Ad Placeholder Image

Wedang Ronde Terbuat dari Ketan, Kacang, dan Kuah Jahe

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Wedang Ronde Terbuat dari Bola Ketan, Kacang, Jahe

Wedang Ronde Terbuat dari Ketan, Kacang, dan Kuah JaheWedang Ronde Terbuat dari Ketan, Kacang, dan Kuah Jahe

Definisi Wedang Ronde: Minuman Hangat dari Bola Ketan dan Kuah Jahe

Wedang ronde adalah minuman tradisional khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasa manis dan menghangatkan. Minuman ini memiliki sejarah panjang, berakar dari pengaruh kuliner Tionghoa yang kemudian diadaptasi dengan kekayaan rempah lokal Jawa. Secara harfiah, “wedang” berarti minuman hangat dan “ronde” merujuk pada bola-bola ketan kenyal yang menjadi ciri khasnya. Konsumsi wedang ronde sering kali dikaitkan dengan suasana dingin atau malam hari, karena sifatnya yang dapat memberikan kehangatan pada tubuh.

Komposisi wedang ronde tidak hanya menawarkan kelezatan tetapi juga sensasi tekstur yang unik. Minuman ini disajikan dengan kuah jahe hangat yang kaya rempah, berpadu dengan kelembutan bola-bola ketan berisi isian manis. Penambahan beragam topping semakin melengkapi pengalaman menikmati sajian tradisional ini.

Wedang Ronde Terbuat dari Apa Saja? Mengenal Bahan Utama

Pembuatan wedang ronde melibatkan beberapa komponen kunci yang masing-masing berkontribusi pada karakteristiknya. Komponen utama terdiri dari bola-bola ronde, kuah jahe, dan beragam pelengkap yang memperkaya rasa serta tekstur.

Bola-bola Ronde

Bola-bola ketan adalah jantung dari hidangan wedang ronde. Ini adalah bola-bola kenyal bertekstur lembut yang terbuat dari campuran tepung ketan dan sedikit tepung tapioka.

  • Kulit Ronde: Adonan dasar terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan air hingga kalis dan mudah dibentuk. Penambahan sedikit tepung tapioka dapat meningkatkan kekenyalan bola ronde.
  • Isian Ronde: Bagian dalam bola ronde diisi dengan campuran manis yang terbuat dari kacang tanah sangrai. Kacang tanah ini dihaluskan bersama gula pasir dan sedikit air hingga membentuk pasta kental yang kemudian dibulatkan kecil-kecil sebagai isian. Isian ini memberikan ledakan rasa manis gurih saat bola ronde dikunyah.

Kuah Jahe

Kuah jahe menjadi elemen paling esensial dalam wedang ronde, berfungsi sebagai penghangat dan penambah aroma. Kuah ini diracik dari beberapa bahan alami.

  • Jahe: Rimpang jahe segar adalah bahan utama yang memberikan sensasi hangat dan aroma khas. Jahe biasanya direbus dengan sedikit dimemarkan agar sarinya lebih keluar.
  • Gula Merah atau Gula Pasir: Memberikan rasa manis alami pada kuah. Penggunaan gula merah juga dapat menambah kedalaman warna dan aroma karamel yang khas.
  • Serai: Batang serai yang dimemarkan memberikan aroma harum sitrus yang menyegarkan dan melengkapi profil rasa jahe.
  • Daun Pandan: Penambahan daun pandan memberikan aroma wangi yang menenangkan, menyeimbangkan aroma rempah lainnya, dan membuat kuah menjadi lebih harum.

Pelengkap Wedang Ronde

Untuk memperkaya pengalaman makan, wedang ronde sering kali ditaburi atau disajikan dengan beberapa pelengkap.

  • Kacang Sangrai: Taburan kacang tanah sangrai yang dipecah kasar menambah tekstur renyah dan rasa gurih.
  • Roti Tawar: Beberapa variasi menambahkan potongan roti tawar yang akan melunak saat terendam kuah jahe, memberikan tekstur lembut yang berbeda.
  • Kolang-kaling dan Pacar Cina: Beberapa penjual juga menambahkan kolang-kaling atau pacar cina untuk variasi tekstur dan warna.

Manfaat Kesehatan Wedang Ronde

Meskipun dikenal sebagai minuman tradisional, bahan-bahan alami dalam wedang ronde memiliki potensi manfaat kesehatan. Jahe, sebagai komponen utama kuah, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.

  • Menghangatkan Tubuh: Kandungan gingerol dalam jahe memberikan efek termogenik yang dapat membantu menghangatkan tubuh, terutama saat cuaca dingin.
  • Meredakan Mual: Jahe dikenal efektif dalam meredakan mual dan muntah, termasuk mual akibat mabuk perjalanan atau kehamilan.
  • Membantu Pencernaan: Jahe dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi kembung.
  • Potensi Anti-inflamasi: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tips Konsumsi Wedang Ronde yang Sehat

Meskipun memiliki potensi manfaat, konsumsi wedang ronde perlu diperhatikan karena kandungan gulanya. Penyesuaian dapat dilakukan untuk menjadikannya pilihan camilan yang lebih sehat.

  • Porsi Terkontrol: Konsumsi dalam porsi sedang untuk menghindari asupan gula berlebih.
  • Kurangi Gula: Jika memungkinkan, minta penjual untuk mengurangi takaran gula dalam kuah, atau buat sendiri di rumah untuk mengontrol jumlah gula.
  • Perhatikan Alergi: Individu dengan alergi kacang harus berhati-hati atau menghindari konsumsi isian ronde dan taburan kacang.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Wedang ronde adalah minuman tradisional yang lezat dan menghangatkan, terbuat dari bola-bola ketan berisi kacang dan kuah jahe rempah. Bahan-bahan alaminya, terutama jahe, menawarkan beberapa manfaat kesehatan potensial seperti menghangatkan tubuh dan meredakan mual.

Meskipun demikian, penting untuk menikmati wedang ronde dengan bijak, mengingat kandungan gulanya. Apabila memiliki kondisi kesehatan tertentu atau kekhawatiran terkait asupan gula, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi melalui Halodoc untuk mendapatkan saran nutrisi yang tepat. Pengguna dapat dengan mudah menghubungi dokter spesialis melalui fitur chat atau video call di aplikasi Halodoc.