18 June 2018

Waspada Kanker Payudara Bisa Menyebar di 5 Bagian Tubuh Ini

kanker payudara, penyebaran kanker payudara, komplikasi kanker payudara

Halodoc, Jakarta – Kanker payudara adalah kondisi ketika sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali, sehingga membentuk jaringan dalam payudara. Umumnya, kanker ini terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), saluran yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara (duktus), jaringan lemak, atau jaringan ikat dalam payudara. Namun, apakah kanker payudara bisa menyebar ke organ tubuh lain? Simak faktanya tentang kanker payudara di sini, yuk!

Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Sering Terjadi Pada Wanita

Waspada Penyebaran Kanker Payudara

Penyebaran (metastasis) kanker payudara bisa terjadi melalui beberapa cara, yaitu melalui aliran darah, getah bening, atau pun secara langsung. Untuk mendiagnosis penyebaran ini, dokter akan memperhatikan ukuran benjolan, adanya keterlibatan kelenjar getah bening, dan adanya penyebaran pada organ lain. Patokan tersebut akan digunakan untuk menentukan stadium kanker yang dibagi menjadi stadium awal (I) – stadium lanjur (IV).

Berikut adalah potensi penyebaran kanker payudara pada organ tubuh lain yang perlu diwaspadai:

Baca juga: Sehatnya 6 Makanan Ini, Ampuh Turunkan Risiko Kanker Payudara

1. Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan, di dalam payudara, dan di dekat tulang selangka adalah area yang biasanya pertama kali terkena penyebaran kanker payudara. Penyebaran ini bisa terjadi sejak kanker payudara berada di stadium IB. Pada stadium ini, beberapa sel kanker, mungkin dalam jumlah kecil sudah masuk ke dalam kelenjar getah bening. Gejala yang ditimbulkan antara lain adanya benjolan pada ketiak atau area tulang selangka.

2. Tulang

Sel-sel kanker yang menyebar ke tulang bisa menyebabkan beberapa bagian struktur tulang pecah tanpa membentuk tulang baru. Dampaknya, tulang cenderung lemah dan rentan terhadap patah tulang. Kalau kanker payudara sudah menyebar ke tulang, pengidapnya akan merasakan nyeri tulang, tulang menjadi lemah dan mudah patah, hingga kelumpuhan. Gejala lain yang mungkin timbul adalah hiperkalsemia, yaitu tingginya kadar kalsium di dalam plasma darah yang ditandai dengan munculnya rasa mual, mudah mengantuk, hilangnya nafsu makan, rasa haus, dan sembelit.

3. Hati

Kalau kanker payudara sudah menyebar ke hati, gejala yang muncul biasanya rasa sakit di bagian perut yang tak kunjung hilang. Kamu juga akan merasa kembung dan kenyang, sehingga bisa menurunkan nafsu makan dan berat badan. Gejala lainnya adalah urine berwarna gelap, kulit kuning (penyakit kuning), demam, serta mual dan muntah.

4. Paru-paru

Kanker yang telah menyebar ke paru-paru akan membuat pengidapnya lebih lemah dan rentan sakit. Ini terjadi karena tubuhnya kesulitan untuk melawan bakteri dan infeksi, sehingga ia rentan mengidap pneumonia (infeksi paru-paru). Gejala yang ditimbulkan akibat penyebaran ini adalah sesak napas,  efusi pleura (penumpukan cairan di lapisan paru-paru), batuk berkepanjangan, dan nyeri dada.

5. Otak

Penyebaran kanker payudara di otak terjadi pada stadium lanjut atau stadium IV. Gejala yang ditimbulkan antara lain sakit kepala, gangguan penglihatan, kejang-kejang, kelelahan yang ekstrem, hingga adanya gumpalan darah pada otak.

Itulah lima organ yang perlu diwaspadai terkait penyebaran kanker payudara. Kalau kamu punya keluhan pada payudara, segeralah berbicara dengan dokter. Sebab bisa jadi, keluhan tersebut merupakan tanda adanya gangguan kesehatan, seperti tumor atau kanker. Untuk bicara pada dokter, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc.

Kamu tinggal download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play. Lalu, kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!