Tips Turunkan Berat Badan Setelah Liburan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Tips Turunkan Berat Badan Setelah Liburan

Halodoc, Jakarta – Banyak orang menunggu momen liburan. Selain untuk keluar dari rutinitas, liburan juga dijadikan momen untuk menghilangkan stres. Ada yang menghabiskan liburan dengan jalan-jalan, tapi ada juga yang hanya menghabiskan liburan di rumah. Kemana pun tujuannya, makan adalah aktivitas yang jarang terlewatkan saat liburan.

Sayangnya, banyaknya asupan makan saat liburan seringkali enggak berbanding dengan aktivitas fisik. Itu mengapa banyak orang yang mengeluh berat badan naik setelah liburan usai. Sebuah studi menyebutkan bahwa kenaikan berat badan terjadi karena saat liburan orang cenderung makan apa saja tanpa memikirkan kalorinya. Nah, kalau berat badan kamu bertambah setelah liburan, jangan khawatir. Kamu bisa mengatasinya dengan 4 tips menurunkan berat badan setelah liburan. Apa saja?

1. Tentukan Target Diet

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan target yang jelas. Kamu bisa mencatat kenaikan berat badan yang dialami, lalu tentutan target penurunan berat badan yang kamu inginkan. Sebisa mungkin, buat target yang realistis dan tidak terlalu berlebihan. Agar tidak memberatkan, kamu bisa membagi target ke dalam beberapa waktu. Misalnya, target penurunan berat badan 4 kilogram dalam 1 bulan bisa kamu bagi menjadi per 1 kilogram dalam 1 minggu. Setelah target dibuat, kamu bisa kamu bisa menyusun rencana diet apa yang ingin kamu lakukan untuk mencapai target.  

2. Jalankan Diet Sehat

Diet boleh-boleh saja, tapi jangan terlalu memaksakan. Kamu bisa menerapkan pola diet sehat untuk menurunkan berat badan. Batasi konsumsi gula dan garam harian, pilih makanan yang rendah lemak dan kalori, dan perbanyak konsumsi protein dan karbohidrat kompleks. Ini karena protein dan karbohidrat kompleks bisa membuat kamu kenyang lebih lama sehingga bisa mengontrol porsi makan kamu. Jangan lupa juga untuk perbanyak minum air putih serta menambahkan buah dan sayuran dalam menu diet harian kamu, ya.

3. Mulailah Olahraga

Meski membatasi porsi makan dan olahraga adalah dua hal yang berbeda, keduanya bisa saling melengkapi untuk membuat rencana diet kamu berhasil. Jika mengurangi porsi makan untuk membatasi asupan kalori, maka olahraga dilakukan untuk membakar kalori di dalam tubuh. Selain itu, olahraga juga bisa membakar lemak lebih banyak, menjaga berat badan stabil, mencegah stres, dan meningkatkan kualitas tidur. Kamu bisa mulai dengan olahraga yang kamu bisa, misalnya jalan kaki, lari, berenang, bersepeda, dan lainnya. Lakukan secara bertahap dan rutin setidaknya 10-30 menit per hari.

4. Jangan Memaksakan Diri

Menjalankan diet memang enggak mudah, itu mengapa banyak orang yang "gagal diet". Ini hal yang wajar, karena proses diet enggak selamanya sempurna. Jadi, jika suatu hari kamu melakukan "kesalahan" di tengah proses diet, kamu enggak perlu menyalahkan diri sendiri. Biarkan diri kamu melakukan "kesalahan" itu, lalu fokus kembali ke rencana diet yang sudah kamu rencanakan keesokan harinya. Karena memaksakan dan menyalahkan diri sendiri hanya akan membuat kamu tidak menikmati proses diet yang kamu jalankan.

Selain empat cara di atas, kamu juga bisa mengecek kadar kadar kolestrol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain setelah liburan, lho. Agar mudah, kamu bisa mengeceknya melalui aplikasi Halodoc. Kamu tinggal pilih Lab Service yang terdapat pada aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui kamu pada waktu yang sudah ditentukan. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play agar kesehatan kamu tetap terkontrol dengan baik. (Baca juga: Inilah 6 Cara Turunkan Berat yang Mudah Dilakukan)