodoc, Jakarta – Setelah lelah menjalani aktivitas seharian, merilekskan tubuh dengan bersauna adalah cara yang paling enak untuk menyegarkan tubuh kembali. Namun, karena sauna dilakukan di dalam ruangan bersuhu cukup panas, maka ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan agar dapat bersauna dengan aman. 

Mandi uap atau bersauna di dalam ruangan bersuhu panas memang dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah merilekskan otot-otot tubuh yang tegang akibat lelah beraktivitas, sehingga tubuh menjadi segar kembali setelahnya. Tapi tahukah jika sauna juga bisa memberikan risiko yang membahayakan keselamatan jika tidak dilakukan secara hati-hati?

Kejadian orang mengalami luka bakar saat bersauna sering terjadi akibat tidak sengaja menyentuh pemanas atau sumber panas lain yang ada di dalam ruangan sauna. Orang yang terkena serangan jantung saat bersauna pun tidak sedikit jumlahnya. Hal ini disebabkan karena orang yang memiliki penyakit jantung kaget dengan perubahan suhu yang drastis saat masuk ke ruangan sauna ataupun saat setelah keluar dari sauna dan terkena air dingin.

Hal yang Perlu Dilakukan Sesaat sebelum Masuk Sauna

  • Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan banyak minum air putih sebelum masuk ke ruangan sauna.
  • Pastikan kamu sudah mengonsumsi makanan sehat sebelum sauna, tapi hindari makan makanan berat 30-60 menit sebelum sauna.
  • Hindari meminum minuman beralkohol sebelum maupun setelah sauna.
  • Basahi badan dengan berendam di dalam kolam air hangat atau whirl pool untuk menyiapkan tubuh menghadapi temperatur yang lebih panas di dalam ruangan sauna.
  • Lepaskan seluruh pakaianmu dan kenakan handuk yang telah disediakan. Atau kamu juga bisa menggunakan kaus berbahan katun dan celana pendek untuk bersauna.
  • Gunakan topi sauna yang berbahan handuk untuk melindungi kepalamu dari suhu panas sauna.

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Berada Di Ruang Sauna

  • Kamu bisa duduk atau berbaring saat berada di ruangan sauna. Namun, jika lantai di ruangan sauna dingin, sebaiknya kamu duduk dengan tidak menapakkan kaki di lantai agar suhu antara tubuh dan kakimu tidak terlalu berbeda jauh.
  • Garuk atau tekan kulit lengan, kaki, perut dan punggungmu dengan lembut agar pori-pori tubuhmu lebih terbuka saat bersauna, sehingga racun-racun dalam tubuhmu dapat dikeluarkan secara alami melalui keringat.
  • Jaga pernapasanmu tetap stabil dengan melakukan pernapasan perut atau pernapasan penuh.
  • Hindari melakukan sauna di tempat yang gelap atau terlalu remang-remang karena dapat memicu sistem saraf parasimpatik dan bisa membuatmu ingin pingsan.
  • Jaga agar ruangan sauna tetap lembap dengan menambahkan air ke dalam pemanas. Dengan demikian, kamu pun dapat berkeringat lebih banyak.
  • Jaga jarak dari alat pemanas dan berhati-hatilah saat ingin menyiramkan air ke tungku tempat batu arang.
  • Waktu maksimal melakukan sauna adalah 20 menit. Namun, jika kamu sudah merasa tidak kuat, segera keluar dari ruang sauna.

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Sauna

  • Minum 2-4 gelas air putih, tapi jangan air hangat.
  • Mengejutkan badan dengan menyiramkan air dingin setelah keluar dari ruang sauna dapat bermanfaat untuk menutup kembali pori-pori, mendorong darahmu mengalir kembali ke organ inti, dan meningkatkan pertahanan alamimu. Namun, cara ini sebaiknya tidak dilakukan oleh kamu yang memiliki penyakit jantung, pengidap asma, maupun kamu yang baru pertama kali bersauna.

Untuk kamu yang baru pertama kali ingin mencoba melakukan sauna, sebaiknya tanyakan dulu kepada dokter apakah kondisi kesehatanmu aman untuk bersauna. Kamu juga bisa meminta saran kesehatan kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Di Halodoc, kamu bisa menghubungi dokter melalui Chat dan Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli berbagai produk kesehatan di Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order lewat aplikasi dan pesanan akan diantarkan dalam waktu satu jam. Kini, kamu juga bisa melakukan berbagai tes kesehatan tanpa perlu keluar rumah dengan menggunakan fitur Lab Service. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.