Ad Placeholder Image

Wajar Hamil 37 Minggu Selangkangan Sakit Buat Jalan? Ini Dia!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Mei 2026

Hamil 37 Minggu: Selangkangan Sakit Buat Jalan? Atasi!

Wajar Hamil 37 Minggu Selangkangan Sakit Buat Jalan? Ini Dia!Wajar Hamil 37 Minggu Selangkangan Sakit Buat Jalan? Ini Dia!

Ringkasan singkat: Sakit selangkangan saat hamil 37 minggu adalah keluhan umum yang sering membuat sulit berjalan. Kondisi ini umumnya wajar terjadi karena janin yang semakin besar dan mulai turun ke panggul, menimbulkan tekanan pada tulang dan saraf. Peran hormon relaksin juga berkontribusi dalam melonggarkan sendi panggul sebagai persiapan persalinan. Beristirahat cukup, mengubah posisi, menggunakan penyangga perut, dan olahraga ringan dapat membantu meredakan. Namun, jika nyeri hebat, disertai demam, atau perdarahan, segera cari pertolongan medis.

Hamil 37 Minggu Selangkangan Sakit Buat Jalan, Normalkah?

Memasuki usia kehamilan 37 minggu, banyak ibu hamil merasakan nyeri pada area selangkangan, terutama saat mencoba berjalan. Keluhan hamil 37 minggu selangkangan sakit buat jalan ini sangat umum terjadi dan seringkali menjadi tanda bahwa tubuh sedang mempersiapkan diri untuk proses persalinan. Seiring dengan pertumbuhan janin yang semakin besar, tekanan pada panggul dan sekitarnya juga meningkat, menyebabkan ketidaknyamanan yang bervariasi.

Meskipun wajar, tingkat ketidaknyamanan yang dirasakan setiap individu dapat berbeda. Pemahaman tentang penyebab dan cara mengatasinya dapat membantu ibu hamil melalui tahap akhir kehamilan ini dengan lebih nyaman.

Apa Saja Penyebab Sakit Selangkangan saat Hamil 37 Minggu?

Sakit selangkangan yang dirasakan pada usia kehamilan 37 minggu dapat disebabkan oleh beberapa faktor fisiologis yang terjadi menjelang persalinan. Berikut adalah beberapa penyebab utama:

  • Posisi Janin Turun ke Panggul. Pada trimester ketiga akhir, terutama di minggu ke-37, janin mulai bergerak turun ke area panggul sebagai persiapan untuk persalinan. Perubahan posisi ini meningkatkan tekanan pada tulang panggul, sendi, dan ligamen di sekitar selangkangan, yang dapat menyebabkan rasa nyeri saat berjalan atau bergerak.
  • Tekanan pada Tulang dan Saraf. Penurunan kepala janin ke panggul juga dapat menekan saraf-saraf di area tersebut. Saraf skiatik, misalnya, dapat tertekan, menyebabkan nyeri yang menjalar dari punggung bawah, bokong, hingga ke selangkangan atau kaki. Selain itu, peningkatan berat badan ibu dan janin menambah beban pada sendi-sendi panggul.
  • Pengaruh Hormon Relaksin. Hormon relaksin diproduksi dalam jumlah yang lebih tinggi selama kehamilan, terutama menjelang persalinan. Hormon ini berfungsi untuk melonggarkan ligamen dan sendi di panggul, termasuk sendi simfisis pubis di bagian depan panggul. Tujuannya adalah untuk memungkinkan panggul meregang saat melahirkan. Namun, kelonggaran ini juga dapat menyebabkan ketidakstabilan dan nyeri pada area selangkangan.
  • Peregangan Ligamen Uterus. Ligamen di sekitar rahim, seperti ligamen bulat (round ligament), meregang untuk menopang rahim yang semakin membesar. Peregangan ini dapat menyebabkan nyeri tajam atau menusuk di selangkangan, terutama saat batuk, bersin, atau mengubah posisi secara tiba-tiba.
  • Persiapan Tubuh Menuju Persalinan. Seluruh perubahan di atas merupakan bagian dari proses alami tubuh untuk mempersiapkan persalinan. Nyeri selangkangan bisa menjadi salah satu sinyal bahwa tubuh sedang melakukan penyesuaian struktural untuk memfasilitasi kelahiran.

