• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 10 Gangguan Kesehatan yang Rentan Terjadi pada Newborn
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 10 Gangguan Kesehatan yang Rentan Terjadi pada Newborn

10 Gangguan Kesehatan yang Rentan Terjadi pada Newborn

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 19 September 2022

“Bayi baru lahir rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Ini karena, organ-organnya masih dalam proses pematangan dan imunitasnya yang masih berkembang.”

10 Gangguan Kesehatan yang Rentan Terjadi pada Newborn10 Gangguan Kesehatan yang Rentan Terjadi pada Newborn

Halodoc, Jakarta – Sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir (newborn) masih dalam proses perkembangan. Karena alasan ini, mereka mudah mengalami gangguan kesehatan. Dari sekian banyak penyakit, ada beberapa jenis yang rentan dialami oleh Si Kecil. 

Penyakit kuning misalnya, kondisi ini umum menimpa bayi baru lahir. Kadar bilirubin yang terlalu tinggi dapat mengubah kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan. Tingginya bilirubin disebabkan karena organ hati newborn cenderung belum matang untuk membuang kelebihan bilirubin dalam darah. 

Masalah Kesehatan yang Rentan Menimpa Newborn

1. Kolik

Masalah kesehatan lazim dialami oleh bayi baru lahir. Kolik ditandai dengan bayi menangis terus menerus tanpa alasan yang jelas, terutama di malam hari. Beberapa teori mengatakan kolik disebabkan oleh penumpukan gas dan hormon yang menyebabkan sakit perut. Stimulasi berlebihan oleh cahaya atau suara ditengarai juga bisa memicunya. 

2. Distensi perut

Orang awam menyebutnya sebagai perut kembung. Tanda yang bisa dikenali adalah perut yang terasa keras dan bengkak. Perut kembung dapat disebabkan oleh sembelit atau terlalu banyak menelan angin.

3. Gumoh

Gumoh juga termasuk masalah yang lazim dialami bayi. Hal ini terjadi ketika bayi terlalu banyak minum susu maupun terlalu banyak udara yang masuk saat proses menyusui. Untuk mencegahnya, ibu perlu menyendawakan bayi dengan menepuk-nepuk punggungnya. 

4. Anemia

Kondisi ini terjadi ketika jumlah sel darah merah kurang dari normal. Anemia umumnya rentan menimpa bayi yang dilahirkan oleh ibu pengidap anemia. Bayi yang mengalami anemia cenderung sulit mengalami kenaikan berat badan. 

5. Demam

Demam adalah tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Namun, ibu perlu waspada jika Si Kecil mengalami demam tinggi lebih dari tiga hari. Kondisi ini perlu ditangani segera karena bisa menyebabkan kejang dan kerusakan otak pada bayi.

6. Masalah kulit

Ruam popok termasuk masalah kulit yang rentan menimpa bayi. Pemicunya adalah popok yang tidak langsung diganti atau alergi dengan bahan popok. Sering mengganti popok dan penggunaan krim ruam popok bisa mencegah masalah tersebut. 

Selain ruam, bayi juga rentan mengalami cradle cap. Masalah yang satu ini timbul ketika kelenjar kulit di sekitar folikel rambut memproduksi minyak berlebihan. Gejala utamanya adalah kulit kepala bersisik. Untuk mengatasinya, keramasi rambut bayi dengan sampo setiap hari untuk menghilangkan sisik tersebut.

7. Oral trush

Oral thrush adalah infeksi jamur pada mulut bayi. Ciri-cirinya adalah bintik-bintik putih pada lidah atau pipi bagian dalam. Umumnya oral trush tidak perlu ditangani dan bisa hilang dengan sendirinya. Tanyakan pada dokter apakah kondisi ini perlu diobati dengan obat antijamur atau tidak.

8. Pilek dan flu

Flu dan pilek juga termasuk penyakit yang rentan menimpa bayi baru lahir. Walaupun penyakit ini sering dirasa hal biasa, newborn yang mengidap flu tidak boleh dianggap enteng. Pasalnya, flu bisa berkembang menjadi radang paru-paru dan penyakit serius pada bayi baru lahir.

9. Diare

Sistem pencernaan bayi baru lahir juga cenderung masih berkembang. Alhasil, mereka rentan mengalami diare. Penanganan diare pada newborn mencakup memberikan air putih atau ASI bagi bayi di bawah enam bulan. Tujuannya untuk mencegah dehidrasi. 

10. Konstipasi

Selain diare, bayi juga rentan mengalami konstipasi. Apalagi saat mereka baru memulai MPASI. Atasi dengan menyeimbangkan asupan serat dan memperbanyak air untuk membantu pergerakan usus.

Jika kamu punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc saja. Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab pertanyaan kamu sekaligus memberikan solusi terbaik. Jangan tunda sebelum kondisinya memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Parenting Firstcry. Diakses pada 2022. 15 Common Health Problems and Diseases in Babies.
Medline Plus. Diakses pada 2022. Common Infant and Newborn Problems.