24 April 2018

Trik Agar Anak Doyan Makan Sayur, Saatnya Berkebun

Trik Agar Anak Doyan Makan Sayur, Saatnya Berkebun

Halodoc, Jakarta – Sayur adalah salah satu makanan yang memiliki nutrisi dan gizi dan sangat dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan anak. Namun, kebanyakan anak-anak justru tidak begitu menyukai sayuran. Mereka biasanya menyisihkan sayuran yang ada di dalam olahan makanan mereka. Nah, jika tidak dibiasakan dari sedini mungkin, dikhawatirkan mereka akan tumbuh dan berkembang dengan asupan sayuran yang kurang. Nah, ini tugas ibu sebagai orangtua untuk membuat anak anda menyukai sayuran.

(Baca juga: Cara Benar Bilang "No" Pada Anak)

 

  • Anak yang Belajar Berkebun, Makan Sayur dan Buah Lebih Banyak

 

Jika ibu berpikir berkebun dengan anak akan membuat ibu repot, sebaiknya mulai hindari pemikiran seperti itu. Karena, anak-anak yang diajak berkebun akan lebih banyak mengonsumsi buah atau sayur. Hal ini karena anak-anak yang menanam sendiri sayuran mereka akan cenderung merasa tertarik untuk mencoba sayuran yang mereka tanam langsung. Selain itu, mereka juga akan belajar cara menghargai sebuah makanan.

Menurut penelitian dari The Journal of The Academy of Nutrition and Dietetics, mengungkapkan bahwa anak-anak yang belajar berkebun saat kecil, saat besar nanti kemungkinan akan mengonsumsi sayur lebih banyak dibanding mereka yang tidak pernah diajak berkebun oleh orang tuanya.

 

  • Ajak Anak Mempersiapkan Makanan

 

Selain berkebun, ibu juga bisa mengajak anak untuk mempersiapkan makanan. Mulai dari berbelanja di pasar, hingga memasak makanan di rumah. Dengan mengajak anak ke pasar, secara tidak langsung ibu bisa mengenalkan berbagai macam jenis sayur yang baik untuk kesehatan. Biarkan anak memilih sayuran yang akan ia konsumsi. Nah dengan begini, dijamin anak akan penasaran dengan rasa sayuran yang ia pilih. Anak pun akan semangat untuk mengonsumsi sayur.

 

  • Jangan Paksa Anak untuk Makan Sayur

 

Jika anak tidak mau makan sayuran yang ibu sediakan, sebaiknya jangan langsung paksa anak untuk makan sayuran tersebut. Memaksa anak mengonsumsi sayuran, nyatanya bisa membuat trauma terhadap sayuran, bahkan hingga ia dewasa. Ibu bisa menggunakan cara lain dengan menyediakan banyak pilihan sayuran. Ibu bisa mengenalkan tiap sayuran dalam porsi kecil. Mencampur sayuran dengan bahan makanan lain, misalnya daging, juga menjadi salah satu cara untuk mengajak anak mencoba sayuran. Buatlah waktu makan ibu dan anak semenarik mungkin.

 

  • Bentuk Sayuran Menjadi Makanan yang Menarik

 

Pada saat makanan memiliki bentuk menarik dan disajikan dengan baik, maka akan banyak orang yang lebih tertarik dengan makanan tersebut. Bentuklah sayuran semenarik mungkin dan berikan sayuran dengan warna yang berbeda-beda untuk anak. Selain anak belajar mengenal sayuran, anak juga bisa belajar mengenal warna.

Selain membentuk sayuran dengan bentuk yang menarik, ibu juga bisa mencoba  membuat sayuran menjadi resep resep unik lainnya. Seperti membuat sayuran menjadi sup, jus atau salad. Variasikan salad untuk anak anda dengan dressing agar tidak membosankan.

 

  • Ibu Harus Menjadi Contoh untuk Anak

 

Biasanya, apa yang dilihat oleh anak, kemungkinan akan ditiru. Selain bisa mencontohkan anak untuk makan sayuran, jadikan waktu makan bersama digunakan untuk semakin mendekatkan diri satu sama lain. Manfaatnya, anak akan rajin mengonsumsi sayuran dan hubungan ibu anak pun akan semakin erat.

Nah, jika ibu telah menggunakan beberapa cara di atas, tetapi masih belum berhasil untuk membujuk si kecil mengonsumsi sayuran, ibu bisa langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang.