Usia Berapa Tepatnya Anak Memakai Sikat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
usia anak sikat gigi

Halodoc, Jakarta - Pada dasarnya, gigi bayi sudah mulai berkembang saat ia masih berada di dalam kandungan. Namun, 20 calon gigi tersebut masih bersembunyi di balik gusi. Gigi baru nampak saat anak menginjak usia 6-10 bulan. Biasanya, gigi bawah akan muncul terlebih dulu, hingga tumbuh seluruhnya sekitar usia 3 tahun.

Mengenai kapan harus mulai mengajarkan anak untuk menyikat gigi sendiri, sebenarnya tidak ada anjuran usia tertentu. Ada yang menyarankan saat 4 gigi pertama tumbuh, ada pula yang menyarankan saat anak berusia 2 atau 3 tahun.

Namun, mengajarkan anak untuk menyikat giginya sendiri bisa dilakukan saat menginjak usia 2 tahun. Pada usia ini, sebaiknya kamu juga mengajarkan Si Kecil bagaimana meludahkan busa pasta gigi dari dalam mulutnya. Kemudian, saat Si Kecil berusia 3 tahun, ukuran pasta gigi yang kamu berikan dapat ditambah seukuran biji kacang (menjadi 2 ukuran biji kacang). Di usia ini, kamu dapat membiarkan Si Kecil mencoba untuk menyikat giginya sendiri.

Baca juga: Kenalan dengan Abses Gigi pada Anak

Saat menyikat, pastikan ibu dan ayah memantaunya dengan seksama. Pastikan pasta gigi yang digunakan sesuai aturan pemakaian, dan bulu sikat gigi menyentuh permukaan gigi Si Kecil dengan sempurna. Perhatikan dan pastikan juga Si Kecil menggerakan tangannya dengan baik, tidak menelan pasta gigi, dan bisa meludahkan busa pasta gigi setelah selesai menyikat gigi.

Jangan Sembarangan Mengajarkan Si Kecil Menggosok Gigi, Perhatikan Hal Ini

Berikut beberapa hal yang wajib kamu perhatikan ketika mengajarkan Si Kecil untuk menyikat giginya sendiri:

  • Menggunakan sikat gigi berbulu lembut. Pilihkan sikat gigi dengan ukuran kecil. Bila perlu rendam sikat gigi terlebih dulu di air hangat beberapa menit saja sebelum digunakan.

  • Mengganti sikat gigi anak setidaknya 3-4 bulan sekali, begitu bulu sikat terlihat sudah rusak atau setelah Si Kecil baru sembuh dari sakit sebaiknya segera ganti.

  • Gunakan pasta gigi berfluoride, supaya gigi anak terhindar dari karies. Gunakan pasta gigi cukup sebesar biji beras pada permukaan sikat, untuk masa awal belajar menyikat gigi.

  • Saat menyikat giginya, fokuslah pada bagian gigi dan gusi bertemu. Lakukan secara lembut.

  • Pastikan anak menyikat gigi saat mandi, setelah makan dan sebelum tidur.

  • Hindari memberikan makanan manis dan lengket pada anak terlalu sering, terutama jika dirinya susah diajak sikat gigi.

  • Jangan pernah meminjamkan sikat gigi Si Kecil pada orang lain, sepupu, atau temannya.

  • Simpan sikat gigi dalam posisi berdiri pada wadah kering dan terbuka.

  • Ajak Si Kecil untuk mengontrol gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Baca juga: Orang Tua Perlu Tahu, Faktor Risiko Radang Gusi pada Anak

Apabila pada proses mengajarkan anak menggosok gigi kamu menemukan kendala, sebaiknya tidak perlu khawatir. Karena anak hanya bisa menggosok gigi 25 persen dari permukaan giginya pada usia 5 tahun. Sedangkan pada usia 11 tahun hanya dapat menggosok 50 persen, dan usia 18-22 tahun hanya mampu 67 persen.

Dengan kata lain, kemampuan anak menggosok gigi sendiri akan semakin baik seiring bertambahnya usia. Karena perkembangan mata dan kemampuan tangan yang mereka miliki pun semakin meningkat dari hari ke hari.

Baca juga: Gigi Tonggos Bisa Dihindari Sejak Dini?

Untuk melakukan pemeriksaan gigi anak, kini ibu dan ayah bisa lho langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Mudah bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!