Ad Placeholder Image

Waspada Makanan Mengandung Boraks, Kenali Ciri Khasnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Deteksi Makanan Mengandung Boraks, Tips Mudah Aman!

Waspada Makanan Mengandung Boraks, Kenali Ciri KhasnyaWaspada Makanan Mengandung Boraks, Kenali Ciri Khasnya

Mengenali Makanan yang Mengandung Boraks: Bahaya dan Cara Menghindarinya

Boraks adalah senyawa kimia yang dilarang penggunaannya dalam makanan. Meskipun demikian, senyawa ini seringkali ditemukan pada jajanan pasar dan produk olahan tertentu sebagai bahan pengenyal dan pengawet ilegal. Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi boraks dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Artikel ini akan membahas secara detail ciri-ciri, bahaya, dan cara menghindari makanan yang mengandung boraks.

Apa Itu Boraks dan Mengapa Dilarang dalam Makanan?

Boraks, atau natrium tetraborat, adalah mineral yang secara alami ditemukan di alam. Senyawa ini umumnya digunakan dalam industri non-pangan, seperti pembuatan deterjen, kosmetik, atau bahan pembersih. Namun, boraks dilarang untuk ditambahkan dalam produk makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) karena toksisitasnya terhadap tubuh manusia.

Penggunaan boraks dalam makanan bertujuan untuk meningkatkan tekstur menjadi lebih kenyal, membuat makanan tidak mudah hancur, dan memperpanjang masa simpan. Produsen nakal memanfaatkan sifat ini untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya tarik produk.

Ciri-Ciri Umum Makanan yang Mengandung Boraks

Mengenali ciri-ciri fisik makanan yang terkontaminasi boraks penting untuk melindungi diri dan keluarga. Umumnya, makanan yang mengandung boraks memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Memiliki tekstur yang sangat kenyal dan elastis, bahkan cenderung memantul jika dilempar.
  • Warna makanan cenderung lebih putih atau pucat dari seharusnya, karena boraks dapat memudarkan warna alami.
  • Tidak mudah busuk atau awet dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan makanan tanpa boraks.
  • Tidak mudah hancur atau patah, meskipun telah diolah atau dimasak.

Daftar Makanan yang Sering Terkontaminasi Boraks

Beberapa jenis jajanan pasar dan makanan olahan seringkali menjadi target penyalahgunaan boraks. Pemahaman akan karakteristik spesifik pada makanan ini dapat membantu identifikasi.

Bakso

Bakso yang mengandung boraks cenderung memiliki kekenyalan yang berlebihan dan terasa sangat licin di lidah. Warnanya seringkali tampak lebih pucat atau putih bersih, bukan abu-abu kecoklatan alami daging. Jika bakso dilempar, ia akan memantul seperti bola karet.

Mie Basah

Mie basah yang terkontaminasi boraks akan terasa sangat kenyal dan sulit putus saat ditarik. Teksturnya licin dan mengkilat, serta tidak mudah lengket satu sama lain. Mie seperti ini juga cenderung tidak mudah basi.

Tahu

Tahu berboraks memiliki tekstur yang sangat kenyal dan elastis, tidak mudah hancur saat dipegang atau dipotong. Warnanya bisa terlihat lebih putih bersih dan produk ini biasanya lebih awet, tidak mudah asam meskipun disimpan di suhu ruang dalam waktu relatif lama.

Kerupuk

Kerupuk yang ditambahkan boraks akan terasa lebih renyah dan garing secara tidak wajar. Teksturnya bisa sangat keras dan tidak mudah melempem, bahkan setelah terpapar udara.

Sosis

Sosis ilegal yang mengandung boraks seringkali memiliki tekstur yang sangat padat dan kenyal. Warnanya mungkin lebih terang atau pucat, dan produk tersebut terasa tidak wajar jika dibandingkan dengan sosis berkualitas baik yang berlabel BPOM.

Lontong dan Ketupat

Penggunaan boraks pada lontong atau ketupat bertujuan agar teksturnya lebih padat dan kenyal, serta tahan lama. Lontong atau ketupat berboraks akan terasa lebih liat dan tidak mudah basi.

Nugget

Nugget yang mengandung boraks akan terasa sangat kenyal dan padat, sulit dihancurkan. Produk ini juga mungkin memiliki masa simpan yang lebih panjang dari nugget tanpa pengawet ilegal.

Pempek

Pempek dengan tambahan boraks memiliki tekstur yang sangat kenyal dan elastis, bahkan seringkali terasa “membal” saat digigit. Pempek ini juga cenderung lebih awet dan tidak mudah basi.

Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Boraks

Konsumsi boraks, meskipun dalam dosis kecil secara terus-menerus, dapat menyebabkan akumulasi di dalam tubuh dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Keracunan akut maupun kronis dapat terjadi.

Gejala keracunan akut meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, sakit kepala, dan demam. Dalam kasus yang parah, dapat terjadi kerusakan pada ginjal, hati, bahkan sistem saraf pusat. Paparan jangka panjang dapat mengganggu fungsi organ vital dan reproduksi.

Cara Mencegah Konsumsi Makanan Berboraks

Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari dampak buruk boraks. Beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Belanja di tempat terpercaya yang memiliki standar kebersihan dan keamanan pangan yang baik.
  • Pilih produk makanan kemasan yang memiliki izin edar BPOM dan label halal (jika relevan).
  • Waspada terhadap makanan dengan ciri-ciri yang disebutkan sebelumnya: terlalu kenyal, warna terlalu putih atau cerah, tidak mudah basi.
  • Jika memungkinkan, buat sendiri makanan olahan di rumah untuk memastikan kualitas bahan dan keamanannya.
  • Jangan tergoda harga yang terlalu murah untuk produk yang memiliki masa simpan tidak wajar.

Kapan Harus ke Dokter dan Penanganan Awal Gejala

Jika seseorang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan, seperti mual, muntah hebat, diare berulang, nyeri perut parah, pusing, atau demam tinggi, segera cari pertolongan medis. Penting untuk tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sebagai langkah penanganan awal untuk meredakan gejala umum seperti demam atau nyeri yang mungkin menyertai kondisi tubuh tidak fit, misalnya setelah mengonsumsi makanan yang meragukan, dapat diberikan obat penurun panas dan pereda nyeri. Namun, penggunaan obat ini tidak menggantikan penanganan medis untuk keracunan serius.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Kesadaran akan bahaya boraks dalam makanan sangat krusial. Kenali ciri-ciri makanan yang terkontaminasi dan selalu prioritaskan keamanan pangan. Jika timbul gejala kesehatan yang mengkhawatirkan setelah mengonsumsi makanan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Melalui Halodoc, dapatkan informasi kesehatan terpercaya dan buat janji temu dengan dokter spesialis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Jaga kesehatan tubuh dengan cermat memilih asupan makanan sehari-hari.