Cara Mengatasi Sakit Selangkangan saat Hamil 37 Minggu

Meskipun sakit selangkangan saat hamil 37 minggu umum terjadi, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meredakan ketidaknyamanan tersebut. Penerapan metode ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup selama sisa kehamilan.

  • Istirahat Cukup. Memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh adalah kunci. Hindari berdiri atau berjalan terlalu lama. Jika memungkinkan, angkat kaki saat berbaring untuk mengurangi tekanan pada panggul.
  • Ubah Posisi dengan Hati-hati. Hindari gerakan mendadak. Saat berbalik di tempat tidur atau bangun dari posisi duduk, lakukan secara perlahan dan hati-hati untuk meminimalkan ketegangan pada ligamen dan otot panggul.
  • Gunakan Penyangga Perut (Belly Band). Alat penyangga perut atau belly band dapat membantu menopang beban perut, mengurangi tekanan pada panggul dan punggung bawah. Ini bisa sangat membantu saat beraktivitas atau berjalan.
  • Olahraga Ringan. Melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki santai atau berenang dapat membantu memperkuat otot panggul dan meningkatkan sirkulasi. Pastikan untuk tidak memaksakan diri dan selalu mendengarkan sinyal tubuh. Senam kehamilan yang berfokus pada peregangan panggul juga bisa bermanfaat.
  • Kompres Hangat atau Dingin. Beberapa ibu hamil merasa lega dengan kompres hangat di area yang nyeri, sementara yang lain lebih nyaman dengan kompres dingin. Eksperimen untuk menemukan mana yang paling efektif.
  • Pijatan Lembut. Pijatan lembut di area selangkangan atau punggung bawah dapat membantu meredakan ketegangan otot. Pastikan pijatan dilakukan oleh terapis yang berpengalaman dalam pijat ibu hamil.

Kapan Harus ke Dokter untuk Sakit Selangkangan saat Hamil?

Meskipun nyeri selangkangan pada hamil 37 minggu umumnya wajar, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera. Penting untuk mengenali tanda-tanda peringatan ini untuk memastikan kesehatan ibu dan janin.

  • Nyeri Hebat yang Tidak Tertahankan. Jika nyeri sangat parah, tidak membaik dengan istirahat atau upaya peredaan lainnya, dan mengganggu aktivitas sehari-hari secara signifikan, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Tidak Dapat Berjalan atau Bergerak. Kesulitan serius untuk berjalan atau menggerakkan kaki akibat nyeri hebat adalah tanda yang tidak boleh diabaikan. Ini bisa mengindikasikan masalah yang lebih serius pada tulang atau sendi panggul.
  • Disertai Demam. Nyeri selangkangan yang disertai demam dapat menjadi indikasi adanya infeksi. Infeksi selama kehamilan memerlukan penanganan medis yang cepat.
  • Adanya Perdarahan atau Keluar Cairan. Jika nyeri selangkangan disertai dengan perdarahan vagina, keluarnya cairan ketuban, atau cairan lain yang tidak biasa, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat. Ini bisa menjadi tanda persalinan prematur atau komplikasi lainnya.
  • Nyeri yang Menjalar ke Kaki atau Selangkangan. Nyeri yang menjalar dengan intensitas tinggi, terutama jika disertai kebas atau kesemutan, dapat menunjukkan adanya penekanan saraf yang lebih signifikan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Sakit selangkangan saat hamil 37 minggu dan kesulitan untuk berjalan adalah pengalaman umum yang dialami banyak ibu hamil, seringkali disebabkan oleh pergerakan janin, tekanan panggul, dan pengaruh hormon relaksin. Mengelola kondisi ini dengan istirahat cukup, perubahan posisi yang hati-hati, penggunaan penyangga perut, dan olahraga ringan dapat membantu meredakan ketidaknyamanan.

Apabila nyeri selangkangan yang dirasakan sangat hebat, menyebabkan kesulitan berjalan, atau disertai gejala lain seperti demam, perdarahan, atau keluarnya cairan yang tidak biasa, penting untuk segera mencari pertolongan medis. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai keluhan kehamilan atau mendapatkan saran medis yang akurat, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter spesialis kandungan melalui aplikasi Halodoc. Tim ahli Halodoc siap memberikan panduan dan penanganan yang tepat sesuai kondisi kesehatan.