23 January 2019

Wajib Tahu, Deretan Skrining Kesehatan untuk 13 Jenis Kanker

Wajib Tahu, Deretan Skrining Kesehatan untuk 13 Jenis Kanker

Halodoc, Jakarta - Skrining kesehatan (screening test) merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk mendeteksi suatu penyakit sejak dini. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk memastikan diagnosis terhadap suatu kondisi medis atau penyakit, termasuk yang tidak menimbulkan gejala jika masih dalam stadium awal (penyakit degeneratif). Salah satu golongan penyakit yang dapat ditentukan diagnosisnya melalui tes skrining adalah kanker.

Berikut beberapa jenis kanker yang dapat dideteksi lewat tes skrining:

1. Kanker Payudara

Kanker yang umum menyerang wanita ini dapat dideteksi dengan melakukan rangkaian tes skrining berupa:

  • Mammogram

Skrining mammogram biasanya dilakukan untuk pengidap dalam rentang usia 50-69 tahun. Bahkan, untuk pemeriksaan berkala, skrining mammogram disarankan untuk dilakukan setidaknya setiap 2 tahun sekali.  

  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) Breast

Tes ini disarankan untuk dilakukan setiap tahun, bersama dengan tes mammogram, terutama pada wanita yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker payudara.

  • Ultrasound Breast

Biasanya, dilakukan sebagai tes lanjutan pada pengidap dengan hasil tes mammogram yang abnormal.

  • Tumour Marker for Breast Cancer

2. Kanker Serviks

Untuk mendeteksi adanya kanker serviks, dibutuhkan rangkaian skrining kesehatan berupa:

  • Pap Smear

Pemeriksaan ini dapat dilakukan pada wanita yang telah aktif secara seksual, secara rutin setidaknya setiap 3 tahun sekali.

  • Ultrasound Pelvis

  • Computed Tomography (CT) Pelvis

3.Kanker Usus

Kanker usus atau colorectal cancer dapat didiagnosis dengan melakukan beberapa tes skrining kesehatan berikut:

  • Faecal Immunochemical Test (FIT)

Tes ini biasanya dilakukan terhadap individu yang berisiko tinggi, seperti memiliki keluarga dengan riwayat penyakit serupa, secara rutin setiap tahunnya.

  • Colonoscopy

Pemeriksaan ini biasanya dilakukan secara rutin setiap tahun pada orang yang memiliki risiko tinggi, atau telah berusia di atas 50 tahun.

  • CT Colonography

CT Colonography, atau juga dikenal dengan nama virtual colonoscopy, adalah pemeriksaan pencitraan invasif pada usus besar dan rektum. Pemeriksaan ini menggunakan CT scan untuk memperoleh gambar dan perangkat lunak komputer untuk memproses gambar untuk diinterpretasi.

  • Carcinoembryonic Antigen (CEA)

  • Abdominal X-ray (AXR)

  • CT Abdomen

4. Kanker Endometrium

Untuk mendeteksi kanker endometrium dibutuhkan tes skrining berupa:

  • Ultrasound Pelvis

  • CT Pelvis

5. Kanker Lambung

Dalam menentukan diagnonis kanker lambung, dokter biasanya melakukan tes skrining berupa Oesophago Gastro Duodenoscopy (OGD).

6. Kanker Hati

Kanker yang menyerang organ terbesar dalam tubuh manusia ini dapat dideteksi dengan melakukan tes skrining berupa:

  • Alpha-fetoprotein (AFP)

Tes ini harus dilakukan rutin setiap tahun.

  • Ultrasound Hepatobiliary System (US HBS)

Sama seperti tes AFP, tes ini juga perlu dilakukan secara rutin setiap tahunnya.

  • Liver Function Test (LFT)

7. Kanker Paru-Paru

Untuk mendeteksi kanker paru-paru, dibutuhkan serangkaian tes skrining berupa:

  • Tumor Marker for Lung Cancer

  • Rontgen Dada

  • Spiral CT Scan

8. Kanker Nasofaring

Kanker ini dapat didiagnosis dengan melakukan rangkaian tes skrining berupa:

  • Tumour Marker for NPC

  • Nasoscopy

  • Kanker yang menyerang esofagus, jaringan epitel pada tenggorokan, ini dapat dideteksi dengan melakukan rangkaian skrining kesehatan berupa Oesophago Gastro Duodenoscopy (OGD).

9. Kanker Esofagus

Kanker yang menyerang esofagus, jaringan epitel pada tenggorokan, ini dapat dideteksi dengan melakukan rangkaian skrining kesehatan berupa Oesophago Gastro Duodenoscopy (OGD).

10. Kanker Ovarium

Kanker ovarium (ovarian cancer) adalah kanker yang menyerang indung telur (ovarium). Kanker ini dapat dideteksi dengan melakukan rangkaian tes skrining berupa:

  • Transvaginal Ultrasound

  • Cancer Antigen (CA)

  • CT Pelvis

11. Kanker Pankreas

Kanker ini dapat diketahui dengan melakukan tes skrining berupa Cancer Antigen, tepatnya CA 19-9.

12. Kanker Prostat

Kanker yang umum menyerang pria ini dapat didiagnosis melalui hasil dari rangkaian tes berupa:

  • Prostate-specific Antigen (PSA)

  • MRI Prostate

13. Kanker Testis

Kanker testis adalah kanker yang menyerang bagian testikel pria. Untuk mendeteksinya, diperlukan rangkaian tes berupa Testicular Cancer Test, seperti AFP dan Beta-HCG.

Itulah deretan skrining kesehatan untuk 13 jenis kanker. Jika kamu membutuhkan layanan untuk cek laboratorium, kamu bisa kok memesannya lewat aplikasi Halodoc. Tinggal tentukan waktu dan jenis tes yang kamu inginkan, petugas lab-nya akan datang ke rumah. Selain itu, jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal gejala atau gangguan kesehatan yang kamu alami, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya.

Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!